Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Keruwetan yang Mengintai di Balik Revitalisasi Kota Solo

Yessica Octa Fernanda oleh Yessica Octa Fernanda
19 Juli 2023
A A
Solo Kota yang Nyaman Banget, tapi Punya 3 Pekerjaan Rumah (Unsplash)

Solo Kota yang Nyaman Banget, tapi Punya 3 Pekerjaan Rumah (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Di Terminal Mojok, saya sering menuliskan hal-hal tentang Kota Solo. Entah dari kuliner, destinasi wisata, oleh-oleh, dan lain-lain. Memang sejak Mas Gibran memimpin, Kota Solo kerap menarik perhatian masyarakat karena maraknya pelaksanaan agenda kebudayaan maupun pembangunan proyek-proyek pentingnya.

Baru-baru ini, Solo tengah merencanakan untuk merevitalisasi Alun-alun Utara dan Selatan sampai Gladak pada September ini. Kawasan tersebut akan ditata lebih rapi dan ramah pejalan kaki. Bagian Alun-alun Utara dalam akan difungsikan sebagai tempat olahraga tradisional, pementasan kesenian tradisional, dan festival layang-layang. Sedangkan Alun-alun Selatan akan difungsikan sebagai taman kota.

Keren sih rencana Mas Wali agar Keraton Kasunanan Solo makin kekinian seperti Keraton Mangkunegaran, alias masyarakat dapat menikmati tatanan Keraton Kasunanan yang makin apik. Untuk ini, harus diapresiasi. Hats off, Sir.

Tapi nih, pembangunan Kota Solo bukan itu saja. Dalam waktu bersamaan, terdapat 3 program revitalisasi pemerintah. Pertama, pembangunan Jembatan Jurug yang entah kapan selesainya. Kedua, revitalisasi Simpang Joglo menjadi rel layang yang bikin bingung pengendara. Ketiga, revitalisasi Alun-alun Utara. Bisa dibayangkan betapa parahnya kemacetan dan rentetan masalah yang akan terjadi apabila ketiga program tersebut berjalan bersamaan.

Bikin masyarakat strong (stres tak tertolong)

Mungkin agak berlebihan ya sampai tak tertolong. Tapi fakta sih kalau macet menimbulkan masalah stres akibat terlalu lama menunggu di kendaraan. Belum lagi kalau cuaca panas, lapar, ngejar waktu, pokoknya harus sat set ke tempat tujuan deh, tapi jalan lagi macet. Mau lewat jalur alternatif pun sama wae macetnya. Kan bikin mangkel.

Karena dikomplain oleh masyarakat, masalah tersebut akhirnya di-notice oleh Mas Gibran. Dan saat ini pemerintah kota Solo sedang mengatur ulang waktu kerja dan sekolah, serta pengaturan ulang lampu lalu lintas biar kemacetan nggak kebangetan. Semoga aturannya berjalan dengan baik ya, Mas Wali. Mau memperhatikan hal ini aja udah keren.

Boros bensin

Akibat revitalisasi, mau tidak mau warga harus putar balik atau mencari jalur alternatif lain untuk menghindari macet. Walaupun sudah mencari jalan lain, ternyata macetnya masih berlanjut juga. Gimana nggak ikutan macet, lha wong pengendara lain pun juga mencari jalur alternatif dan ternyata menimbulkan kemacetan juga. Misalnya jalur Jembatan Cengklik, Jembatan Kretek Abang, dan Jembatan Nakulo-Sadewo Pasar Mojosongo macet sebagai akibat pembangunan Simpang Joglo. Lalu, jalan di sekitar UNS juga padat lalu lintas karena pembangunan Jembatan Jurug.

Tak jarang jalur alternatif justru membuat rute perjalanan semakin jauh. Hal tersebut mengakibatkan pemborosan bahan bakar kendaraan karena pengendara melaju pelan namun penggunaan bahan bakarnya tetap tinggi. Sehingga berdampak pada pemborosan pendapatan pula yang digunakan untuk mengisi bensin.

Baca Juga:

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

Capek di jalan, uang merosot tajam, makin stres nggak tuh?

Merugikan pelajar Kota Solo

Bulan-bulan ini adalah masa pengenalan sekolah bagi siswa baru dan masa pengenalan dunia perkuliahan bagi mahasiswa baru. Biasanya para siswa atau mahasiswa baru ini dituntut untuk mengikuti aturan ketat masa orientasi.

Di beberapa titik revitalisasi tersebut terdapat sekolah-sekolah seperti SMAN 5, SMAN 6, SMPN 7, Unisri, UNS, Unsa, dan lain-lain. Mahasiswa-mahasiswa baru yang datang dari seluruh penjuru Indonesia tentu belum familiar dengan jalanan di Kota Solo. Sehingga dikhawatirkan mereka kebingungan mencari jalan alternatif ke kampus.

Revitalisasi tersebut sangat berperan terhadap kedisiplinan pelajar. Meskipun mereka telah berangkat lebih pagi, tak menutup kemungkinan mereka masih terjebak macet dan alhasil terlambat masuk sekolah/kuliah. Dampaknya adalah mengganggu dan mengurangi jam belajar para siswa dan mahasiswa nih.

Itulah beberapa keruwetan yang muncul akibat revitalisasi yang tengah gencar dilakukan di kota Solo. Namun, saya yakin pemerintah melakukan program tersebut salah satunya untuk mengurangi kemacetan di Solo. Ya semoga aturan untuk mengatasi kemacetan ini segera diberlakukan agar nggak semakin merugikan masyarakat.

Penulis: Yessica Octa Fernanda
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kota Solo, Sebaik-baiknya Kota untuk Menetap

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2023 oleh

Tags: Kota Solomacetrevitalisasi
Yessica Octa Fernanda

Yessica Octa Fernanda

Mahasiswa teladan.

ArtikelTerkait

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

Jalan TB Simatupang Layak Mendapat Predikat Jalan Paling Memuakkan di Jakarta

18 Oktober 2023
Bunyi Klakson Ibukota yang Bikin Sakit Telinga

Bunyi Klakson Ibukota yang Bikin Sakit Telinga

26 Januari 2020
Alas Gumitir, Jalur Favorit Mahasiswa Plat P yang Rawan Macet

Alas Gumitir, Jalur Andalan Mahasiswa Plat P yang Selalu Macet

18 Juni 2023
Depok macet

Kenali 6 Titik Rawan Macet di Depok, Kota Sejuta Keajaiban

19 Desember 2021
Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci Mojok.co

Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci

5 November 2023
Setup Makaroni Kuliner Khas Solo, tapi Orang Solo Nggak Tahu

Setup Makaroni: Kuliner Khas Solo tapi Banyak Orang Solo Malah Nggak Tahu

19 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.