Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

KFC Jualan CD Musik, Strategi Pasar Nggak Nyambung yang Ternyata Berhasil

Salmaa Aura Fitri oleh Salmaa Aura Fitri
25 Januari 2021
A A
KFC CD kaset artis band musik mojok

KFC CD kaset artis band musik mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir seluruh dari kalian yang sudah pernah melakukan pembelian di KFC pasti pernah ditawarkan CD musik oleh pegawainya setelah mau melakukan transaksi pembelian kan? Tapi, pernah nggak sih kepikiran kenapa CD musik yang ditawarkan, di saat kita kesana untuk membeli makanan? Apa ada hubungannya album sama ayam KFC?

Saya dan beberapa kalian pasti heran dengan ditawarkannya CD musik yang ditawarkan oleh pegawai KFC, padahal tujuan kami untuk pergi ke KFC itu adalah untuk membeli makanan.

Jadi gini setelah saya telusuri, ternyata target market KFC itu adalah remaja, sama seperti dengan McDonald, tetapi KFC selalu kalah saing untuk menarik minat remaja saat itu karena McDonald lebih unggul dalam menjaring konsumen remaja.

KFC akhirnya memutar otak untuk bagaimana caranya mengambil alih minat remaja agar tertarik dengan produk yang dijual oleh KFC. Pada 2009, remaja sangat tertarik banget dengan musik. Lalu dibuatlah ide untuk memproduksi CD musik dengan lagu-lagu indie. Tetapi, setelah ide ini muncul, tentunya banyak dari musisi maupun masyarakat Indonesia sendiri yang kurang setuju dengan ide ini. Katanya, “Musik dan makanan itu tidak bisa dihubungkan, kalau makan ya makan saja.”

Seiring dengan berjalannya waktu, setelah KFC akhirnya berhasil menjual seratus ribu CD per bulannya, hal itulah yang membuat banyak musisi yang ingin bekerjasama juga untuk memasarkan album-album mereka, salah satunya musisi Indonesia yang sangat terkenal, yaitu Rossa. Juga, banyak remaja yang sangat tertarik dengan pembelian CD musik di KFC karena ditawarkan dengan harga murah.

Menurut saya juga dengan adanya ide ini membuat berkurangnya pembajakan album yang marak terjadi di Indonesia. Bisa dilihat sendiri, Indonesia sering banget terjadinya pembajakan album musik dalam maupun luar negeri yang merugikan pihak musisi tersebut. Apalagi setelah maraknya pembajakan pada 2012 silam yang membuat kerugian dari pihak musisi, pastinya membuat musisi memutar otak dan lebih memilih untuk bekerja sama dengan KFC, hal itu dapat menguntungkan kedua belah pihak, menguntungkan pihak resto maupun musisi.

KFC sendiri juga pintar dalam memasarkan CD musik yang ia jual. Ia memasarkan album-album suatu musisi yang dia anggap banyak penggemarnya di kota itu, tetapi dia tidak akan menjualnya jika dianggap kota tersebut sedikit pendengar musisi ini. Makanya kalian akan ditawarkan CD yang berbeda-beda di tiap outlet KFC di kota yang berbeda.

Musik-musik yang sedang dipasarkan juga sering diputar di outlet-outlet KFC, hal itu juga bisa membuat masyarakat Indonesia jadi mengetahui musik dalam negeri yang belum ia dengar sebelumnya serta dapat menikmati saat makan di tempat.

Baca Juga:

Nikmatnya OTI Fried Chicken Lokal Semarang Kalahkan McD dan KFC: Wajib Makan Minimal Sekali sebelum Meninggal

Sedihnya Tinggal di Nganjuk: Saking Nggak Ada Apa-apa, Mau Makan Makanan Kekinian Aja Harus Jastip dari Kediri

Tetapi dilihat-lihat juga sekarang KFC lebih memilih musisi-musisi dalam kerja sama album ini agar keuntungan dalam penjualan album ini meningkat dan menambah minat masyarakat, hal ini juga dapat membuktikan bahwa ide ini sangat berhasil dapat mencapai tujuan, dan bukan hanya remaja yang tertarik dengan CD musik ini, orang-orang dewasa juga banyak yang tertarik.

Walaupun saya jarang beli CD musik yang sering ditawarkan, tetapi saya tetap mengapresiasi usaha mereka dalam mengembangkan restonya serta secara tidak langsung menaikan musisi-musisi Indonesia dan mengurangi masalah permusikan di masyarakat.

Untuk masyarakat Indonesia juga disarankan untuk membantu mengembangkan dan menaikan nama musisi-musisi Indonesia dengan cara membeli CD musik original dan menghentikan penyebaran pembajakan CD musik karena hal itu dapat merugikan musisi Indonesia serta menghambat musik Indonesia dalam usahanya untuk go international.

BACA JUGA Membandingkan Burger King dan McDonald’s Tidaklah Sulit: Jelas Lebih Enak Burger King, Lah! dan tulisan Salmaa Aura Fitri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2021 oleh

Tags: artisCDkfcRossa
Salmaa Aura Fitri

Salmaa Aura Fitri

Mahasiswi Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi yang suka menulis dan melukis.

ArtikelTerkait

Memangnya Dia Artis? Kok Nggak Pernah Masuk TV?

Memangnya Dia Artis? Kok Nggak Pernah Masuk TV?

30 Oktober 2019
Berita Perselingkuhan Bukan Ladang Penghakiman, Tidak Perlu Merasa Paling Tahu terminal mojok.co

Halah, Artis TV Pindah ke YouTube Ternyata Tidak Membawa Perubahan Apa-apa

4 Juli 2020
gista putri

Gista Putri: Brain, Beauty, Behaviour at The Finest

24 Oktober 2019
figur publik konferensi pers permintaan maaf kasus mojok

Publik Figur Minta Maaf karena Terjerat Kasus Itu Nggak Perlu Dilakukan

11 Juli 2021
Sedihnya Tinggal di Nganjuk: Saking Nggak Ada Apa-apa, Mau Makan Makanan Kekinian Aja Harus Jastip dari Kediri

Sedihnya Tinggal di Nganjuk: Saking Nggak Ada Apa-apa, Mau Makan Makanan Kekinian Aja Harus Jastip dari Kediri

3 Februari 2024
cancel culture mojok.co

5 Alasan Kenapa Cancel Culture Harus Punah

4 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Was-was Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.