Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Liburan ke Bandung Nggak Melulu Soal Terowongan

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
2 Desember 2020
A A
Panduan Penggunaan Kata "Aing" dalam Bahasa Sunda untuk Orang Luar Bandung terminal mojok.co

Panduan Penggunaan Kata "Aing" dalam Bahasa Sunda untuk Orang Luar Bandung terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Berencana liburan ke Bandung? Jangan lupa foto di terowongan pendek Jalan Asia Afrika ya. Selain lokasinya yang strategis di tengah kota, terowongan ini kian karismatik dengan dua tulisan dari Brower dan Pidi Baiq.

Kata Mang Brower, “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan tersenyum.” Betapa singkat, padat, dan majkleb. Berbanding terbalik dengan kata Mang Baiq yang rada panjang dan ngindie, “Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi.”  Uuuw, kopi mana kopi? Senja? Sini kemari~

Para wisatawan yang datang ke Bandung berbondong-bondong mengabadikan momen dirinya dengan terowongan nyastra itu. Menjadikannya objek kenangan saat tak sengaja rindu, galeri hape lantas dibuka. Dilihatnya foto terowongan itu, lalu “Aduh, kangen Bandung…” Padahal waktu ambil foto itu yaaa bolak-balik sambat gegara mobil motor lewat. Rindu yang wagu.

Bandung nggak sedangkal itu. Ada banyak objek lain yang bisa dijadikan kenangan selama menginjakkan kaki di Bandung. Rindu Bandung karena dua buah tulisan di terowongan, kasihan sekali.

Untuk dapat menerima beragam kenangan selama berkunjung ke Bandung, saya sarankan tidak terlalu mengekslusifkan diri. Membaur aja lah, biar netral. Biar ngerasain banyak hal. Sumber kenangan bukan hanya mantan dan ingatan. Bandung bukan hanya tentang terowongan.

Jurig Asia Afrika

Selain terowongan, ada hal lain dari Bandung yang perlu kamu temui. Salah satunya adalah jurig. Tahu jurig? Jurig is setan, oke? Dedemit, tapi bukan dedemit beneran, cuma cosplay. Ada beragam jurig yang bisa kamu temui seperti kuntilanak, pocong, hantu kepala dua, sundel bolong, sampe Nyi Roro Kidul pun ada. Betapa atmosfer alam gaib yang begitu kental.

Jurig-jurig di Jalan Asia Afrika pun sangat menyenangkan untuk dilihat. Maksud saya, dandanannya nggak setengah-setengah. Kayak pro banget deh. Pokoknya jurig mantap!

Supaya ada kenangan, bawa pulang deh tuh satu jurig yang kamu mau. Bawa pulang fotonya maksud aing, hahaha. Untuk foto bareng jurig dan cosplay lainnya, kamu nggak bakal dikenakan tarif sekian rupiah alias seikhlasnya saja.

Baca Juga:

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

Cintai produk lokal, karena jurig Indonesia itu lebih mantap seremnya.

Cuanki

Hampir di setiap sisi Bandung, kamu bakal bertemu pedagang cuanki. Mulai dari yang digendong hingga yang didorong. Banyak banget tukang cuanki di Bandung, sampai-sampai di daerah kosan saya dalam sehari bisa ada 4-5 kali lewat tuh tukang cuanki yang berbeda. Bisa dibilang cuanki ini lebih diminati daripada jajanan aci-acian lainnya. Dia cocok dimakan sendiri maupun pakai nasi.

Fenomena banyaknya tukang cuanki di Bandung ini harus kamu rayakan dengan turut mencobanya langsung. Buat yang nggak pernah makan cuanki kayak ibu saya pasti bertanya-tanya, “Apa itu cuanki? Gimana rasanya?” Saya biasanya cuma menjelaskan isinya saja: bakso, siomay, tahu kulit, dan tahu putih. Selebihnya susah, Men, susaaah.

Selama sudah tahu isinya, harusnya sih bisa langsung eksekusi sendiri.

Pedagang rupawan

Pernah dengar kalau orang Bandung cakep-cakep? Kalau belum: “Woe, ke mana aja lo?”

Hahaha, canda, sayang.

Respons saya terhadap pernyataan demikian adalah “yes”. Terlepas dia orang asli Bandung atau hanya menetap di Bandung, entah ada kekuatan semesta dari mana, manusia Bandung itu memang visualnya bening-bening. Bening hampir ke semua lini masyarakat, salah satunya pedagang.

Saya sering menjumpai Teteh atau Aa penjaga warung yang cakep. Tukang seblak, cuanki, cilok, basreng, dan bakso ikan juga nggak kalah cakep. Memang nggak semua sih, ada juga yang mukanya 11-12 kayak Ubed Preman Pensiun. Tapi nggak dimungkiri, yang air mukanya mirip-mirip Rafi Ahmad juga banyak.

Itu baru pedagang, belum lagi yang lainnya kayak guru muda atau karyawan. Bandung benar-benar deh. Benar-benar tempat yang cocok buat cari calon laki atau bini.

Kalau sudah begini, penyakit saya biasanya kumat: pusing. Pusing kalau lihat orang cakep. Pusing karena mikirin, “Cakep banget sih anjir, tapi nggak bisa aing miliki~”

Macet

Belum pernah rasain macetnya Bandung? Nah ini saatnya liburan ke Bandung dan rasakan macetnya.

Jangan samakan macet Bandung dengan Jakarta ya. Macet Bandung itu lebih… kerasa banget nyiksanya, hahaha.

Kalau lagi macet, kendaraan bisa nggak bergerak. Ngajedog aja di tempat. Terus apa solusi dari macet? Ya nggak ada, kecuali menikmatinya.

Bandung punya bis kota sih, baik itu TMB (Trans Metro Bandung) maupun Damri. Tapi itu bukan solusi meskipun pada kaca bisnya ada embel-embel “Naik bis, biar nggak macet”. Masalahnya, volume kendaraan pribadi itu tetap padat dan jalur bis kota masih menyatu dengan kendaraan pribadi dan umum lain. Jadi kalau macet, ya kita tetap bakal macet sama-sama. Kecuali, bis kota punya jalur sendiri. Tinggal pilih deh jalan ninjamu. Nikmati setiap inci jalanan macet Bandung senyaman mungkin.

Semoga tulisan tentang Bandung ini berkesan baik ya. Biar kamu nggak melulu cari terowongan kalau liburan ke Bandung. Hehehe.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Kata Siapa Ngekos Bareng Itu Nggak Enak? Sini Saya Ajarin Biar Enak dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2020 oleh

Tags: BandungLiburan
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

Es Cendol Elizabeth, Minuman Legendaris dari Bandung yang Cocok Jadi Hidangan Buka Puasa

Es Cendol Elizabeth, Minuman Legendaris dari Bandung yang Cocok Jadi Hidangan Buka Puasa

25 Maret 2023
Jalan Gegerkalong Kota Bandung Semakin Menyebalkan karena Pemkot dan Pengguna Jalan yang Nggak Peka Mojok.co

Jalan Gegerkalong Kota Bandung Semakin Menyebalkan karena Pemkot dan Pengguna Jalan yang Nggak Peka

7 Juli 2024
Surat Terbuka untuk yang Suka Gowes di Bandung dan Indonesia. (Unsplash.com)

Surat Terbuka untuk yang Suka Gowes di Bandung dan Indonesia

15 Juli 2022
Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

Keistimewaan Ujungberung, Cikal Bakal Kota Bandung yang Sering Dianggap Wilayah Pinggiran

21 September 2023
Cimenyan, Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Bandung Mojok.co

Cimenyan, Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Bandung

8 November 2024
Argo Parahyangan: Sahabat Setia Perantau Asal Bandung di Ibu Kota

Argo Parahyangan: Sahabat Setia Perantau Asal Bandung di Ibu Kota

26 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.