Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kucing Anggora dan Kucing Persia Itu Beda, Tolong Jangan Keliru

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
25 September 2020
A A
Kalau Nggak Punya Biaya dan Kesabaran, Lebih Baik Nggak Usah Adopsi Kucing terminal mojok.co

Kalau Nggak Punya Biaya dan Kesabaran, Lebih Baik Nggak Usah Adopsi Kucing terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kebanyakan masyarakat yang masih awam soal ras kucing suka menggeneralisasikan semuanya dengan sebutan kucing anggora. Apa pun jenisnya, asal bulunya lebat dan penampakannya tidak seperti kucing kampung berarti kucing anggora. Kadang banyak juga yang terbolak-balik membedakan kucing anggora dan persia.

Sebenarnya kalau ditelaah lebih dalam lagi, kucing persia dan anggora ini memiliki begitu banyak perbedaan mendasar yang bisa dilihat secara kasat mata. Tapi, orang kebanyakan nggak tahu dan secara sekilas akan melihat keduanya sama. 

#1 Asal usul keduanya

Kucing anggora atau turkish angora sebenarnya berasal dari Ankara, Turki. Saya pernah membaca beberapa artikel yang menyatakan bahwa kucing anggora ini merupakan ras kucing tertua di dunia sehingga wajar kenapa masyarakat kita sangat fasih dalam menggeneralisasikan kucing ras dengan sebutan kucing anggora. Motto masyarakat kita itu kan, “Apa pun yang pertama pasti akan selalu melekat dalam ingatan.”

Kucing persia sendiri berasal dari Negara Persia atau yang sekarang dikenal dengan negara Iran. Oleh karena itu kucing persia kerap disebut dengan nama iranian cat atau shirazi cat. Soalnya, asal kucing satu ini memang dari kota Shirazi, Iran.

#2 Bentuk anggota tubuh kucing

Kucing anggora memiliki bentuk wajah yang berbentuk segitiga. Pipinya tirus, tidak cabi seperti kucing persia yang cenderung bulat dan pipinya macam bakpau. Hidung anggora juga relatif mancung, sedangkan si persia ini memiliki dua macam jenis hidung. Flatnose untuk kucing berhidung datar dan peaknose untuk kucing dengan hidung mancung ke dalam. Namun, secara keseluruhan kucing persia memang berhidung pesek.

Bulu di tubuh kucing anggora relatif tipis dan hanya tebal di bagian ekornya yang menyerupai kemoceng. Sedangkan pada kucing persia, ketebalan bulunya itu merata, namun untuk bagian ekor lebih tebal si kucing dari Turki itu.

Kuping pada kucing anggora runcing atau lancip ke atas, sedangkan pada kucing persia bentuk kupingnya agak oval. Bentuk tubuh keduanya pun sangat bertolak belakang. Si anggora memiliki bentuk tubuh yang tinggi, langsing namun berisi. Bisa dibilang body goals alias ideal. Bertolak belakang dengan bentuk tubuh temannya ini yang sering overweight. Gemuk alias penuh lemak dan pendek. 

Anehnya meski tubuh kucing persia ini pendek, gemuk, dan hidungnya pesek, namun justru itulah aset berharga yang bikin ia terlihat lucu. Menggemaskan dan uwu-uwu sekali. Semoga saja para kucing persia ini tidak insecure saat becermin ya. Hehehe.

Baca Juga:

Kalau Nggak Punya Biaya dan Kesabaran, Lebih Baik Nggak Usah Adopsi Kucing

Pengalaman Street Feeding dan Catatan Hati untuk Pemilik Kucing Ras

#3 Karakter dan sifat

Tubuh ideal diperoleh dari kebiasaan yang sehat. Ungkapan ini ternyata berlaku juga untuk kaum kucing. Oleh karena kebiasaannya yang super aktif, suka main, dan bergerak, wajar kalau kucing anggora memiliki tubuh yang ideal. Berbeda dengan kucing persia yang kerjaannya cuma malas-malasan sepanjang hari. Gegoleran serta rebahan tanpa mau beraktifitas kecuali makan. Nggak heran kan?

Sifat keduanya sama-sama memiliki karakter manja, hanya saja tingkat kemanjaan kucing persia ini suka over. Manjanya nggak ketulungan. Tapi beberapa pemilik malah lebih suka tipe kucing manja begini. Aduh, aduh.

#4 Keaslian bibit, bebet, dan bobot

Sebenarnya hanya ada beberapa kucing anggora yang ada di Indonesia, itu pun harganya kisaran Rp100-200 juta per ekornya. Tidak sembarangan orang bisa memiliki kucing ini, harus bersertifikat. Biasanya, saat mendapatkan kucing ini, mereka sudah dikebiri terlebih dahulu. Sehingga tidak merusak silsilah keturunan yang tidak diharapkan.

Kucing yang sering kita lihat selama ini sebenarnya bukan anggora yang asli. Bisa jadi, ia lahir dari perselingkuhan antara kucing persia dengan kucing kampung. Sebab, sudah kadung cinta, mereka tidak lagi memandang asal usul ataupun perbedaan bulu sehingga lahirlah kucing-kucing baru perpaduan antara ras persia dan domestik. Inilah anggora kw yang sering kita lihat, tubuhnya relatif kurus seperti kucing kampung, bentuk wajahnya juga kecil dengan hidung lancip, lalu bulunya lebat.

Sebenarnya dalam dunia perkucingan, menyilangkan dua jenis ras yang berbeda itu sangat dilarang. Jenis kucing ras ori juga sangat ketat penjualannya. Jika ketahuan menyilangkan kucing bersertifikat ini, bisa ada dendanya lho. Soalnya bakal mempersulit identifikasi kewarganegaraan dan asal usul si kucing. Biar nggak bingung membedakan KNI (Kucing Negara Indonesia) dan KNA (Kucing Negara Asing).

BACA JUGA Memangnya kalau Lajang Terus Duitnya Banyak? Belum Tentu! dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 September 2020 oleh

Tags: kucing persiakucing ras
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Kalau Nggak Punya Biaya dan Kesabaran, Lebih Baik Nggak Usah Adopsi Kucing terminal mojok.co

Kalau Nggak Punya Biaya dan Kesabaran, Lebih Baik Nggak Usah Adopsi Kucing

10 Oktober 2020
5 Macam Kepribadian Kucing Kompleks Berdasarkan Observasi Lapangan terminal mojok.co

Pengalaman Street Feeding dan Catatan Hati untuk Pemilik Kucing Ras

29 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.