Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Oh My Baby Episode 3: Sinopsis dan Komentar

Desi Murniati oleh Desi Murniati
30 Mei 2020
A A
rekomendasi drama korea mojok oh my baby episode 1 sinopsis dan komentar mojok.co oh my baby episode 2 oh my baby episode 3 oh my baby episode 4 episode 5

rekomendasi drama korea mojok oh my baby episode 1 sinopsis dan komentar mojok.co oh my baby episode 2 oh my baby episode 3 oh my baby episode 4 episode 5

Share on FacebookShare on Twitter

Oh My Baby episode 3 dimulai dengan dengan Jang Ha-ri yang ada di taman dan tengah memperhatikan emak-emak yang sedang “momong” anjing. Ia tampak terpesona dengan anjing-anjing tersebut namun dia mengatakan, “Aku tidak akan tersihir oleh mereka.” Dari belakang ibu Jang Ha-ri datang dan mengeluhkan anaknya yang bicara sendiri. Jang Ha-ri kemudian mengajak ibunya berbelanja di mal. Mereka berjalan dengan tas belanjaan di tangan layaknya dua wanita kaya, namun gaya mereka yang keren itu mendadak hancur setelah Ha-ri terkena cipratan air dari mobil yang lewat di depannya. Jang Ha-ri memandang ibunya dengan kesal karena dibandingkan melindunginya, ibunya malah bersembunyi di belakang Jang Ha-ri.

Di Oh My Baby episode 2 Ha-ri sudah memutuskan tidak menikah dan menempuh cara lain untuk memiliki anak. Di depan kedua temannya, yaitu Eun-young dan Jae-young, Ha-ri berencana untuk mengumumkannya. Namun, sayangnya Jang Ha-ri gagal mengumumkannya karena kedua temannya debat dalam memilih makanan. Di scene ini ada adegan flashback Jang Ha-ri yang menolak ajakan berkencan seniornya. Dari adegan ini jelas tergambar bahwa penyebab Jang Ha-ri belum menikah adalah karena ketidakpekaannya terhadap modus kencan laki-laki. Alih-alih menyetujui ajakan kencan, Ha-ri malah sibuk dengan pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

Jang Ha-ri mengunjungi dokter dan ia kembali mendapati kenyataan sulitnya memiliki anak karena ia seorang wanita lajang. Dokter juga mengatakan tindakan donor sperma ilegal bagi wanita yang belum menikah. Sejujurnya saya agak kesal dengan dokter tersebut, cara penyampaiannya yang sinis (banget) membuat pasiennya merasa terintimidasi. Kalau saya jadi Jang Ha-ri, nggak mau deh ke dokter itu lagi.

Di Oh My Baby episode 3 ini Jang Ha-ri kembali bertemu dengan Han Yi-sang dan menurut analisis saya ada ketertarikan di antara keduanya. Namun, sayangnya selalu ada kejadian konyol di antara mereka, kali ini Jang Ha-ri kebentur pintu yang dibuka Yi-sang. Saat di dalam ruangan Ha-ri hampir salah paham dengan sikap Yi-sang, namun ternyata Yi-sang membantu Ha-ri karena ada memar di dahi Ha-ri.

Ha-ri mendapatkan pesan dari donor sperma dan ia membuat janji bertemu di kafe. Meski awalnya ragu untuk masuk, pada akhirnya Ha-ri masuk dan bertemu dengan pendonor sperma. Jang Ha-ri kembali kena sial, kali ini dia tertangkap polisi sedang transaksi jual-beli sperma secara ilegal. Ia dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi sebagai saksi. Tidak hanya itu, ia juga masuk berita karena kasus ini. Yoon Jae-young datang menyelamatkan Ha-ri. Di depan polisi dia mengatakan ia seorang dokter anak dan menjadi penjamin Ha-ri. Sayangnya tidak ada yang gratis untuk kebaikan Jae-young, sebagai gantinya Jae-young meminta Ha-ri mencucikan baju kotor miliknya.

Sebenarnya saya heran kenapa Jang Ha-ri repot-repot ingin memiliki anak sampai mencari donor sperma secara ilegal. Ini juga yang jadi pertanyaan banyak orang di sekeliling Ha-ri, termasuk ibunya. Ibunya adalah orang yang paling tidak setuju dengan keputusan Ha-ri. Terlebih ibunya juga seorang single mother yang kesulitan saat membesarkan Ha-ri sendirian. Alasan-alasan Ha-ri yang mengatakan ia tidak ingin hidup kesepian saat ibunya tidak ada dan rumitnya kehidupan rumah tangga seperti yang dialami orang tuanya membuat ia dan ibunya bertengkar hebat. Ia keluar dari rumah dan saat ia hampir menabrak mobil, Han Yi-sang menyelamatkan Ha-ri. Jang Ha-ri langsung kabur namun sialnya ia malah terjatuh dan saat Yi-sang mendekat, Ha-ri menangis terisak-isak.

Dari bagian ini, kita tahu Han Yi-sang menaruh kepedulian pada Ha-ri. Ia duduk di depan Ha-ri dan menepuk pundak Ha-ri sembari mengatakan, “Jangan menangis.” Sesuatu yang Yi-sang pelajari dari Ha-ri saat menenangkan bayi yang tengah menangis. Saat Ha-ri mengatakan, “Emang aku bayi,” Yi-sang mengatakan, “Bagiku kamu saat ini seperti bayi.” Hmmm, so sweet. Mereka menuju kursi yang dan duduk di sana, tak lama kemudian Jae-young datang dengan alasan Ha-ri membawa kabur sandal mahalnya.

Sama seperti episode sebelumnya, adegan ini seolah menarasikan, “Ini lho Jang Ha-ri dikelilingi laki-laki yang potensial menjadi suami.” Terlebih saat Jae-young dan Ha-ri pulang bareng setelah mengatakan mereka tinggal satu rumah, tergambar kecemburuan pada diri Yi-sang. Meskipun setelahnya laki-laki itu tampak tidak peduli.

Baca Juga:

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Jang Ha-ri berada di ruang pemotretan. Kali ini Yoon Jae-young menjadi model untuk majalah Ha-ri yang memang membutuhkan model dokter anak. Kesempatan ini juga dijadikan Jae-young untuk mempromosikan klinik yang akan dibukanya. Di akhir episode Han Yi-sang, Yoon Jae-young, dan Choi Kang-euddeum berada dalam satu frame dan Jang Ha-ri memandang mereka dengan nakal.

Kira-kira apa yang akan dilakukan Jang Ha-ri di Oh My Baby episode 4?

BACA semua sinopsis drama Korea Oh My Baby di sini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2020 oleh

Tags: drama koreaoh my babyreview drakor mojok
Desi Murniati

Desi Murniati

Content writer dan blogger yang s seringnya nulis SEO dan menulis konten opini. Sekarang sibuk belajar jadi content creator.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo Terminal Mojok

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo

22 September 2022
Membandingkan Netflix, VIU, dan iQIYI untuk Nonton Drama Korea: Mana yang Terbaik? terminal mojok.co

Membandingkan Netflix, VIU, dan iQIYI untuk Nonton Drama Korea: Mana yang Terbaik?

16 Oktober 2020
Daftar Kejanggalan Plot K-Drama Terbaru Lee Min Ki, 'Oh My Ladylord' terminal mojok

Daftar Kejanggalan Plot K-Drama Terbaru Lee Min Ki ‘Oh My Ladylord’ yang Bikin Gemas

25 April 2021
Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea Terminal Mojok

Tuntutlah Ilmu Produksi Drama Hingga ke Negeri Ginseng Korea

6 Maret 2021
Hi! School-Love On

Pelajaran Penting yang Bisa Kita Petik dari Drama Korea “Hi! School-Love On”

30 April 2020
Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy terminal mojok.co

Drakor Nevertheless: Toxic Relationship dan Anggapan Perempuan Cuma Suka Bad Boy

31 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.