Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Kemeja Flanel, Pemegang Takhta Tertinggi dalam Dunia Fesyen Mahasiswa

Hernika Aulia oleh Hernika Aulia
30 Maret 2023
A A
Kemeja Flanel, Pemegang Takhta Tertinggi dalam Dunia Fesyen Mahasiswa

Kemeja Flanel, Pemegang Takhta Tertinggi dalam Dunia Fesyen Mahasiswa (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah kembaran dengan mahasiswa lain pas pakai kemeja flanel di kampus? Maklum aja, kemeja ini memang pemegang takhta tertinggi dunia fesyen mahasiswa.

Menampilkan outfit terbaik saat ke kampus mungkin bagi sebagian mahasiswa hukumnya wajib. Bahkan ada sudah merencanakan hendak memakai baju apa untuk ke kampus keesokan harinya. Namun tak sedikit juga mahasiswa yang bodo amat dengan baju yang akan dipakai ke kampus asalkan nggak terlambat masuk kelas.

Dari sekian banyak model baju yang dipakai mahasiswa, ada satu yang memegang takhta tertinggi dalam dunia fesyen mahasiswa. Ia adalah kemeja flanel. Kemeja yang biasanya memiliki motif kotak-kotak ini memang nggak bisa dipisahkan dari mahasiswa. Hampir di setiap sudut kampus, kita akan menemukan mahasiswa yang memakai kemeja ini.

Saking banyaknya mahasiswa yang memakai kemeja flanel, saya sampai pernah melihat lima orang teman sekelas yang memakai kemeja flanel kotak-kotak berwarna hitam dalam satu hari. Ukuran motif kotak-kotaknya beda sih, tapi karena kemeja ini modelnya gitu-gitu aja jadi terlihat mirip satu sama lain.

Lantaran penasaran kenapa kemeja ini begitu laris di kalangan mahasiswa, saya sampai melakukan pengamatan kecil-kecilan. Berikut alasan kemeja flanel kotak-kotak berhasil menduduki takhta tertinggi fesyen mahasiswa:

Mudah dipadupadankan

Bagi orang-orang yang mencintai kesederhanaan, kemeja flanel memang pilihan yang tepat. Kemeja ini mudah dipadupadankan dengan berbagai bawahan. Kalau kalian nggak mau ribet memadupadankan outfit ke kampus karena sudah mepet dengan jam masuk kelas, kemeja ini bisa jadi pilihan terbaik.

Saya masih ingat ketika berkunjung ke fakultas tetangga di kampus, Fakultas Teknik, hampir semua mahasiswa di sana memakai kemeja flanel kotak-kotak dengan berbagai warna. Menurut beberapa teman saya yang berkuliah di Fakultas Teknik, mereka nggak keburu memikirkan mau pakai baju apa untuk ke kampus. Bisa nggak telat dan mandi pagi saja sudah bersyukur.

Selain bisa dipadupadankan dengan berbagai bawahan, kemeja ini juga cocok dipakai cowok dan cewek. Kalau pengin kelihatan sedikit berbeda, kita bisa kok memakai kaos polos dan kemeja flanelnya dijadikan outer.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Bahannya dikenal adem dan menyerap keringat

Salah satu hal yang dipertimbangkan seseorang ketika memilih pakaian adalah kenyamanan. Nah, soal kenyamanan ini, kemeja flanel juaranya. Selain mudah dipadupadankan, kemeja ini juga dikenal adem dan mampu menyerap keringat.

Buat mahasiswa yang banyak kegiatannya, kemeja ini tentu saja jadi pilihan utama untuk dikenakan ke kampus. Nggak enak kan kalau lagi fokus ngerjain tugas, eh malah risih gara-gara baju yang dipakai panas dan nggak nyaman?

Mudah didapatkan

Selain adem, menyerap keringat, dan mudah dipadupadankan, keunggulan lainnya dari kemeja flanel adalah mudah didapatkan. Kita bisa menemukan kemeja ini dengan mudah di toko pakaian online maupun offline. Kemeja ini juga biasanya tersedia dalam beragam warna sehingga menarik perhatian siapa pun. Nggak heran kalau banyak mahasiswa yang memakainya. Namanya juga mahasiswa, tentu saja kegemarannya mencari hal-hal yang mudah ditemukan.

Harganya sesuai kantong mahasiswa

Dari sekian alasan di atas, bagi mahasiswa, soal harga tentu nggak boleh dilewatkan. Namanya juga mahasiswa, harus pintar-pintar mengatur uang, apalagi buat yang merantau. Jangan sampai di akhir bulan kayak sekarang makan Indomie satu bungkus untuk seharian, ya.

Harga kemeja flanel kotak-kotak memang cukup bersahabat. Modal uang Rp50.000 hingga Rp200.000 saja kita sudah bisa mendapatkan satu kemeja yang bisa dipakai buat ke kampus. Harga ini tentu tergantung kualitas bahan flanel kemeja. Kalau pengin lebih murah lagi, manfaatkan saja diskon di tanggal-tanggal cantik di berbagai e-commerce. Dijamin hemat.

Itulah beberapa alasan mengapa kemeja flanel memegang takhta tertinggi dalam dunia fesyen mahasiswa. Kalian sendiri pernah memakai kemeja flanel yang sama nggak sama mahasiswa lain di kampus?

Penulis: Hernika Aulia
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kemeja Flanel Adalah Pilihan Fesyen yang Relevan di Setiap Era dan Acara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2023 oleh

Tags: kemeja flanelMahasiswa
Hernika Aulia

Hernika Aulia

Mahasiswa Administrasi Negara yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak

7 Desember 2021
Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

26 September 2025
4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah Mojok.co

4 Kelemahan Tinggal di Kos Syariah: Dari Luar Tampak Nyaman, tapi Aslinya Bikin Nggak Betah

10 September 2025
Salah Kaprah Masyarakat Terkait Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang Bikin Mahasiswa Menderita

Salah Kaprah Masyarakat Terkait Politeknik Negeri Semarang (Polines) yang Bikin Mahasiswa Menderita

16 Februari 2024
Yamaha V80, Motor Bekas Tua Bangka yang Hampir Bikin Celaka (Unsplash)

Derita Motor Bekas: Niatnya biar Irit, Malah Bikin Dompet Makin Menjerit

3 Agustus 2023
Rahasia di Balik Kata 'Rasa' dalam Makanan dan Minuman Kemasan terminal mojok.co

Mari Bersepakat Bahwa Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart

25 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.