Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
19 Januari 2026
A A
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo (SatelitBM via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Di sinilah Alun-alun Kutoarjo menemukan penjelasannya

Dalam tradisi tata kota Jawa, alun-alun bukan sekadar taman atau lapangan kosong. Ia adalah simbol pusat kekuasaan sekaligus ruang hidup masyarakat. Tempat upacara, pasar malam, pertemuan warga, hingga aktivitas sehari-hari. Lantaran Kutoarjo sejak awal tumbuh sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, kebutuhan akan ruang seperti ini sudah ada jauh sebelum ia “resmi” menjadi kecamatan di bawah Purworejo.

Selain faktor sejarah pemerintahan, ada faktor lain yang membuat Kutoarjo terus hidup sebagai kota dalam praktik sehari-hari: transportasi dan ekonomi. Stasiun Kutoarjo, yang juga dicatat di Wikipedia sebagai salah satu stasiun besar di jalur selatan Jawa. Wilayah ini juga menjadi simpul pergerakan orang dan barang.

Arus manusia yang keluar masuk membuat Kutoarjo tidak pernah benar-benar bergantung pada pusat Purworejo untuk bertahan hidup. Aktivitas warganya berputar di lingkar mereka sendiri.

Baca juga: Purworejo: Kabupaten dengan Hari Jadi yang Labil dan Stasiun Kereta Mati Suri.

Secara sosial, ini menciptakan jarak yang unik. Administrasi boleh satu kabupaten, tapi kehidupan sehari-hari berjalan di pusat yang berbeda. Alun-alun Kutoarjo lalu berfungsi sebagai jangkar identitas lokal tempat warga merasa berada di pusat wilayahnya sendiri, bukan sekadar singgah di kecamatan.

Karena itu, alun-alun daerah ini bukan anomali. Ia bukan hasil ambisi pemekaran atau upaya menyaingi kota Purworejo. Ia adalah peninggalan logis dari sejarah panjang Kutoarjo sebagai kota yang pernah berdiri di garis depan, lalu dipaksa mengecil hanya di atas kertas.

Hari ini, ketika orang duduk sore di Alun-alun Kutoarjo, yang mereka tempati bukan sekadar ruang publik. Itu adalah sisa memori kolektif bahwa sebelum batas administrasi ditarik ulang, Kutoarjo sudah lebih dulu merasa sebagai kota.

Penulis: Riko Prihandoyo
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

BACA JUGA Jangan Harap Menemukan Kehidupan Selepas Isya di Purworejo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2026 oleh

Tags: Alun-alun KutoarjoKabupaten PurworejoKutoarjoPurworejosejarah purworejo
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Jalan Raya Purworejo-Salaman, Jalan yang Dituduh Nyeremin dan Nggak Menyenangkan untuk Dilewati, padahal Aman-aman Aja!

Jalan Raya Purworejo-Salaman, Jalan yang Dituduh Nyeremin dan Nggak Menyenangkan untuk Dilewati, padahal Aman-aman Aja!

4 September 2024
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Mengenal Dolalak, Kesenian Khas Purworejo yang Lagi Hype di Tiktok terminal mojok

Mengenal Dolalak, Kesenian Khas Purworejo yang Lagi Hype di TikTok

29 Mei 2023
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
Uniknya Kutoarjo, Sebuah Kota yang Menghadapi Krisis Identitas

Uniknya Kutoarjo, Sebuah Kota yang Menghadapi Krisis Identitas

24 Oktober 2023
Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali Mojok.co

Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali

5 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.