Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Duduk di Samping Sopir Angkot Ugal-ugalan Adalah Sebuah Keistimewaan

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
1 Juli 2022
A A
Duduk di Samping Sopir Angkot Ugal-ugalan Adalah Sebuah Keistimewaan Terminal Mojok

Duduk di Samping Sopir Angkot Ugal-ugalan Adalah Sebuah Keistimewaan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Duduk di samping sopir angkot yang ugal-ugalan rasanya gini, lho!

Perkara bepergian dari satu tempat ke tempat lain, sepeda masih jadi andalan saya. Asalkan tak lebih dari 10 kilometer pulang pergi, pokoknya pancal pedal. Tapi, dalam kondisi tertentu, naik kendaraan umum adalah pilihan yang paling tepat. Kondisi tertentu itu biasanya terjadi ketika “jiwa princess” saya muncul, tiba-tiba malas mengeluarkan tenaga, atau saat sedang dilanda badmood.

ADVERTISEMENT

Untuk mengakomodir “jiwa princess” saya ini, angkot adalah pilihan terbaik ketika taksi atau ojek online sulit digapai. Kebetulan rumah saya berada di tengah perkampungan, di mana para driver angkutan online itu seolah enggan untuk bertandang barang sebentar. Yah, mirip orang-orang kota di FTV yang ogah-ogahan meneruskan usaha peternakan atau pertanian milik orang tuanya yang terletak di desa lah. Meski dalam kasus mereka, ada calon pujaan hati yang sudah disiapkan sutradara untuk kemudian berjodoh dan hidup bahagia selamanya. Ck, curang dan terlalu membual.

Kembali lagi ke angkot, di mana pun itu, angkot selalu hadir dengan sikap anti-lelet yang abadi. Mereka tak pernah bermanuver santai laksana laju naga terbangnya Indosiar yang klemah-klemeh. Entah siapa pun sopir dan tipe mobilnya, angkot tetaplah angkot. Ia cepat, ngebut, ahli trabas, dan punya sound system yang menghujam jantung. Kita sepakat jika angkot pasti tak mau pelan, tapi gabungan antara sifat alamiah angkot dan sopirnya yang punya hobi ugal-ugalan sudah pasti melahirkan adrenalin.

Setelah sekian lama, wabilkhusus dari kecil hingga dewasa berlangganan angkot, bertemu sopir yang ugal-ugalan dan duduk di sampingnya adalah kebetulan yang terlalu sering terjadi. Witing tresna jalaran saka kulina, saya kira adalah bentuk ekspresi yang pas. Hingga hari ini saya masih berkeyakinan naik angkot dan duduk di samping supir yang ugal-ugalan adalah sebuah keistimewaan.

Pertama, saya jadi menyadari bahwa Tuhan adalah satu-satunya penolong. Dengan ujung jempol yang menekan pedal gas sekuat tenaga diiringi alunan Yeni Inka remix ajeb-ajeb, jantung saya pun berdegup mengikuti irama engsel pintu yang berdecit.

Satu tangan saya biasanya menahan pegangan pintu agar tak lepas, sementara tangan lainnya berada di pegangan atas pintu. Sungguh sebuah suasana yang aduhai. Jika saat itu saya punya satu tangan lagi, niscaya akan saya gunakan untuk memijat bahu atau punggung si sopir angkot agar blio sedikit rileks dan mengurangi kecepatannya.

Akan tetapi, dari semua angkot yang pernah saya naiki, tak pernah sekalipun saya dapati sopir yang grogi dan pucat. Bahkan, semakin tua mereka, semakin santai gerak-geriknya. Selagi rokok dan speaker bass subwoofer 12 inchi masih menyala, tak akan pernah ada rasa spaneng menyerang. Justru saya yang spaneng, meski sudah lebih dari 10 tahun rajin naik angkot.

Baca Juga:

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

Dengan keadaan seperti itu, apalagi ditambah turunan, wajar jika saya hanya bergantung pada Tuhan. Pilihannya ada dua; percaya dengan sopir yang anti-spaneng atau percaya dengan Tuhan. Tentu saya memilih Tuhan, karena dua kali saya hampir menjemput maut saat mempercayakan hidup dan duduk di samping sopir yang hobi ugal-ugalan.

Kedua, saya jadi memahami apa itu berkompromi. Keadaan hidup selalu memberikan dua kemungkinan; berkompromi atau tetap ngeyel. Mereka adalah pilihan ganda yang abadi. Konsep untuk narimo ing pandum benar-benar menjadi salah satu pegangan hidup yang baik. Selagi keadaan dompet belum memungkinkan untuk membayar biaya memiliki mobil pribadi, atau menyewa satu angkot utuh beserta sopirnya yang akan menurut jika disuruh pelan, saya harus tetap kuat.

Begitu juga dengan belajar memahami keadaan angkot beserta tuannya. Bagaimanapun, angkot adalah remah-remah di jalanan. Ia adalah transportasi publik yang kini makin sulit dapat penumpang. Di daerah saya, jumlah penumpang angkot menurun drastis, pun tak jarang hanya saya yang naik. Di tengah kondisi sulitnya mencari penumpang dan setoran yang tetap tinggi, mereka masih bertahan bahkan masih ngebut. Dengan melihat itu saya paham, ketenangan para sopir angkot adalah buah dari ketabahan mereka yang sunyi. Tak ada jaminan dan perlindungan yang baik bagi profesi seperti mereka.

Transportasi publik memang masih menjadi prioritas nomor sekian. Kita bisa bicara banjirnya kendaraan pribadi, urbanisasi, hingga modernisasi sebagai penyebabnya. Tapi, transportasi publik seperti angkot ini memang tak pernah benar-benar diperhatikan. Masyarakat diminta beralih ke transportasi publik, tapi infrastrukturnya belum mumpuni.

Kalian bisa menyebut saya problematik atau sok-sokan positive vibes, tapi dalam kasus saya, angkot telanjur menjadi transportasi publik yang paling sering saya gunakan di sepanjang hidup saya. Saya jadi memahami seluk beluknya, merekam tiap getarannya, dan bahagia dengan apa pun yang ia lakukan pada saya. Pernyataan saya tak mungkin mengada-ada, itu murni dari rasa cinta. Cinta memang buta, lantaran tak ada pilihan lain di daerah saya. Meski transportasi publik hanya jadi formalitas dan gimik politik, saya masih tetap akan menikmatinya, apa pun konsekuensinya.

Penulis: Bayu Kharisma Putra
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kasta Tempat Duduk di Angkot yang Perlu Kamu Coba.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2022 oleh

Tags: Angkotsopirsopir angkot
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Mengenang Kol Kota, Angkutan Kota Purwokerto di Masa Jayanya

Mengenang Kol Kota, Angkutan Kota Purwokerto di Masa Jayanya

11 Agustus 2024
Panduan Lengkap Menuju Situ Gunung Suspension Bridge Sukabumi: Rute, Transportasi, dan Biaya yang Harus Dikeluarkan Wisatawan

Panduan Lengkap Menuju Situ Gunung Suspension Bridge Sukabumi: Rute, Transportasi, dan Biaya yang Harus Dikeluarkan Wisatawan

15 Juli 2023
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Posisi Duduk di Angkot yang Paling Keren di Tingkat Kecamatan terminal mojok.co

Angkot, Sahabat Sejati Mahasiswa yang Ingin Hidup Minimalis

28 Mei 2019
Kemacetan di Pinang Ranti Jakarta Nggak Pernah Selesai Gara-gara Angkot Ngetem Seenak Jidat

Kemacetan di Pinang Ranti Jakarta Nggak Pernah Selesai Gara-gara Angkot Ngetem Seenak Jidat

10 November 2024
4 Hal Menyebalkan yang Sering Saya Rasakan Ketika Naik JakLingko

3 Hal Menyebalkan Angkot JakLingko dari Perspektif Pengendara Lain di Sekitarnya

3 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026
Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

20 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.