Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Lea Jeans, Denim Lokal Berkualitas dari Tangerang yang Sering Dikira Produk Impor

Anik Sajawi oleh Anik Sajawi
29 Juli 2023
A A
Lea Jeans, Merek Lokal yang Sering Dikira Produk Impor

Lea Jeans, Merek Lokal yang Sering Dikira Produk Impor (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa sangka Lea Jeans rupanya berasal dari Tangerang, Banten?

Betapa senangnya teman saya saat berhasil mendapatkan harta karun di Pasar Babebo, pusat thrifting terbesar di Jember. Saking girangnya, dia sampai nggak berhenti meracau setibanya di kamar kos saya. Tapi, perasaannya berubah menjadi duka kala dia mengetahui fakta baru harta karun yang dia dapatkan tak sesuai ekspektasinya.

Harta karun berupa dua potong celana denim merek Lea Jeans membuat teman saya ini sedih. Dia yang mengira produk itu adalah produk impor, terkejut ketika mengetahui bahwa sebenarnya itu adalah produk asli Indonesia.

Fyi, Pasar Babebo di Jember berada di Dusun Karang Miuwo, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, atau hanya berjarak 800 meter dari UIN KHAS Jember. Tempat ini memang terkenal dengan pakaian thrifting dari luar negeri. Namun, ternyata ada aja orang yang gagal paham seperti teman saya yang mengira celana denim satu ini adalah produk impor.

Lea Jeans, merek lokal yang sering dikira produk luar

Sejak dikenalkan pada tahun 1976 di bawah naungan PT Lea Sanent, Lea Jeans telah menjadi salah satu merek lokal Indonesia yang berhasil memperkuat eksistensinya dalam industri mode di Indonesia. Lea Jeans telah mengalami perkembangan yang luar biasa, dari yang awalnya merupakan produsen jeans menjadi merek denim yang terkenal luas di pasar Indonesia.

Meski telah menambah beragam produk, tak dapat dimungkiri bahwa Lea Jeans tetap mengandalkan jeans sebagai penyumbang utama pendapatan terbesar mereka hingga kini. Melihat sejarahnya, merek denim satu ini tak lepas dari Gani Sandjaja, seorang pengusaha yang merintis usaha garmen di Indonesia. Sebagai pendiri PT Lea Sanent, Gani Sandjaja sebenarnya sudah memulai usaha sejak tahun 1972, sebelum akhirnya memproduksi jeans dengan merek Lea Jeans empat tahun kemudian pada tahun 1976.

Lea Jeans berawal dari Tangerang

Jeans merupakan produk ikonik yang menjadi identitas utama Lea Jeans. Sejak awal, merek ini telah menawarkan jeans dengan kualitas yang unggul, desain yang stylish, dan harga yang terjangkau. Keahliannya menghadirkan jeans berkualitas tinggi telah membawa merek ini naik daun di pasaran.

Meski awalnya sang pendiri hanya memulai bisnis garmen yang fokus pada berbagai jenis pakaian, dia telah berhasil menciptakan fondasi yang kuat bagi bisnisnya dengan menghadirkan produk garmen berkualitas tinggi. Pabrik Lea Jeans sendiri ada di daerah Tangerang, Banten. Banyak yang terkejut mengetahui kalau jeans satu ini adalah produk dalam negeri.

Baca Juga:

AeroStreet Black Classic, Sepatu Lokal Harga 100 Ribuan yang Awet

4 Rekomendasi Tumbler Lokal Harga Murah Kualitas Juara, Nggak Kalah dari Tumbler Jutaan

Tak melupakan akar tradisi perusahaan

Seiring dengan pertumbuhan dan perubahan permintaan pasar, Lea Jeans melangkah maju dengan melakukan berbagai terobosan. Salah satunya mengupayakan untuk memindahkan pabrik dari Tangerang ke Rembang. Hal ini konon dilakukan untuk menghemat cost produksi lantaran UMR di Tangerang cukup tinggi.

Meski melakukan berbagai terobosan, perusahaan tak pernah melupakan akar tradisinya sebagai merek yang mengutamakan kualitas denim. Mereka tetap mempertahankan komitmen dalam menyediakan denim berkualitas tinggi dan mencerminkan keaslian gaya hidup Indonesia. Saya rasa, itulah rahasia mereka tetap bisa bertahan di pasaran meski kini banyak saingan.

Selain sukses dalam menciptakan produk denim berkualitas, perusahaan juga menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi. Sebagai merek lokal Indonesia yang berkembang, Lea Jeans menyadari pentingnya tanggung jawab kepada konsumen. Mereka telah mengambil langkah-langkah untuk memaksimalkan proses produksi denim tetap dengan standar tinggi dan berupaya memastikan rantai pasokan memanfaatkan berbagai pusat perbelanjaan dan outlet pribadi.

Komitmen tersebut membuat perusahaan berhasil mendapatkan dukungan masyarakat Indonesia yang setia memilih produk mereka. Lea Jeans berhasil memperkuat posisinya sebagai merek lokal yang kompetitif. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa produk lokal berkualitas juga dapat meraih keberhasilan di pasar yang semakin kompetitif.

Pengabdian untuk industri garmen Indonesia

Dengan standarisasi kualitas produk denim yang terus dijaga dan desain yang terus mengikuti tren mode, Lea Jeans terus mendapatkan popularitas yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia. Keberhasilan mereka juga didukung oleh konsistensi dalam menyediakan produk denim berkualitas tinggi dan tetap relevan dalam dunia mode yang terus berubah.

Perjalanan dan kesuksesan sang pendiri hingga kini berjalan ke generasi kedua dalam merintis bisnis garmen, khususnya melalui merek Lea Jeans, tentu memberikan kontribusi positif untuk industri garmen Indonesia secara keseluruhan. Merek lokal satu ini membuktikan bahwa produk Indonesia juga dapat bersaing dalam pasar yang semakin kompetitif dan memberikan inspirasi bagi pengusaha dan produk lokal lainnya.

Penulis: Anik Sajawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Produk Indonesia yang Dicintai di Luar Negeri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2023 oleh

Tags: Lea Jeansmerek lokalproduk lokal
Anik Sajawi

Anik Sajawi

Anak bungsu ideoligis Jean-Paul Sartre yang menulis untuk keabadian. Gemar menonton drama korea yang sesekali menulis untuk berbagi cerita.

ArtikelTerkait

Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

6 Juli 2023
5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal yang Aman dengan Harga Masuk Akal

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal yang Aman dengan Harga Masuk Akal

9 Oktober 2024
5 Merek Jersey Lari Buatan Lokal, Bisa Tampil Kece dengan Harga Rp200 Ribuan Mojok.co

5 Merek Jersey Lari Buatan Lokal, Bisa Tampil Kece dengan Harga Rp200 Ribuan

1 September 2024
Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

25 Juni 2024
AeroStreet Black Classic, Sepatu Lokal Harga 100 Ribuan yang Awet Mojok.co

AeroStreet Black Classic, Sepatu Lokal Harga 100 Ribuan yang Awet

11 Desember 2025
Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal mojok.co

Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal

5 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Perawatannya Tak Sama seperti Matic Biasa Lainnya

25 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.