Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kartasura Sering Dikira Bagian dari Solo padahal Sudah Beda Kabupaten

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
8 November 2025
A A
Kartasura Sering Dikira Bagian dari Solo padahal Sudah Beda Kabupaten

Kartasura Sering Dikira Bagian dari Solo padahal Sudah Beda Kabupaten (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada kesalahpahaman klasik yang sering terjadi di kalangan orang luar Solo. Mereka mengira Kartasura itu bagian dari Kota Solo atau Surakarta. Bahkan nggak cuma turis, orang-orang dari luar Jawa yang kerja atau kuliah di sini juga sering salah kaprah soal ini. Kenyataannya, secara administratif Kartasura merupakan bagian dari Kabupaten Sukoharjo, bukan Kota Surakarta.

Kesalahpahaman ini bukan tanpa alasan. Memang sih Kartasura dan Solo itu menyatu secara fisik. Nggak ada batas yang jelas kayak tembok atau sungai besar yang memisahkan keduanya. Bahkan kalau kalian naik kendaraan dari Solo ke Kartasura, kalian nggak akan sadar kapan keluar dari Surakarta dan masuk ke Kartasura. Tiba-tiba aja kalian udah di wilayah Sukoharjo.

Batas Kartasura dan Solo cuma plang yang sering nggak kelihatan

Perbatasan antara Solo dan Kartasura itu ditandai dengan plang kecil yang dipasang di pinggir jalan. Ukurannya standar aja, nggak mencolok, dan sering tertutup pohon atau spanduk iklan. Jadinya banyak orang yang lewat setiap hari pun nggak sadar mereka udah ganti wilayah administratif.

Beda banget sama perbatasan antarkota yang biasanya ada gapura besar dengan tulisan “Selamat Datang di Kota X” yang mencolok. Di sini mah nggak ada. Cuma ada plang sederhana yang tulisannya “Selamat Datang di Kabupaten Sukoharjo” atau “Selamat Datang di Kota Surakarta” tergantung arah kalian datang.

Bahkan teman saya yang asalnya dari sana kadang bingung sendiri. Dia pernah cerita kalau ditanya alamatnya, dia jawab “Solo” padahal rumahnya di Kartasura. Bukan karena dia bodoh, tapi karena memang secara praktis hidup sehari-harinya lebih banyak berurusan dengan Surakarta ketimbang dengan pusat kabupaten Sukoharjo.

Semua yang penting ada di Solo, buat apa ke Sukoharjo kota?

Ini yang bikin Kartasura makin nggak terasa sebagai bagian dari Sukoharjo karena orientasi hidupnya ke Solo semua. Mau kerja? Ke Solo. Mau kuliah? UNS, UMS, atau kampus lain di sini. Mau ke rumah sakit yang bagus? RS Kasih Ibu, RS Panti Waluyo, atau RS Dr. Moewardi. Mau nongkrong ke mall? Solo Paragon, Solo Square, atau The Park.

Bahkan untuk urusan administrasi yang harusnya ke Sukoharjo kota pun sering dipending warga karena terlalu jauh dan nggak praktis. Jarak Kartasura ke Sukoharjo kota itu sekitar 15-20 kilometer, sementara ke pusat kota Solo cuma 5-7 kilometer. Mana yang lebih masuk akal?

Warga Kartasura juga lebih familier dengan landmark di Solo ketimbang Sukoharjo. Tanya mereka di mana Alun-alun Kidul Solo, mereka hafal. Tapi coba tanya Alun-alun Sukoharjo, banyak yang bingung atau bahkan belum pernah ke sana sama sekali.

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

Lebih ironisnya lagi, kalau orang Kartasura ngenalin diri ke orang luar, mereka lebih sering bilang “Saya dari Solo” ketimbang “Saya dari Sukoharjo.” Bukan karena malu, tapi lebih ke praktis aja. Orang luar lebih kenal Solo ketimbang Sukoharjo atau Kartasura. Daripada njelasin panjang lebar, mending langsung bilang Solo aja.

Nomor kendaraan yang bikin tambah bingung

Kesalahpahaman makin diperparah dengan sistem plat nomor kendaraan. Wilayah Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Boyolali, dan Klaten semuanya pakai plat nomor AD (Surakarta). Jadi kalau kalian lihat mobil atau motor berplat AD, nggak bisa langsung disimpulkan itu dari Solo. Bisa jadi dari Kartasura, bisa jadi dari Sukoharjo, atau kabupaten lain di eks-Karesidenan Surakarta.

Ini beda sama Jakarta-Tangerang misalnya, yang platnya beda (B untuk Jakarta, A untuk Kabupaten Tangerang). Kalau di sana masih bisa dibedakan dari plat. Kalau di sini? Good luck trying to figure out.

Bahkan sopir ojek online atau taksi dari luar kota sering bingung. Mereka pikir Surakarta sama Kartasura itu satu wilayah yang sama, jadi mereka nggak ngerti kenapa tarif atau sistem tarifnya kadang beda. Apalagi kalau udah masuk ke detail alamat yang mencantumkan kelurahan atau kecamatan, tambah pusing deh.

Kode pos yang overlapping bikin makin nggak jelas

Urusan pengiriman paket juga sering bikin drama. Kode pos Kartasura itu 57166, sementara Solo ada beberapa kode pos tergantung kecamatannya. Tapi banyak marketplace atau aplikasi e-commerce yang sistem database-nya nggak update, jadi pas kalian input alamat di Kartasura, kadang otomatis masuknya ke “Kota Surakarta.”

Akibatnya? Paket sering nyasar atau delay. Kurir datang ke alamat yang salah karena GPSnya ngarahin ke Solo bagian barat padahal yang dimaksud Kartasura. Atau sebaliknya, paket yang harusnya ke Solo malah dikirim ke sorting center Sukoharjo dulu, jadi muter-muter nggak perlu.

Saya pernah dengar kasus lucu di mana seseorang pesan makanan online dengan alamat Kartasura, tapi resto yang nerima orderan itu di Surakarta. Mereka mikir jaraknya deket, ternyata begitu driver ojol ngecek GPS baru sadar ini beda wilayah administrasi. Ujung-ujungnya order dibatalin karena di luar jangkauan.

Pemda Sukoharjo juga kayaknya pasrah

Lucunya lagi, sepertinya Pemerintah Kabupaten Sukoharjo udah pasrah dengan fenomena ini. Mereka kayaknya nggak terlalu ngoyo untuk “merebut kembali” identitas Kartasura. Mungkin mereka sadar bahwa pertumbuhan Kartasura memang didorong oleh kedekatan dengan Solo dan itu justru menguntungkan secara ekonomi.

Kartasura jadi wilayah yang menyumbang pajak dan pendapatan daerah lumayan gede buat Kabupaten Sukoharjo. Jadi ya biarlah warganya merasa lebih dekat dengan Solo secara emosional, yang penting secara administratif dan finansial tetap bagian dari Sukoharjo.

Di sisi lain, Pemkot Surakarta juga kayaknya nggak terlalu peduli dengan kesalahpahaman ini. Toh Kartasura bukan tanggung jawab mereka secara administrasi. Mau warga Kartasura ngerasa orang Solo atau bukan, itu urusan mereka sendiri.

Jadi, Kartasura itu bagian Solo atau bukan?

Secara administratifnya bukan. Kartasura itu Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, sama sekali bukan bagian dari Kota Surakarta.

Secara geografisnya menyatu. Nggak ada batas fisik yang jelas antara Surakarta dan Kartasura. Kalau secara sosial ekonominya, warga Kartasura hidup, bekerja, sekolah, dan beraktivitas dengan orientasi ke Solo.

Jadi, kalau ada yang bilang Kartasura itu bagian dari Solo, nggak sepenuhnya salah juga, sih. Tapi kalau ada yang ngotot Kartasura itu bukan Solo, itu juga bener.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengenal Kartasura, Kota Paling Strategis di Jawa Tengah. Mau ke Jogja Dekat, Solo apalagi!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 November 2025 oleh

Tags: kabupaten sukoharjokartasuraKecamatan KartasuraKota Solosolosukoharjosurakarta
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G. Menyedihkan! (Unsplash)

Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G, Padahal Kota Besar dengan Sinyal Stabil

31 Agustus 2023
kampus bengawan

Romantisme Kampus Bengawan dari Ke-uwu-an Sampai Ke-cidro-an

8 Mei 2020
Hargai Orang yang Belajar Bahasa Jawa, dong. Jangan Sedikit-sedikit Dibilang Nggak Pantas terminal mojok.co

Panduan Dasar Bahasa Jawa yang Solo Banget

11 Desember 2020
Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

27 Mei 2023
3 Kuliner Solo yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Solo yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

24 November 2024
Mie Ayam Jogja Ternyata Tak Seenak Reputasinya, Makan Sekali Langsung Kapok, Mie Ayam Malang Jauh Lebih Enak mie ayam solo

Mie Ayam Jogja dan Mie Ayam Solo: Begitu Berbeda, tapi Sama-sama Bikin Hati Tenang

27 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.