Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KA Pandanwangi Jember-Banyuwangi

Nuruma Uli Nuha oleh Nuruma Uli Nuha
8 Maret 2025
A A
5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KA Pandanwangi Jember-Banyuwangi

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KA Pandanwangi Jember-Banyuwangi (Rizal Febri via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kereta api lokal menjadi pilihan favorit banyak orang karena harganya yang terjangkau. Salah satu kereta api lokal yang jadi favorit adalah KA Pandanwangi. Kereta ini melayani rute Jember-Banyuwangi PP.

Tarif yang ramah di kantong membuat tiketnya selalu diburu masyarakat. Namun dengan sistem pemesanan yang hanya bisa dilakukan satu minggu sebelum keberangkatan, penumpang harus sigap berburu tiket demi mendapatkan kursi yang nyaman. Di setiap perjalanan bersama KA Pandanwangi, saya menemui berbagai tipe penumpang dengan banyak drama, misalnya seperti penumpang berikut ini.

ADVERTISEMENT

#1 Siap-siap bertemu penumpang yang suka tukar tempat duduk di KA Pandanwangi

Kalau kalian pernah bertemu orang yang tiba-tiba meminta tukar tempat duduk di kereta api, rasanya pasti kesal, kan. Sebenarnya kita bisa memahami jika ada penumpang yang ingin bertukar dengan alasan masuk akal. Misalnya, orang tua yang ingin duduk berdekatan dengan anaknya yang masih kecil atau lansia yang kesulitan jika duduk terlalu jauh dari pendampingnya.  

Akan tetapi di KA Pandanwangi rute Jember-Banyuwangi, saya menemukan beberapa orang yang dengan seenaknya sendiri meminta tukar tempat tanpa mempertimbangkan kenyamanan orang lain. Misalnya karena mereka ingin duduk di dekat jendela untuk menikmati pemandangan atau sekadar ingin berkumpul dengan teman-temannya. Padahal kursi yang mereka inginkan ada di gerbong lain. Akibatnya, kita yang sudah nyaman di tempat duduk harus repot-repot berpindah, membawa barang bawaan yang berat, bahkan berjalan jauh melewati gerbong-gerbong. 

Tukar tempat duduk memang bisa menjadi bentuk toleransi dan empati, tapi ada batasannya. Sebaiknya sebelum meminta tukar tempat, pertimbangkan dulu apakah permintaan tersebut benar-benar perlu atau sekadar keinginan pribadi. Jangan sampai demi kenyamanan sendiri, kita justru merepotkan orang lain.

#2 Penumpang yang nggak mau pindah dari kursi orang lain

Selama perjalanan naik KA Pandanwangi rute Jember-Banyuwangi, saya menemukan ada saja penumpang yang dengan santainya duduk di kursi yang bukan haknya. Bahkan ketika pemilik kursi sebenarnya datang, mereka malah bersikap defensif. Ada juga yang sampai nyolot ketika diminta pindah, lho.

Sebenarnya para penumpang ini sudah punya tempat duduk sendiri, misalnya di sisi koridor, tapi mereka seenaknya bergeser ke kursi dekat jendela. Penumpang seperti ini kerap beralasan bahwa duduk di mana saja sama saja, padahal jelas tidak demikian. Parahnya lagi, ada juga yang sama sekali nggak memiliki tiket, tetapi tetap duduk dengan santai tanpa peduli.

Pada dasarnya, transportasi umum mengandalkan kesadaran dan etika dari setiap penumpang. Menghormati hak orang lain, terutama dalam hal tempat duduk, adalah bentuk dari rasa hormat dan kepedulian terhadap sesama. Jika semua orang bisa lebih disiplin dan menghargai aturan, perjalanan pun akan menjadi lebih nyaman bagi semua pihak.

Baca Juga:

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

Baca halaman selanjutnya: Bertemu penumpang yang membawa banyak barang…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2025 oleh

Tags: KA Pandanwangikereta apikereta api lokal
Nuruma Uli Nuha

Nuruma Uli Nuha

Suka nonton drakor, takut hantu tapi hobi koleksi film horor.

ArtikelTerkait

Kasta Makanan Kereta Api dari yang Enak Banget sampai Nggak Banget

Kasta Makanan Kereta Api dari yang Enak Banget sampai Nggak Banget

9 Mei 2025
Kereta Api Sulawesi Selatan Sudah Bagus, tapi Masih Ada Kekurangannya

Kereta Api Sulawesi Selatan Sudah Bagus, tapi Masih Ada Kekurangannya

31 Mei 2025
Kisah Lokomotif Tua yang Teronggok di Depan SMK 2 Jogja yang Ternyata Lokomotif Paling Bersejarah Di Indonesia

Kisah Lokomotif Tua yang Teronggok di Depan SMK 2 Jogja yang Ternyata Lokomotif Paling Bersejarah Di Indonesia

25 Februari 2024
Pengalaman Menunggu Kereta di Luxury Lounge Stasiun: Mewah dan Nyaman sih, tapi Nggak Spesial Mojok.co

Alasan Saya Kecewa Menunggu Kereta di Luxury Lounge Stasiun yang Katanya Mewah dan Nyaman

6 Agustus 2024
6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

13 Februari 2024
Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

18 Maret 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.