Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kobe Nasi Kuning, Bikin Tumpeng Nasi Kuning Nggak Pernah Semudah Ini

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
31 Agustus 2023
A A
7 Nasi Kuning Lezat dalam Khazanah Kuliner Nusantara Terminal Mojok kobe nasi kuning

7 Nasi Kuning Lezat dalam Khazanah Kuliner Nusantara (Yuki Gauri via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai anak pantura yang lama kuliah di Solo dan Jogja, hadirnya bumbu instan Kobe Nasi Uduk sungguh menjawab doa yang setiap sepertiga malam selalu saya panjatkan perkara ketidakcocokan saya dengan kuliner Jakarta. Bagaimana tidak? Nasi liwet Solo dan Jogja yang telah memanjakan lidah saya kurang lebih sepuluh tahun lamanya bisa dengan mudah saya buat sendiri versi lite selama saya tinggal di Jakarta pada tahun-tahun ke depan.

Kobe benar-benar bikin inovasi yang tepat, menjawab kebutuhan tipikal orang Indonesia di tanah perantauan, yang ingin masakan kaya rasa dan bumbu khas Indonesia, dan pastinya praktis. Sampai pada titik di mana bumbunya bisa dibawa ke luar negeri segala.

Lantas ketika saya mendapati Kobe mengeluarkan “varian baru” yang dengan mudah saya dapatkan di supermarket tempo hari, impresi saya cuma satu, well done Kobe, standing ovation for you! Yak, tidak lain dan tidak bukan, ialah Kobe Nasi Kuning, bumbu nasi aduk yang baru saja diperkenalkan ke publik sejak akhir Juni lalu.

Ulasan Kobe Nasi Kuning

Saya telah mencoba Kobe Nasi Kuning selama beberapa hari terakhir ini. Ada beberapa poin khusus yang akan saya bahas terutama dalam kaitannya dengan pendahulunya, Kobe Nasi Uduk. Nah, sebelum menginjak acara utama tentang ulasan rasa dan hasil akhir nasi kuning aduk instan khas Kobe, saya akan sedikit membandingkan kemasannya terlebih dahulu.

Kemasan Kobe Nasi Kuning sangat to the point. Menembak segmen konsumen yang baru dengan menampilkan gambar tumpeng nasi kuning besar-besar di bagian depan. Meskipun kontras warna kemasan dominan ungu yang kurang ngejreng bikin saya sempat harus melihat dua kali untuk memahami bahwa bumbu aduk ini adalah produk yang sama sekali berbeda dari Kobe Nasi Uduk.

Isi bersih Kobe Nasi Kuning sama dengan Kobe Nasi Uduk, 15 gram bumbu aduk. Dikemas dalam kemasan multipack bening berisi tiga produk Kobe Bumbu Aduk.  Harganya pun sama persis Rp7350, bukanlah banderol yang berlebihan. Kalian mungkin awalnya akan berpikir itu harga yang bisa dibilang mahal untuk bumbu dengan netto total 45 gram. Tapi, percayalah, itu nggak mahal sama sekali.

Bisa buat porsi kuli

Begini penjelasannya. Satu kemasan Kobe Nasi Kuning dianjurkan sebagai bumbu aduk untuk empat porsi nasi, dan saya telah mencobanya bahkan untuk lima atau enam porsi pun bisa. Kayaknya Kobe ngerti benget kalo porsi nasi orang Indonesia itu mayoritas porsi nasi kuli semua. Mau orang kantoran yang seharian kerja di office juga tetep aja nasinya porsi kuli.

Jadi kalau kalian bikin Kobe Nasi Kuning atau Kobe Nasi Uduk untuk empat porsi biasa yang udah pasti bakal keasinan. Saya terbiasa membuat Kobe Nasi Kuning dengan nasi secentong penuh dengan takaran bumbu aduk Kobe sebanyak satu sendok teh kurang dikit. Kayak berasa ulang tahun aja terus tiap hari makan nasi kuning.

Baca Juga:

Bumbu Masak Machmudah, Aset Terbaik Sidoarjo

Bumbu Racik Instan Kemasan: Ancaman bagi Pengetahuan tentang Resep Asli Masakan Indonesia

Kalau dibandingkan dengan Kobe Nasi Uduk, rasa micin Kobe Nasi Kuning memang kalah. Tapi warna kuningnya itu lho, paripurna. Nggak kayak Kobe Nasi Uduk yang kadang terlalu gelap warnanya. Masih belum bisa menandingi putihnya nasi uduk atau nasi liwet Solo dan Jogja.

Terima kasih, Kobe

Selain itu, saran saya buat kalian yang masih pemula dalam dunia bumbu nasi aduk, ingat hal ini. Aturan pertama yang harus selalu ditaati adalah mencampurkan bumbu aduk Kobe dengan nasi yang masih panas dan tanak sempurna. Lebih baik lagi kalau nasinya bisa menyamai tekstur nasi panas warung padang yang bulir nasinya nggak saling menempel.

Terima kasih Kobe, kini saya bisa bikin nasi kuning dengan sangat mudah. Kapan pun saya ingin, saya bisa buat. Besok-besok bisa kali bikin bumbu aduk nasi daun jeruk kayak di resto sei sapi.

Penulis: Adi Sutakwa
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kobe Jiwa Pagi, Mi Instan Nanggung yang Asal Ikutan Tren Mengandung Sayur

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2023 oleh

Tags: bumbu instanKobekobe nasi kuningnasi kuningtumpeng
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

Bumbu Masak Instan, sang Penyelamat Anak Kos terminal mojok.co

Bumbu Instan, Senjata Masak Penyelamat Anak Kos

7 September 2021
Kobe Jiwa Pagi, Mi Instan Nanggung yang Asal Ikutan Tren Mengandung Sayur Terminal Mojok

Kobe Jiwa Pagi, Mi Instan Nanggung yang Asal Ikutan Tren Mengandung Sayur

13 September 2022
5 Rekomendasi Bumbu Nasi Goreng Instan Terenak, Mirip Nasi Goreng Rumahan Terminal Mojok

5 Rekomendasi Bumbu Nasi Goreng Instan Terenak, Mirip Nasi Goreng Rumahan

9 September 2022
Bumbu Racik Instan Kemasan: Ancaman bagi Pengetahuan tentang Resep Asli Masakan Indonesia

Bumbu Racik Instan Kemasan: Ancaman bagi Pengetahuan tentang Resep Asli Masakan Indonesia

26 Oktober 2024
5 Bumbu Merah Instan Pengganti Cabai yang Harganya Makin Nggak Ngotak Terminal Mojok

5 Bumbu Merah Instan Pengganti Cabai yang Harganya Makin Nggak Ngotak

29 Juni 2022
7 Nasi Kuning Lezat dalam Khazanah Kuliner Nusantara Terminal Mojok kobe nasi kuning

7 Nasi Kuning Lezat dalam Khazanah Kuliner Nusantara

20 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.