Kesempurnaan dalam Drama Korea dan Delusi Para Kpopers

Kejadian berturut-turut tersebut dapat menjadi bahan perenungan bahwa sesuatu yang sempurna hampir menyerupai sebuah delusi dan halusinasi.

Artikel

Siti Halwah

Tahun 2019 sepertinya layak menjadi tahun paling bersedih bagi Kpopers pecinta couple idol. Pasalnya, ada 2 idol Korea yang sebelumnya digadang-gadang bakalan jadi relationship goals justru malah diisukan bercerai. Hiks. Sebut saja pasangan sejuta umat Song-Song couple dan AhnGoo couple.

Song-Song couple—Song Joong Ki dan Song Hye Kyo—sebelumnya menjadi pasangan duet di drama Descendants of The Sun. Mereka berdua sukses membawa drama romansa yang mengisahkan tentang tentara dan dokter di medan pertempuran. Drama tersebut meledak dan  disukai oleh banyak orang. Bahkan, banyak yang berharap kalau pasangan tersebut benar-benar terlibat cinlok di dunia nyata. Soalnya di drama udah perfect banget.

Bak gayung bersambut, impian para Kpopers berubah nyata. Song Joong Ki dan Soong Hye Kyo memutuskan untuk berjanji sehidup semati pada tanggal 31 Oktober 2017. Naasnya, dua tahun setelah pernikahannya, mereka berdua malah resmi bercerai 22 Juli 2019. Nyessek, banget. Apalagi bagi saya dan mungkin para Kpopers lainnya yang sudah jatuh cinta pada keduanya sejak drama Descendants of The Sun. Sekarang, menonton drama itu tidak akan sama lagi. Hiks.

Sama halnya dengan kisah Song-Song couple, lika-liku percintaan AhnGoo couple—Ahn Jae Hyun dengan Goo Hye Sun—juga lahir dari kisah drama Tv. Mereka dipasangkan dalam drama Blood 2015. Setahun kemudian, keduanya resmi menikah. Sangat singkat. Setelah itu, mereka berdua menjadi pasangan favorite para Kpopers. Apalagi adegan lamaran yang diajukan Ahn Jae Hyun, sweet banget, deh.

Namun, sama halnya dengan Song-Song couple, pernikahan keduanya pun dirundung masalah. Beberapa waktu lalu, isu perceraian merebak. Keduanya tidak lagi terlihat harmonis bak negeri dongeng. Kpopers curiga, hingga muncullah screen capture percakapan Ahn Jae Hyun dengan Goo Hye Sun di Intagramnya Mbak Goo Hye Sun. Hiks, Kpopers auto bersedih lagi. Bubar sudah harapan delusi melihat pasangan relationship goals di dunia nyata.

Baca Juga:  Bangkitnya Sepak Bola Putri Indonesia

Kejadian berturut-turut tersebut dapat menjadi bahan perenungan bahwa sesuatu yang sempurna hampir menyerupai sebuah delusi dan halusinasi. Orang-orang (Kpopers) mengangankannya, membayangkannya, lalu ketika terdapat objek nyata yang seperti impiannya—para idol Kpop—mereka semua mengamini. Itulah delusi. Membuat semacam pemikiran bahwa kesempurnaan ada di dunia nyata. Mereka mengalami delusi.

Bahkan, untuk hubungan sekelas royal wedding bak Cinderella antara Kate Middleton dan Pangeran William saja juga sering terkena rumor, yang terbaru adalah isu kasus perselingkuhan Pangeran William dengan seorang teman Kate. Padahal, mereka sudah memiliki anak-anak yang lucu dan imut-imut kesayangan umat manusia seluruh dunia. Hish, memang tak ada yang sempurna di dunia ini.

Sebenarnya, Kpopers tidak akan pernah berduka atau sesedih ini kalau seandainya mereka paham, bahwa ‘drama di Tv’ berbeda dengan ‘dunia nyata’. Kisah-kisah gemerlap yang ditampilkan dalam drama memang tampak terlihat nyata seperti yang ada di kehidupan. Apalagi kalau ceritanya menyangkut kehidupan sehari-hari dengan latar yang sangat dekat masyarakat.

Tapi, drama tetap saja drama. Skenarionya ditulis oleh manusia, bukan Tuhan. Hehehe. Setting lokasi dan adegannya sudah diatur, bahkan kadang harus berkali-kali proses take hanya untuk mendapatkan adegan yang sempurna. Nggak kayak di dunia nyata. Adegannya sekali, kalo salah, ya kadang susah diperbaiki. Bisanya cuma minta maaf sama berjanji nggak akan mengulangi lagi. Kalau bisa, sih, sekalian diperbaiki kesalahannya. Hehehe.

Ya iyalah, kan lucu kalau seandainya kita salah nabok orang, terus malah bilang: ‘Mbak, tadi saya naboknya kurang sempurna. Adegannya saya ulang lagi, ya’, bisa-bisa hancur sudah dunia ini. Soalnya semua orang sibuk mengulang-ulang kembali adegannya. Wkwk.

Jadi, apa yang harus kita lakukan dengan drama-drama dunia nyata mengenai pasangan  relationship goals impian kita? Biarkan sewajarnya saja. Hehehe. Ya mau gimana lagi? Masa harus marah-marah sama mereka selaku ‘aktor dan aktris’ sebenarnya di dunia nyata? Atau menuntut keadilan pada sang sutradara dan penulis skenario yang notabene adalah Tuhan? Nggak mungkin, kan?

Baca Juga:  Instagram atau Twitter, Lebih Pintar Mana?

Makanya, sekarang sih, kalau saya menonton drama korea, film bahkan sinetron di Tv Indonesia, saya tidak lagi pernah berharap muluk-muluk. Tidak lagi punya keinginan menjodoh-jodohkan aktris dan aktor favorit. Biarlah, mereka hanya menjadi pasangan sempurna di layar kaca. Seenggaknya, dengan begitu kepala dan hati saya tetap waras. Tidak ada lagi perasaan galau, gundah dan gulana. Selo saja. (*)

BACA JUGA Stop Ejekan yang Mengarah ke Rasis Terhadap Bahasa Ngapak atau tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
723 kali dilihat

17

Komentar

Comments are closed.