Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purworejo, Kabupaten Penuh Potensi, tapi Ditinggal Kabur Pemudanya, Berpotensi Jadi Kota (yang Terpaksa) Tua!

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
20 Juni 2025
A A
Kabupaten Purworejo, Kabupaten Tak Dianggap padahal Jasanya Besar dan Surganya para Introvert

Kabupaten Purworejo, Kabupaten Tak Dianggap padahal Jasanya Besar dan Surganya para Introvert (Bangkit Prayogi via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Purworejo, sebuah kabupaten yang bersebelahan dengan Kabupaten Kebumen yang namanya jarang disorot publik. Saya pernah berkunjung sekali ke sana itu pun karena urusan pekerjaan. Suasana saat memasuki episentrum kota itu seperti membayangkan sebuah rumah bergaya lama. Meski tampak lusuh dari luar, di dalamnya terdapat ornamen-ornamennya yang cukup menarik perhatian mata. Ketika berada di dalamnya, rasanya begitu menenangkan.

Tapi di sisi lain, ketika semakin dalam menelusuri kota ini, rasanya jadi sunyi dan sepi.

Jalan yang lebar dan bersih, tapi tak diisi dengan padatnya lalu-lalang penduduk di malam hari selayaknya tetangganya yaitu Kebumen. Lebih unik lagi, waktu itu saya melihat plang “Desa Wisata” di beberapa desa, tapi tanpa kreasi sehingga yang tampak adalah penampakan wisata yang alakadarnya.

Apa yang salah?

Purworejo punya potensi (yang kelewat banyak)

Kalau kita melirik perkara potensi, Purworejo tidak semelarat itu untuk jadi sebuah daerah yang bertaji. Misalnya di sektor pertanian dan perkebunan, berdasarkan Statistik Daerah Kabupaten Purworejo, Kabupaten ini punya potensi untuk komoditas misalnya jagung, padi, rempah-rempah seperti kunyit, kencur, jahe, temulawak, dan kapulaga.

Bahkan kabupaten ini menjadi pemasok bahan baku ke 70 lebih produsen pabrik jamu di Jawa Tengah. Di sektor Perkebunan, komoditas seperti kepala, durian, kopi, dan kakao, mampu menghasilkan ratusan hingga ribuan ton dalam sekali panen.

Sejalan dengan itu, laporan dari sensus pertanian 2023 juga menyebutkan kalau per kecamatan dan Usaha Tani Perorangan di Purworejo memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam skema agribisnis modern.

Dari sisi pariwisata, Purworejo juga sebenarnya punya dua permata yang bisa diasah sebagai lumbung kepopulerannya. Pertama dari wisata alam, Purworejo punya pantai yang namanya pasir Pancu yang meski pasirnya warna hitam, tapi bagus secara pemandangan. Dan waktu itu masih sangat bersih dan terjaga.

Baca Juga:

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Kemudian ada air terjun Indah macam Curug Muncar dan Gunung Putri di Kecamatan Bruno. Dua wisata alam itu adalah sedikit contoh dari sekian banyak destinasi wisata potensial di Purworejo yang bisa dikembangkan.

Kedua dari sisi wisata budaya dan kreatif. Purworejo kalau tidak salah punya event tahunan seperti Purworejo Fair yang seharusnya bisa dibuat turunannya yang bisa dilakukan secara berkala dengan mengambil tema budaya. Acara ini sekali digelar bisa menarik 35.000 pengunjung dalam 5 hari dan memutar Rp 2,3 miliar pada tahun lalu. Selain itu dari sisi kuliner macam clorot dan dawet ireng pun bisa dioptimalkan jadi salah satu buah tangan ikonik untuk menarik lebih banyak pengunjung luar daerah.

Lalu balik lagi ke pertanyaan awal, apa yang salah? mengapa nggak bisa dimaksimalkan?

Pemudanya memilih kabur

Potensi sebagus apa pun, kalau nggak diolah ya ibarat berlian yang tertutup tanah batuan yang nggak diasah. Selamanya akan jadi batu dan nggak akan ada yang tahu kalau itu berlian.

Persoalan utama Purworejo bisa jadi datang dari keberadaan dari penduduk usia produktif yang makin menurun. Kalau dilihat dari catatan BPS, Indeks Pembangunan Manusia IPM 2024, 75,16, meningkat dari 74,35 dengan komposisi usia produktif (15-64 tahun) mendominasi 69 persen dari total penduduk yang mencapai 700-800-an ribu dari rentang tahun 2020-2024. Tapi meski mendominasi secara catatan komposisi, keberadaan mereka itu seperti hantu. Nggak terdeteksi keberadaannya secara dominan di Purworejo.

Rupanya hal itu dikarenakan penduduk usia produktif yang merantau ke luar daerah mencapai lebih dari 30 persen dari total usia produktif. Ibaratnya kalau ada 10 orang usia produktif, maka ada 3 orang yang merantau dan banyak dari mereka menetap sementara di daerah perantauan. Catatan ini pun sampai dijadikan perhatian khusus sehingga Pemkab dimasukan ke dalam Grand Design Pembangunan Kependudukan Purworejo.

Baca halaman selanjutnya

Masalah klise

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2025 oleh

Tags: Kebumenpemuda purworejoPurworejo
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Benteng Van der Wijck Gombong Kini Sebatas Wahana Murahan (Unsplash)

Benteng Van der Wijck Gombong, Warisan Sejarah yang Terjebak Jadi Wahana Murahan

20 September 2025
Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

21 Juli 2024
Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner "Nyeleneh" Kebumen yang Bikin Ketagihan

Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner “Nyeleneh” Kebumen yang Bikin Ketagihan

25 September 2023
Stasiun Purworejo Memang Sebaiknya Diaktifkan Kembali karena Banyak Manfaatnya

Stasiun Purworejo Memang Sebaiknya Diaktifkan Kembali karena Banyak Manfaatnya

22 April 2025
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Pantai Menganti, Pantai yang Melawan Kodrat dan Tampil Beda dari Pantai Lain di Kebumen

Pantai Menganti, Pantai yang Melawan Kodrat dan Tampil Beda dari Pantai Lain di Kebumen

3 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang
  • Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah
  • Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY
  • Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius
  • Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda
  • Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.