Lima Kuliner Khas Bogor yang Nggak Dinotice oleh Banyak Orang

Artikel

Seto Wicaksono

Bicara soal kuliner memang nggak ada habisnya. Selalu saja ada topik pembahasan soal makanan khas dari tiap daerah di Indonesia. Tiap pelosok di penjuru negeri, banyak aneka ragam kuliner yang khas dan unik. Beragamnya menu dengan cita rasa tinggi yang disajikan, saya rasa nggak berlebihan jika Indonesia diberi julukan surganya kuliner. Dan Bogor, menjadi salah satu kota yang memiliki beberapa kuliner yang khas juga perlu diketahui khalayak.

Beberapa orang mungkin sudah tidak asing dengan kuliner khas Bogor. Salah satu yang paling sering ditanyakan dan selalu diminta untuk dijadikan oleh-oleh adalah asinan Bogor. Padahal, jika ingin dibawakan oleh-oleh berupa kuliner khas Bogor, masih ada beberapa yang lain. Nih, biar nggak itu-itu aja yang kalian tahu soal kulineran di Bogor, saya kasih list, menu makanan apa aja yang bisa dicoba ketika kalian berkunjung ke Bogor atau dijadikan oleh-oleh sepulang dari Bogor.

Kuliner khas Bogor yang pertama: Soto Mi Bogor

Menu kuliner ini berisikan mi kuning, risol bihun, daging sapi, dan beberapa sayuran seperti tomat, kol, juga kerupuk atau emping sebagai tambahan. Lalu diguyur dengan kuah rempah yang segar dan jadi salah satu kuliner favorit yang saya jagokan. Soto mi Bogor bisa dimakan dengan atau tanpa nasi. Cocok disantap di segala cuaca. Saya punya satu kedai soto mi Bogor favorit yang bisa kalian coba ketika berkunjung ke kota hujan ini. Soto Mie Mang Ohim yang letaknya di Jl. Taman Cimanggu Raya nomor 22, Tanah Sareal, Bogor. Dari stasiun Bogor, kurang lebih jarak yang harus ditempuh sekitar 4,1 kilometer aja.

Kuliner khas Bogor yang kedua: Asinan Jagung Bakar

Selain asinan yang sudah banyak orang ketahui, Bogor juga punya asinan jagung bakar. Kuahnya kurang lebih sama seperti asinan Bogor pada umumnya, bedanya adalah pada topping, diganti dengan jagung bakar dan ditambah irisan mentimun. Biasanya disantap dengan kerupuk kuning atau kerupuk lainnya. Beberapa pedagang asinan jagung bakar bisa didapat di sepanjang jalan Surya Kencana, tapi satu yang menjadi favorit saya adalah asinan jagung bakar Pak Sabur, yang terletak di simpang gang Aut, jalan Surya Kencana, Bogor. Jaraknya sekira 2,3 kilometer aja, kok. Dekat dari pusat kota Bogor.

Baca Juga:  Julid Online: Maraknya Auto Base Twitter yang Mewadahi Julid Together

Sebagai tambahan, kalau lagi kepengin asinan Bogor dengan berbagai varian, bisa juga berkunjung ke Gedung Dalam di jalan Siliwangi nomor 27. Jarak tempuh sekitar 6,7 kilometer dari stasiun Bogor.

Kuliner khas Bogor yang ketiga: Dongkal

Sebagai gambaran, adonan dongkal ini berbahan dasar tepung beras dan gula aren, sama seperti kue putu. Hanya saja warnanya putih. Dongkal ini, bagi saya lebih enak disantap selagi hangat. Dengan tambahan parutan kelapa di atasnya sebagai pelengkap. Rasanya antara gurih dan manis gula aren jadi satu. Salah satu kedai dongkal rekomendasi saya terletak di kawasan Empang, Kampung Arab.

Kuliner khas Bogor yang keempat: Doclang

Sekilas penampilan doclang kurang lebih sama seperti ketoprak. Tapi, ketika dicoba, ada perbedaan dari rasa. Cukup kontras bahkan. Biasanya, doclang berisikan lontong, potongan kentang, tahu, telur rebus, lalu disiram dengan bumbu kacang yang kental sebagai pelengkap. Namun, bisa juga ditambahkan dengan variasi lain, tergantung selera. Akan lebih nikmat jika dimakan dengan kerupuk. Kedai doclang favorit saya ada dua. Pertama, Doclang 405 terletak di depan toko Terang, Jalan Kapten Muslihat no. 22, Jembatan Merah. Sekira 100 meter dari stasiun Bogor. Jalan kaki juga bisa. Kedua, Doclang Bapak Odik yang terletak di jalan Pasir Kuda, berjarak 3 kilometer dari stasiun Bogor.

Kuliner khas Bogor yang kelima: Roti Unyil

Sebetulnya, roti unyil ini sama seperti kebanyakan roti pada umumnya, hanya saja bentuknya lebih kecil dengan banyak varian rasa. Semua rasanya enak, tapi yang menjadi favorit saya, varian sosis, jagung, cokelat keju, dan roti dengan potongan keju yang besar. Roti unyil merk venus, bisa kalian dapat di jalan raya Pajajaran nomor 1, kota Bogor. Kalian cukup menempuh jarak sekira 2 kilometer saja dari stasiun Bogor.

Baca Juga:  Berdamai dengan Corona Sama Saja Berdamai dengan Pemerintah Inkompeten

Alasan saya kenapa stasiun Bogor menjadi patokan karena lokasinya nggak jauh dari pusat kota. Selain itu, stasiun Bogor terbilang strategis untuk bepergian ke banyak lokasi. Jadi, akan lebih mudah ditempuh tanpa harus kebingungan. Jadi, setelah saya buatkan list kuliner khas Bogor di atas, apa saja yang sudah atau bakal kalian coba?

BACA JUGA Kalau Mampir Pekalongan, Gasss Cobain Lima Kuliner Khas Ini! atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

---
6


Komentar

Comments are closed.