Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kertas HVS dan Deret Geometri Tak Hingga

Rezky Yayang Yakhamid oleh Rezky Yayang Yakhamid
23 Mei 2020
A A
kertas HVS deret geometri warna warni matematika mojok.co

kertas HVS deret geometri warna warni matematika mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di era paperless ini, mungkin angkatan milenial kurang membutuhkan kertas HVS karena apa-apa sudah tergantikan oleh gadget. Mulai dari koran yang tergantikan media elektronik, sampai tugas laporan yang tak perlu lagi ditulis tangan manual. Bisa jadi mungkin beberapa puluh tahun kemudian, tidak ada orang yang bisa menulis tangan.

Meski begitu, kertas sepertinya akan selalu menjadi hal yang sangat penting, tak hanya di dunia pendidikan, untuk tulis menulis, tapi juga di dunia perdagangan lokal seperti misalnya untuk bungkus gorengan.

Mahasiswa saintek juga biasanya masih membutuhkan kertas. Itulah mengapa kita sering menjumpai serpihan formula-formula integral lipat dua dengan koordinat polar di bungkus-bungkus gorengan warung kampus atau fakultas.

Salah satu mahasiswa yang masih membutuhkan kertas mungkin adalah mahasiswa matematika. Ketimbang menggunakan Latex atau Microsoft Equation, mahasiswa matematika mungkin lebih memilih menulis tangan untuk menurunkan formula-formula rumitnya.

Sejak SD kita telah mengenal berbagai macam jenis kertas seperti kertas buku tulis kecil dan isi binder (A5 atau B5), kertas buku gambar (A3 atau A4), kertas yang biasa buat ngeprint tugas (A4), kertas koran (A2), dan kertas buku catatan/note (A6 atau A7). Tahu nggak sih kertas-kertas tersebut memiliki pola geometrik.

Barisan geometri luas kertas HVS

Kita ambil sampel kertas HVS tipe A. Semua bermula dari A0 yakni ukuran kertas tipe A paling besar yang dijadikan standar ISO. A0 adalah kertas yang luasnya setara 1 meter persegi dengan lebar dan panjang 84,1 x 118,9 cm. Jika A0 dilipat menjadi 2 bagian sama besar maka menjadi A1. A1 dibagi 2 menjadi A2, A2 menjadi A3, dan seterusnya. Secara matematis dapat ditulis

A0 = 2 x A1

A1 = 2 x A2 = ½ x A0

A2 = 2 x A3 = ½ x A1

…

A(n) = ½ x A(n-1) = ½ x ½ x A(n-2) = … = (½)^(n) x A(n-n)

A(n) = A0 x (½)^(n)

Sampai di sini mulai terlihat kesamaan rumus A(n) dengan Un barisan geometri, yaitu

Un = U1 x r^(n-1)

Terlihat bahwa luas kertas HVS adalah barisan geometri dengan suku pertama A(0) dan rasionya ½. Dalam bentuk barisan geometri, dapat ditulis

Baca Juga:

6 Aplikasi yang Bikin Mudah Ngerjain Soal Matematika

Menghitung Perbandingan Umur, Soal Langganan di Ujian Matematika

A0, A1, A2, A3, A4, A5, …., A(n)

Misal A0=A

A, A/2, A/4, A/8, A/16, …, A/(2^n)

Barisan geometri panjang dan lebar kertas HVS

Kertas HVS tipe A berstandar ISO 216 yaitu persegi panjang dengan rasio 1:√2. Dalam dunia matematika dikenal juga dengan istilah silver rasio. Oleh karena itu jika sebuah kertas A(n) panjangnya √2 dan lebarnya 1, sebuah kertas A(n+1) panjangnya √2/√2 = 1 dan lebarnya 1/√2. Secara matematis dapat ditulis:

pA0 = √2 x pA1

pA1 = √2 x pA2 = 1/√2 x pA0

pA2 = √2 x pA3 = 1/√2 x pA1

…

pA(n) = 1/√2 x pA(n-1) = 1/√2 x 1/√2 x pA(n-2) = …

pA(n) = (1/√2)^(n) x pA(n-n)

pA(n) = pA0 x (1/√2)^(n)

Terlihat bahwa panjang (ataupun lebar) kertas HVS adalah barisan geometri dengan suku pertama pA(0) dan rasionya 1/√2. Dalam sebuah barisan geometri dapat ditulis sebagai berikut:

pA0, pA1, pA2, pA3, pA4, pA5, …., pA(n)

Misal pA0 = pA

pA, pA/2, pA/4, pA/8, pA/16, …, pA/(√2^n)

Penerapan dan kegunaan

Pengetahuan tentang hal ini, tentu berguna manakala kita dalam keadaan terdesak tidak ada koneksi internet namun ingin mengetahui ukuran suatu kertas (oke, ini berlebihan sih). Biasanya, kita hanya hafal ukuran kertas A4 saja yaitu 21 x 29,7 cm. Kita akan mengetahui ukuran kertas A6.

Diketahui:

pA4 = 29,7 cm dan lA4 = 21 cm

r = 1/√2

n = 6-4 = 2

Ditanya: ukuran kertas A6?

Jawab:

pA6 = pA4 x (1/√2)^(2) = 29,7 x ½ = 14,85

lA6 = lA4 x (1/√2)^(2) = 21 x ½ = 10,5

Maka, ukuran kertas A6 adalah 10,5 x 14,85 cm.

Deret geometri luas kertas HVS

Pada tulisan saya sebelumnya tentang kasus bakteri yang menjadi soal langganan di ujian matematika, saya sempat menyinggung sedikit tentang deret geometri tak hingga. Dalam mata kuliah kalkulus, deret seperti ini dinamakan deret konvergen, yaitu deret yang nilainya akan mendekati suatu angka tertentu.

Contoh:

Sn = 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 + 0,5 + 0,25 + …..

(deret geometri tak hingga dengan suku pertama 32 dan rasio 0,5)

Jika memakai rumus matematis, deret geometri tak hingga dapat dirumuskan

Sn = a/(1-r)

dengan a adalah suku pertama, dan r adalah rasio. Maka deret tersebut akan bernilai

Sn = 32/(1-0,5) = 32/0,5 = 64

Dengan menerapkan langkah yang sama, dapatkah Anda menghitung nilai deret geometri tak hingga pada deret kertas HVS berikut?

Sn = A1 + A2 + A3 + A4 + A5 + ….

Ya, deret tersebut akan bernilai A0. Tapi, kok bisa sih rumus tersebut didapatkan. Sebenarnya dari mana asal-usulnya? Asal-usul rumus tersebut adalah penurunan dari rumus umum deret geometri dengan r < 1 dan n = tak hingga. Adapun asa- usul deret tak hingga sebenarnya adalah sebuah angka yang dipartisi sedemikian rupa, contohnya sebagai berikut:

= 64

= 32 + 32

= 32 + 16 + 16

= 32 + 16 + 8 + 8

= 32 + 16 + 8 + 4 + 4

Ya, kalau dilanjutkan terus-menerus kira-kira visualisasinya akan sama dengan gambar ukuran kertas HVS yang saya lampirkan di awal tulisan. Oh iya, satu tokoh matematika yang terkenal meneliti tentang ini adalah Ramanujan. Jika Anda penikmat film biografi, ada baiknya untuk menonton “The Man Who Knew Infinity” (2015). Semoga dapat bermanfaat. Sekian~

Sumber gambar: Wikipedia

BACA JUGA 6 Aplikasi yang Bikin Mudah Ngerjain Soal Matematika dan tulisan Rezky Yayang Yakhamid lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: deret geometrikertas HVSterminal matematika
Rezky Yayang Yakhamid

Rezky Yayang Yakhamid

Tukang ngolah data, juga suka bermatematika.

ArtikelTerkait

Memperkirakan Uang Saku Nobita Selama Satu Bulan

Mengapa Nobita Selalu Dapat Nilai Nol: Sebuah Analisis Menggunakan Teori Peluang

16 April 2020
Gagal Matematika, Bermula dari Makan Gorengan Tiga Ngakunya Dua soal matematika un 2019 simak ui 2010 deret ukur deret hitung pembahasan kunci jawaban mojok

6 Aplikasi yang Bikin Mudah Ngerjain Soal Matematika

10 Mei 2020
Analisis Statistik Tingkat Keambyaran dalam Lagu-lagu Didi Kempot

Analisis Statistik Tingkat Keambyaran Lagu-lagu Didi Kempot

15 April 2020
ujian matematika soal perbandingan umur kunci jawaban pembahasan sempoa mojok

Menghitung Perbandingan Umur, Soal Langganan di Ujian Matematika

10 Mei 2020
ambyar

Bukan di Jawa, Ternyata Ini Loh Provinsi Paling Ambyar Se-Indonesia

28 Oktober 2019
Memperbesar Peluang Sukses Menurut Teori Probabilitas

Memperbesar Peluang Sukses Menurut Teori Probabilitas

6 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.