Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kereta Api Sancaka: Nyaman dan Lebih Cepat dari Pesawat Udara

Tiara Uci oleh Tiara Uci
12 Maret 2023
A A
Kereta Api Sancaka: Nyaman dan Lebih Cepat dari Pesawat Udara

Kereta Api Sancaka: Nyaman dan Lebih Cepat dari Pesawat Udara (Alqhaderi Aliffianiko via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kursi penumpang

Kereta api Sancaka fakultatif kelas eksekutif tersedia dalam empat gerbong. Setiap gerbong memiliki lima puluh tempat duduk yang disusun dua-dua. Kursinya mirip sofa pijat; tebal dan empuk. Lebih empuk dari kursi di kabin pesawat kelas ekonomi. Selain itu, kursinya bisa direbahkan dan diputar ke belakang. Kalau sedang bepergian bersama keluarga atau rombongan—misalnya memesan 4 kursi sekaligus—bisa tuh posisinya dibuat berhadap-hadapan. Menarik sekali, kan? Kita bisa mengobrol sambil main uno.

Jarak antara satu kursi dengan kursi di depannya sangat lebar. Tinggi badan saya adalah 160 cm dan saya bisa selonjoroan tanpa terbentur sedikit pun dengan kursi di depan, malah masih ada space kosong beberapa centi. Di bagian bawah kursi ada sandaran kaki yang bisa diatur posisinya agar kaki kita tertumpu dengan nyaman. Dengan jarak antarkursi yang lebar, kita nggak perlu waswas ketika menyandarkan kursi ke belakang sebab penumpang lain tak akan terganggu.

Jika lapar, ada petugas kereta yang menjual makanan keliling. Harganya lumayan pricey, tapi masih worth to buy, Rek. Rekomendasi dari saya—kalau nggak mau membeli makan—, usahakan membeli teh hangatnya, sebab rasa tehnya enak sekali, mirip teh khas HIK di Solo. Oh iya, nggak perlu khawatir makanan atau minuman kalian tumpah, di kursi sudah tersedia meja lipat yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat makan.

Suasana gerbong kereta api Sancaka cukup tenang. Sepertinya diberi peredam sehingga bunyi dari luar tidak begitu terdengar. Tentu saja hal ini memudahkan penumpang untuk tidur. Selain itu, ada juga dua colokan listrik untuk charging HP selama perjalanan. Di atas kursi, ada tempat menyimpan tas/koper dan juga tersedia lampu baca.

Fasilitas

Di setiap gerbong kereta api Sancaka eksekutif dilengkapi kamar mandi yang dipisah antara cowok dan cewek. Kamar mandinya bersih, terdapat satu closet duduk yang dilengkapi pegangan tangan, tersedia juga tisu, kaca, wastafel mini, dan satu buah tong sampah. Gerbong kereta Sancaka juga dilengkapi beberapa layar LCD yang menampilkan acara hiburan, meskipun hal tersebut nggak begitu berguna lantaran nggak ada suaranya.

Lebih cepat dari pesawat

Nah, ini salah satu hal yang penting, kereta api Sancaka tepat waktu. Jadwal keberangkatan saya dari Jogja menuju Surabaya pukul 06.45 WIB dan keretanya berangkat tepat di jam yang sama. Perjalanan yang saya tempuh juga sangat cepat, lho, bahkan lebih cepat daripada naik pesawat.

Jadi gini, ketika harus berangkat naik pesawat dari Surabaya ke Jogja, saya butuh waktu sekitar 5 jam sebelum sampai di Jogja. Sebab, pesawat dari Surabaya yang menuju Jogja harus transit dulu di Jakarta. Bandingkan dengan ketika saya naik kereta api Sancaka dengan rute sama (Surabaya-Jogja), hanya butuh waktu 4 jam untuk tiba di kota tujuan. Cepat sekali, kan? Tentunya lebih cepat daripada naik pesawat yang harus muter-muter dulu dan lokasi bandaranya pun jauh dari Kota Jogja.

Maka nggak usah heran kalau tiket kereta api Sancaka kelas eksekutif ini laris manis diburu pembeli. Memang senyaman itu dan sangat menghemat waktu, Rek!

Baca Juga:

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA KA Serayu, Kereta Murah Nggak Kenal Molor.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2023 oleh

Tags: kai accesskereta apisancaka
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Penjaga Palang Kereta Lahir karena Kebodohan Pengendara (Unsplash)

Penjaga Liar Palang Kereta yang Tidak Punya Gaji dan Kerjanya Ikhlas Lahir karena Kebodohan Pengendara

15 November 2023
Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

Tidak Semua Mahasiswa Asal Blora di Semarang Bisa Naik Kereta Api, tapi Mereka Tetap Menikmati Mudik meski Punggung Menjerit

10 Juli 2024
Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

30 Agustus 2023
Stasiun Malang, Stasiun Termegah Se-Malang Raya yang Nggak Lebih Baik dari Stasiun Surabaya Gubeng Mojok.co

Stasiun Malang, Stasiun Termegah Se-Malang Raya yang Kalah Jauh Dibanding Stasiun Surabaya Gubeng

20 Februari 2024
Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

Kereta Api Serayu: Kereta yang Bikin Penumpang Berangkat Segar, Pulang Layu

7 Juli 2024
5 Alasan KA Kahuripan Cocok Menjadi Anak Tiri yang Tersakiti

5 Alasan KA Kahuripan Cocok Menjadi Anak Tiri yang Tersakiti

12 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.