Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Lazada Lebih Unggul Dibanding Shopee? Iya Banget!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
20 Desember 2022
A A
Lazada Lebih Unggul Dibanding Shopee? Iya Banget!

Lazada Lebih Unggul Dibanding Shopee? Iya Banget! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lazada kini mengungguli Shopee sebagai marketplace favorit. Kok bisa?

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) baru saja kita nikmati beberapa waktu lalu. Setiap tanggal kembar datang, itulah saatnya manusia-manusia pinginan menggelontorkan tabungannya. Tapi memang nggak bisa dimungkiri kalau godaan buat belanja di tanggal kembar itu tak tertahankan.

Pada 12.12, bahkan 11.11 lalu, saya melihat banyak sekali warganet yang memamerkan hasil buruan mereka di marketplace. Ada yang dapat sepatu Nike dan Adidas seharga seporsi mi ayam hingga smartphone Samsung yang harganya lebih murah dibanding secangkir kopi. Selain orang-orang hoki tadi, masih banyak konten-konten pamer lainnya yang bakal jadi daftar panjang kalau ditulis semua di sini.

Satu hal yang saya tandai dari fenomena pamer saat Harbolnas itu adalah sudah sangat jarang orang yang pamer hasil buruan mereka di Shopee. Mereka yang beruntung mendapatkan barang-barang mewah dengan harga miring itu justru membelinya lewat Lazada.

Selain itu, kalau membahas soal gratis ongkir, para warganet mengeluhkan Shopee yang kini nggak pernah lagi memberikan gratis ongkir dan justru memasang biaya tambahan transaksi yang dinilai terlalu tinggi. Nggak sedikit dari warganet yang merekomendasikan Lazada kepada pengguna-pengguna Shopee yang sambat tiada akhir itu.

Dari kondisi itu, bisakah kita menyimpulkan bahwa Lazada lebih unggul dari Shopee? Bisa banget! Mari kita bedah kelebihan-kelebihan yang Lazada miliki. Setidaknya ada lima poin keunggulan yang saya temukan saat belanja di Lazada dan membandingkannya dengan Shopee pada 12.12 lalu.

#1 Tidak ada biaya tambahan

Enaknya belanja di Lazada adalah nggak ada biaya tambahan sama sekali. Semisal total belanjaan kita Rp50 ribu, yang perlu kita bayar ya Rp50 ribu nett. Apa pun metode pembayarannya, tagihan yang kita bayar nggak dibebani biaya dan tetek bengek lainnya.

Sementara di Shopee berlaku biaya layanan. Biaya layanan ini berlaku baik untuk yang menggunakan metode pembayaran ShopeePay maupun non-ShopeePay. Padahal top-up ShopeePay saja sudah ada biaya layanannya. Huft.

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

#2 Bonus dadakan penyelamat rekening

Keunggulan Lazada lainnya adalah adanya bonus dadakan atau yang sering disebut juga sebagai bondak. Bondak ini bisa diklaim ketika muncul pop up berbentuk kado dan balon saat membuka aplikasi, main LazPark, ngecek banner event, dan melihat-lihat barang yang dijual oleh seller di Lazada. Nantinya bondak bisa digunakan di tanggal-tanggal tertentu. Bondak bakal memotong tagihan sehingga barang belanjaan kita bisa lebih murah.

Ada pula yang mengatakan bahwa dengan menggunakan DANA sebagai metode pembayaran, potongan harga yang didapatkan akan lebih besar. Kombinasi bondak dan DANA bakal jadi penyelamat rekening kita nih.

#3 Bisa batalkan transaksi per item

Untuk bisa mendapatkan gratis ongkir di marketplace, kita harus memenuhi jumlah minimum pembelian terlebih dulu. Nggak jarang nih ada harga yang bikin sebal buyer. Semisal Shopee menetapkan gratis ongkir dengan minimal pembelian adalah Rp40 ribu, seller justru memasang harga Rp39.900. Mau nambahin item lain biar dapet gratis ongkir tapi harganya kok puluhan ribu semua.

Kalau di Lazada, kondisi kayak gitu bisa dihindari. Nambahin item lain dengan harga mahal sekalipun nggak masalah. Soalnya, kita bisa membatalkan item tambahan tersebut. Gratis ongkir tetap kita dapatkan pula. Kita pun bisa memilih untuk mendapatkan pengembalian uang melalui saldo Lazada atau rekening bank.

#4 Seller jarang drama

Satu hal lagi yang sering bikin user Shopee naik darah adalah seller yang suka drama alias blunder. Nggak sedikit seller Shopee yang memberikan diskon besar-besaran, tapi ketika barang tersebut di-check out, sang seller justru membatalkannya. Alasannya macam-macam, ada yang bilang salah masukin angka, pegawai ngantuk, dan seribu alasan nggak masuk akal lainnya.

Sementara di Lazada, saya belum pernah menjumpai seller yang drama sebagaimana seller Shopee. Kalau ada diskon, sebesar apa pun itu, seller tetap mengirim barangnya.

#5 Ada fitur Try&Review

Keunggulan terakhir dari Lazada adalah adanya fitur Try&Review. Melalui fitur ini kita bisa menjajal sample-sample dari produk tertentu, yang sebagian besar adalah produk kecantikan, dengan harga yang miring. Ini menjadi solusi bagi orang-orang yang masih ragu untuk membeli skincare, bodycare, dan kosmetik dalam kemasan full jar.

Setelah bertransaksi melalui fitur ini, kita juga akan mendapatkan voucher potongan harga untuk pembelian kemasan full jar-nya. Lumayan banget, kan.

Buat saya, Lazada jauh lebih unggul dibandingkan Shopee. Saya nulis begini sambil berdoa agar Lazada segera memperbaiki UI-nya yang mirip pasar malam dan merekrut UI/UX Writer biar nggak ada lagi istilah-istilah yang salah ejaan. Yah, Lazada lebih unggul, sih, setidaknya untuk saat ini, tapi masih belum sempurna.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Setelah Bok-Goblok, Ada Bocil COD Lazada. Marketplace Emang Perlu Bikin Aturan Bayar di Tempat yang Galak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: lazadamarketplaceonline shoppingshopee
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

3 Dosa Ultimate yang Sering Dilakukan Pembeli di Marketplace terminal mojok

3 Dosa Ultimate yang Sering Dilakukan Pembeli di Marketplace

8 April 2021
4 Rekomendasi Toko Kue Lebaran di Shopee Terminal Mojok.co

4 Rekomendasi Toko Kue Lebaran di Shopee

19 April 2022
Saya Baru Pernah Belanja Online dan Tidak Malu untuk Mulai Memahaminya mojok.co/terminal Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan? terminal mojok.co

Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan?

10 Oktober 2021
Jasa Ekspedisi Perlu Kembangkan Teknologi GPS demi Ketenangan Bersama terminal mojok.co

Jasa Ekspedisi Perlu Kembangkan Teknologi GPS demi Ketenangan Bersama

15 Mei 2021
Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal mojok.co

Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal

5 November 2021
Sori, Manajemen Eiger Indonesia, Justru yang Nggak Proper Itu Kritikan Anda! terminal mojok.co

Pengalaman yang Kurang Menyenangkan Saat Membeli Produk Eiger di Website Resminya

31 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.