Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bandara YIA Megah, Kulon Progo Melarat, Aerotropolis Hanya Janji Manis Belaka

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
11 Juli 2025
A A
Bandara YIA Megah, Kulon Progo Melarat, Aerotropolis Hanya Janji Manis Belaka

Bandara YIA Megah, Kulon Progo Melarat, Aerotropolis Hanya Janji Manis Belaka (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hanya jadi jalur, bukan muara

Pasti Anda penasaran: apa yang salah dengan Kulon Progo. Kalau mau jujur, konsep agro-aerotropolis saja sudah salah sejak dalam pikiran. Bagaimana mungkin menggabungkan konsep metropolitan dan masyarakat agraris tanpa “jembatan” yang jelas?

Misal, bagaimana melibatkan petani lokal sebagai suplier hotel mewah tanpa pendampingan, edukasi, dan modal? Akhirnya akan menyerah pada tengkulak pemegang modal. Segala penunjang pertanian modern perlu investasi besar. Bukan hanya menunggu mereka bangkit sendiri ketika Aerotropolis ini nyata.

Ini baru satu contoh saja. Tetapi mari tunda dulu untuk membodoh-bodohkan mimpi siang bolong tadi. Dan fokus pada masalah hari ini.

Masalah utama yang dialami Kulon Progo adalah konsentrasi perputaran ekonomi. Pembangunan YIA, Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), sampai tol tidak akan menggerakkan ekonomi. Justru membuat Kulon Progo terjebak sebagai jalur. Hanya dilintasi modal besar yang masih diisap oleh daerah yang terus berkembang: Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.

Sektor pariwisata, racun peradaban yang selalu dipuja, juga tidak konsisten dikembangkan. Akses dan promosi pariwisata malah mentok di YIA. Diarahkan ke Sleman dan Jogja. Padahal di selatan YIA ada garis pantai panjang yang potensial. Di sisi utara, Pegunungan Menoreh siap dikembangkan (baca: dieksploitasi). Tapi mana?

Kelambatan (atau mungkin kegagalan) pembangunan aerotropolis membuat Kulon Progo gagal jadi muara. Tidak ada perputaran uang selain di dalam YIA dan sekitarnya. Kulon Progo yang luas tidak benar-benar terkoneksi satu sama lain. Tidak juga dikembangkan untuk menghentikan arus kapital agar berputar di kabupaten ini.

Tapi bagaimana Aerotropolis bisa terbangun? Lha wong investornya saja ragu.

Investor saja belum yakin dengan Kulon Progo

Namanya membangun kota, apa pun istilahnya, tidak bisa bermodal “awak sehat ati semangat”. Investor harus ditarik masuk. Masalahnya, apa nilai tawar Kulon Progo selain YIA yang denyutnya belum seramai harapan itu? Yang ada malah dua alasan untuk menunda investasi: harga tanah dan infrastruktur mentah.

Baca Juga:

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

Mungkin harga tanah di Kulon Progo belum segila Kota Jogja. Tapi tetap tidak masuk akal bagi investor. Ini bukan kata saya, lho, ya. Bupati Kulon Progo sendiri, Agung Setyawan, yang bilang. Tentu investor mencari lahan yang strategis dan masih terjangkau sebagai investasi.

Perkara harga tanah bukan masalah yang berdiri sendiri. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) ikut merangkak naik. Akhirnya, PBB juga naik. Akhirnya investor malas membeli, dan warga lokal menari dalam ketimpangan yang perih.

Memang masih ada lahan berharga murah. Harganya masih beberapa ratus ribu per meter. Nah, kini masalah kedua yang jadi sandungan.

Infrastruktur pendukung di Kulon Progo hanya matang di sekitar YIA dan Jalan Daendels. Sisanya, ya seperti beberapa tahun silam. Dari perkara sesepele jalan sampai fasilitas umum lain belum merata di wilayah yang bisa digenjot potensinya. Yah, aerotropolis kemarin juga hanya maket, sih. Tidak ada implementasi nyata dan komprehensif.

Tunnel effect yang harus diatasi

Situasi menyebalkan di atas menciptakan Tunnel Effects. Mereka, pembawa kapital, memang mendarat di Kulon Progo. Tapi kabupaten ini hanya jadi terowongan menuju pusat investasi yang lebih dulu matang. Maka terowongan ini perlu dibongkar. Tapi bukan berarti membongkar terowongan “terpanjang” di bawah YIA.

Pertama, jadikan Kulon Progo sebagai ruang tamu DIY. Biarkan para “tamu” duduk dan melihat potensi yang sebenarnya masif. Ini berarti peningkatan infrastruktur secara merata. Sesederhana membangun jalur wisata terintegrasi dari YIA ke Pantai Glagah, lalu naik ke Perbukitan Menoreh.

Dari pariwisata sampai perkantoran harus dikuasai Kulon Progo. Yang akhirnya, mendorong sektor properti, kesehatan, dan fasilitas swasta lain.

Kedua adalah peningkatan SDM. Saya tidak suka menyebut manusia sebagai sumber daya. Tapi melihat daerah ini merana, ya perbaiki dulu SDM-nya. Sehingga serapan tenaga kerja tidak hanya menguntungkan, lagi-lagi, Sleman dan Jogja.

Beasiswa sampai pelatihan, yang tidak hanya formalitas ala prakerja, harus jadi prioritas. Kemudian buat jalur bagi SDM Kulon Progo untuk mengakses sumber ekonomi ini.

Tapi bagaimana dengan lini agroindustri? Bagaimana konsep agro-aerotropolis? Ya konsepnya saja tidak masuk akal. Suka tidak suka, lini agribisnis akan ditumbalkan. Karena titik nol pembangunan sudah dipindah dari tiap desa ke bandara perenggut hak hidup itu.

Sekarang kita tinggal bertanya: bagaimana implementasinya? Jelas semua stakeholder di Kulon Progo dan DIY harus berpikir keras. Ingat, kalian digaji rakyat untuk mengatasi masalah ini. Masalah yang sebenarnya kalian ciptakan dari mimpi serampangan.

Sebaiknya kalian semua bergegas. Sebelum patung Nyi Ageng Serang turun dari tugunya dan mengamuk di ruang rapat kalian.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bandara YIA Nggak Bikin Wisata Kulon Progo Melesat, Daerah Ini Masih Gitu-gitu Aja Kalah sama Kabupaten Lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2025 oleh

Tags: Bandara YIAkulon progopilihan redaksi
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

5 Kecurangan Toko Emas yang Perlu Diwaspadai Pembeli

5 Kecurangan Toko Emas yang Perlu Diwaspadai Pembeli

17 Desember 2024
Percuma Desain Paspor Indonesia Baru, tapi Lemah, Kalah Kuat dari Paspor Timor Leste!

Percuma Desain Paspor Indonesia Baru, tapi Lemah, Kalah Kuat dari Paspor Timor Leste!

18 Agustus 2024
Pola Gaya Parenting Good Cop Bad Cop dalam Anime terminal mojok.co

Pola Gaya Parenting Good Cop Bad Cop dalam Anime

11 November 2021
9 Mi Instan Murah di Bawah Dua Ribu Rupiah Terminal Mojok

9 Mi Instan Murah di Bawah Dua Ribu Rupiah

10 April 2022
Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

17 September 2022
5 Hal Aneh yang Bikin Kulon Progo Jadi Paling Beda dari Kabupaten Lainnya di Jogja

5 Hal Aneh yang Bikin Kulon Progo Jadi Paling Beda dari Kabupaten Lain di Jogja

3 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

8 Januari 2026
6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026
Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya dengan Berat Hati Mojok.co

Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya walau dengan Berat Hati

7 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.