Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat

Zain Ahdan oleh Zain Ahdan
27 Agustus 2026
A A
Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat Mojok.co

Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak semua dari kita punya privilese bisa kuliah di kampus-kampus ternama. Beberapa dari kita berakhir kuliah di kampus-kampus kurang terkenal seperti Universitas Siliwangi di Tasikmalaya. Saya yakin, ketika menyebut kampus ini, kalian akan bertanya-tanya, “di mana itu?” 

Padahal, di balik keberadaannya yang jarang dibicarakan, kuliah di kampus kurang terkenal seperti ini punya beberapa kenikmatan yang mungkin sulit didapat di kampus-kampus ternama di kota-kota besar. 

ADVERTISEMENT

Biaya lebih terjangkau

Uang yang kelua untuk kuliah tidak melulu UKT yang dibayarkan. Biaya kuliah juga mencakup biaya hidup sehari-hari mahasiswa. Di kampus elit kota-kota besar, tidak hanya UKT yang kadang memberatkan, tapi juga biaya sehari-hari. Ada banyak faktor, selain biaya hidup di kota besa memang rata-rata lebih tinggi, gaya hidup mahasiswa jadi alasan lainnya. 

Mahasiswa kampus elit di kota besar memungkinkan adu outfit dari ujung kaki hingga ujung kepala. Memungkinkan pula untuk mengunjungi kafe atau tempat-tempat lain yang menguras dompet. Semua itu bisa dilakukan karena aksesnya dekat dan mudah. 

Berbeda ketika kuliah di Universitas Siliwangi. Tasikmalaya memang tidak pelosok-pelosok amat, tapi akses ke berbagai macam hiburan  jelas berbeda dengan kota-kota besar.

Itu mengapa, tekanan untuk tampil mewah di kalangan mahasiswa minim banget. Kita nggak perlu pura-pura kaya atau adu validasi. Kalau akhir bulan uang saku menipis, ngaku bokek dan makan mi instan campur nasi itu bukan sebuah aib, melainkan wujud solidaritas. Semuanya melebur dalam kesederhanaan yang hakiki.

Mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya mendapat banyak pelajaran tidak langsung

Selain lebih ramah di kantong, ritme hidup di Tasikmalaya memungkinkan mahasiswa untuk bernapas dan berpikir jernih. 

Buat saya yang sering menghabiskan waktu berjam-jam tenggelam di depan laptop, suasana kota dan kampus ini mendukung banget. Sehari-hari tidak bising dan tidak macer. Stres lebih bisa ditekan. ketenangan ini jelas hal yang langka di kota-kota besar. 

Baca Juga:

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Dilihat dari fasilitas kampus atau jejaring alumni, Universitas Siliwangi jelas kalah daripada kampus-kampus besar yang menjanjikan. Namun, kalau mau mengambil sisi positifnya, sebagai mahasiswa saya malah tertantang untuk lebih semangat berjuang dan membangun jaringan sendiri.

Mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya sadar, kampusnya sulit membuat para HRD otomatis terpesona. Alhasil mahasiswanyanya jadi lebih ulet untuk mengasah berbagai macam keahlian selain belajar di ruang-ruang kelas. 

Pada akhirnya, lembar ijazah memang penting. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana mahasiswa, di mana pun mereka berada, bisa terus bertahan hidup dan memaknai setiap prosesnya. Itulah bekal sejati untuk dunia kerja kelak.   

Penulis: Zain Ahdan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2026 oleh

Tags: tasikmalayaUniversitas SiliwangiUniversitas Siliwangi TasikmalayaUniversitas Tasikmalaya
Zain Ahdan

Zain Ahdan

Mahasiswa semester akhir yang mempunyai motto hidup “di-edankeun, kagok edan”.

ArtikelTerkait

Resah di Jogja, Bikin Saya Bersyukur Pulang ke Tasikmalaya (Unsplash)

Berkat Pengalaman Tinggal di Jogja, Saya Selalu Bersyukur Setiap Pulang ke Tasikmalaya

22 Februari 2024
4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

18 April 2023
Tasikmalaya Tampil Beda: Daerah Sunda, tapi Pakai Papan Nama Aksara Jawa dan Arab Pegon. Kok Bisa?

Tasikmalaya Tampil Beda: Daerah Sunda, tapi Pakai Papan Nama Aksara Jawa dan Arab Pegon. Kok Bisa?

17 April 2023
Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

9 Juli 2026
8 Singkatan Unik ala Tasikmalaya yang Harus Kalian Tahu

8 Singkatan Unik ala Tasikmalaya yang Harus Kalian Tahu

23 Desember 2022
Kecamatan Singaparna, Tempat Terbaik untuk Menetap di Kabupaten Tasikmalaya

Kecamatan Singaparna, Tempat Terbaik untuk Menetap di Kabupaten Tasikmalaya

5 Maret 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.