Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Lulusan Jurusan Matematika Murni Paling Tahan Menghadapi Masalah, tapi Dicuekin Dunia Kerja

Achmad Ghiffary M oleh Achmad Ghiffary M
9 November 2025
A A
Lulusan Jurusan Matematika Murni Paling Tahan Menghadapi Masalah, tapi Dicuekin Dunia Kerja Mojok.co

Lulusan Jurusan Matematika Murni Paling Tahan Menghadapi Masalah, tapi Dicuekin Dunia Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang meragukan kemampuan mahasiswa Jurusan Matematika Murni ketika sudah lulus. Orang-orang menganggap, lulusannya cuma tahu ngitung dan ngerjain soal matematika. Padahal, sebenarnya tidak seperti itu. 

Anggapan tersebut sempat menghantui saya. Apalagi saat keluarga dan beberapa teman berpandangan jika lulusan matematika murni akan menjadi guru matematika selepas wisuda nanti. Padahal, itu kan prospek lulusan Jurusan Pendidikan Matematika. 

Bukan hanya di skala lingkaran terdekat saja, perusahaan juga terlihat kurang meminati lulusan matematika murni, terbukti dari sedikitnya lowongan kerja (loker) yang mencari lulusan tersebut. Adapun loker yang bersentuhan dengan matematika murni, telah dibabat habis dengan jurusan turunannya, seperti statistika, aktuaria, hingga ilmu komputer.

Padahal, menurut saya, lulusan Jurusan Matematika Murni layak untuk dipekerjakan di perusahaan. Mungkin ini terdengar, tapi coba baca dulu beberapa alasannya berikut ini. 

#1 Lulusan Jurusan Matematika Murni mudah belajar hal baru

Ketika menginjak semester yang agak lebih tinggi, mahasiswa Jurusan Matematika Murni akan mendapatkan opsi untuk memilih mata kuliah yang akan mereka dalami. Salah satu mata kuliah yang menurut saya menarik adalah pemodelan matematika. Kenapa menarik? Karena mata kuliah ini akan bersentuhan langsung dengan real problem yang terjadi di sekitar kita.

Maka dari itu, matematika menjadi alat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di keilmuan lainnya, seperti mengetahui penyebaran Covid-19. Walaupun seharusnya diteliti oleh orang-orang yang mempelajari biologi, matematika hadir memberikan perspektif baru akan laju penyebaran virus tersebut.

Untuk bisa membuat model matematika si virus yang meresahkan itu, matematikawan pastinya akan mempelajarinya terlebih dahulu. Namun, hal itu bukan menjadi sebuah masalah bagi matematikawan, sebab dengan proses mempelajari matematika yang mengandalkan logika terstruktur dan abstrak, matematikawan telah ditempa untuk bisa mempelajari keilmuan lainnya secara lebih mudah.

#2 Tidak perlu mengajarkan cara berpikir kritis 

Seperti tulisan saya di Terminal Mojok sebelumnya, Jurusan Matematika Murni memang lebih banyak dihinggapi keraguan, bukan pengetahuan yang sifatnya hafalan. Keraguan inilah yang tumbuh menjadi rasa penasaran, yang berakhir menjadi sumber kekuatan untuk mengetahui banyak hal.

Baca Juga:

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Realitas Pahit Lulusan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Laris yang Susah Cari Pekerjaan

Kemampuan meragu, yang notabenenya asal muasal dari berpikir kritis ini, membuat lulusan Matematika Murni selalu siap menguji pengetahuan dan keyakinan yang telah langgeng di masyarakat.

Kalau dalam konteks dunia kerja, mereka sangat cocok bagi perusahaan yang sedang berkembang atau ingin berinovasi. Apalagi mereka sangat suka dengan masalah. Bisa saja masalah di perusahaan dilihatnya seperti soal matematika yang ingin diselesaikan, bawaannya jadi asyik dan menantang hehe.

#3 Lulusan Jurusan Matematika Murni selalu kreatif dan punya banyak ide

Mungkin kalian tidak percaya dengan pendapat ini. Tapi, sekali-kali coba deh lihat bagaimana matematikawan bisa menciptakan cara cepat dalam menyelesaikan persoalan matematika yang kompleks. Kalau bukan karena kreatifitas yang tinggi, hal itu tidak akan mungkin terjadi.

Dengan kemampuan pemecahan masalah yang baik, mereka pastinya memiliki banyak ide yang berserakan. Saat di kelas pun, mereka sudah terbiasa dituntut untuk bisa menyelesaikan soal matematika dengan berbagai cara. Makanya lulusan matematika murni sudah akrab dengan perkataan ”banyak jalan menuju Roma”.

Lebih jauh lagi, mereka tidak hanya memaknai perkataan tersebut dengan banyaknya jalan semata. Tetapi, lebih pada bagaimana bisa membuat atau mencari jalan agar bisa sampai pada “Roma”, yang berupa hasil dari proses kreatif dan ide yang telah diuji berkali-kali.

#4 Ketelitian menjadi soft skill yang tidak lagi diragukan

Ketika mengerjakan soal matematika, dibutuhkan tingkat ketelitian yang begitu tinggi. Kalau tidak, maka dimungkinkan kesalahan akan terjadi. Bayangkan saja, isi berlembar-lembar kertas hanya berisi angka dan simbol romawi. Jika tidak jeli, maka kesalahan penulisan saja bisa menjadi masalah besar.

Makanya, lulusan matematika murni dimungkinkan untuk tidak mudah melakukan tindakan ceroboh. Bukan juga menjadi seorang perfeksionis yang takut membuat kesalahan, tetapi lebih ke tindakan yang selalu memeriksa tiap proses yang dilakukan. Sehingga hasilnya nanti, tidak akan salah.

Sebagai penutup, saya tidak bilang lulusan matematika murni itu sempurna. Tapi, kalau ada yang masih meremehkan, mungkin mereka belum pernah melihat bagaimana matematikawan jatuh cinta pada masalah, bertengkar dengan logika, lalu berdamai lewat solusi. Dan, kalau proses serumit itu masih dipandang remeh, ya mungkin dunia kerja memang lebih suka drama daripada nalar.

Penulis: Achmad Ghiffary M
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Menghindari Matematika, Alasan Terkonyol yang Pernah Aku Ucapkan Saat Memilih Jurusan KPI.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 November 2025 oleh

Tags: jurusan matematika murnikuliahmatematikalokerLowongan Kerjamatematika murnimatematikawanmatermatika
Achmad Ghiffary M

Achmad Ghiffary M

Mahasiswa akhir di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Makassar.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang loker palembang tukang parkir

Jika Ada yang Lebih Sulit dari Menjilat Siku Sendiri, Mencari Kerja di Palembang Adalah Jawabannya

30 Oktober 2023
Ngakunya Butuh Kerja, tapi Pas Dikasih Info Loker kok Malah Pilih-pilih, sih?

Ngakunya Butuh Kerja, tapi Pas Dikasih Info Loker kok Malah Pilih-pilih, sih?

27 Januari 2022
lulusan farmasi

Apa Iya Lulusan Farmasi Cuma Bisa Baca Resep dan Jaga Apotek?

9 Juni 2019
Lulusan Hubungan Internasional: Lulusannya Global, Lowongannya Lokal

Lulusan Hubungan Internasional: Lulusannya Global, Lowongannya Lokal

16 Juli 2025
Perusahaan yang Open Recruitment padahal Sudah Punya Kandidat Orang Dalam Itu Menyebalkan

Perusahaan yang Open Recruitment padahal Sudah Punya Kandidat Orang Dalam Itu Menyebalkan

14 Agustus 2023
4 Pekerjaan di Bogor yang Menjanjikan dan Bikin Cepat Kaya

4 Pekerjaan di Bogor yang Menjanjikan dan Bikin Cepat Kaya

27 September 2025
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

4 Menu yang Wajib Dicicipi di Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti Widodo Mojok.co

4 Menu yang Wajib Dicicipi di Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti Widodo

6 Desember 2025
Derita Users Android, Nggak Pakai iPhone Terbaru eh Dikucilkan (Unsplash)

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

8 Desember 2025
4 Dosa Penjual Gorengan yang Bikin Orang Kapok dan Trauma Mojok.co

4 Dosa Penjual Gorengan yang Bikin Pembeli Kapok dan Trauma

8 Desember 2025
Korupsi Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Benar-benar Merugikan Pelanggan, Provider Segera Tobat!

Korupsi Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Benar-benar Merugikan Pelanggan, Provider Segera Tobat!

3 Desember 2025
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

7 Desember 2025
Malang Nyaman untuk Hidup tapi Bikin Sesak Buat Bertahan Hidup (Unsplash)

Ironi Pembangunan Kota Malang: Sukses Meniru Jakarta dalam Transportasi, tapi Gagal Menghindari Banjir

5 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • Korupsi, Pangkal Penderitaan Buruh dan Penghambat Penciptaan Lapangan Kerja
  • Pengalaman Saya Menjadi Mahasiswa yang Jago Bertahan Hidup di UB, lalu Tiba-tiba Menjadi Pintar ketika Kuliah di UGM
  • Sepekan Lebih Warga di Bener Meriah Aceh Berjuang dengan Beras 1 Kilogram dan Harga BBM yang Selangit
  • Sayonara, JogjaROCKarta
  • Pentingnya Cadangan Pangan Beras di Daerah agar Para Pimpinannya Nggak Cengeng Saat Darurat Bencana
  • Liburan Menyenangkan di Obelix Hills Jogja, Nikmati Sunset Sambil Ngopi hingga Live Music di Akhir Pekan


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.