Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Kejadian Absurd yang Sering Saya Alami Saat Berbelanja di Alfamidi

Raras Weni oleh Raras Weni
11 Januari 2024
A A
Kejadian Absurd yang Sering Saya Alami Saat Berbelanja di Alfamidi

Kejadian Absurd yang Sering Saya Alami Saat Berbelanja di Alfamidi (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya dan Alfamidi ibarat simbiosis bunga dan lebah, saling menguntungkan. Tapi, dalam perjalanannya bukan berarti nggak ada keluhan.

Berhubung rumah saya memang dekat dengan Alfamidi baik saat masih gadis sampai sudah jadi emak-emak, alhasil Alfamidi menjadi warung kelontong upsize favorit saya.

Telah menjadi pelanggan setia lebih dari 10 tahun, di sini saya cuma mau share kejadian absurd apa saja yang kerap saya alami saat belanja di Alfamidi. Mungkin aja ada dari kalian yang relate.

Harga di label berbeda dengan aslinya

Kalo pengalaman ini pastinya kalian juga sering ngalamin. Liat label harga, udah sumringah karena pas sama uang di saku. Eh pas bayar ternyata harganya beda. Lah dalah gimana nggak panik, lah wong bawa duitnya cuma segitu.

Hal inilah yang juga beberapa kali saya alami saat berbelanja di Alfamidi. Mending kalo ternyata harga aslinya lebih murah, kalo lebih mahal kan jadi ngenes.

Promo “palsu” Alfamidi

Di Alfamidi produk promo biasanya ditandai dengan label oranye. Nah, kaum mendang-mending kaya saya ini, selalu mengincar produk-produk yang lagi diskon kaya gini. Tapi sayangnya, kadang kita dikibulin karena pas bayar ternyata harganya normal.

Kadang saking gemes, saya sampai konfirmasi ke kasir dan bilang, “Mbak, bukannya ini lagi promo?” Alhasil mba kasir cek ke etalase barang dan ada dua kemungkinan jawabannya antara promo belum dicopot, atau di sistem tidak ada tanda-tanda promo.

Ini tentu jadi tanda tanya. Misal itu promo belum dicopot, kan artinya ada yang salah dalam perencanaannya kan. Kalau sistem, ya sama aja sih. Harusnya malah sistem lebih mudah diupdate kan?

Baca Juga:

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Kena PHP voucher Alfamidi

Di Alfamidi kadang kita suka dapet kode voucher di ekor struk. Lumayan, bisa dapat potongan 10 ribu kalo belanja minimal 200 ribu. Meskipun tau ini trik marketing, tapi kalo beneran didiskon ya lumayan lah ya. Tapi yang bikin mengkel hati adalah, sampai nulis artikel ini, saya selalu di PHP-in kode voucher di ekor struk itu!

Udah membulatkan tekad buat belanja 200 ribu di Alfamidi, dan bawa struk yang ada kode vouchernya. Eh pas di kasir, kodenya nggak bisa digunakan dongg. Pengin ngamuk nggak tuh??

Kadang saya sampai bawa 3 kode voucher dan semuanya nggak ada yang bisa digunakan walau tanggal l kode masih berlaku alias belum expired. Kalo udah begini, saya dan si mba kasir cuma bisa sama-sama meringis walau dalam hati saya menangis.

Item siluman di struk

Saat sudah jadi emak-emak, jujur saya ini super teliti. Kalo selesai belanja, pasti saya ngecek struk dulu. Dan ya, beberapa kali saya menemukan item siluman di struk yang padahal nggak ada di kantong belanjaan saya. Artinya saya nggak beli barang itu tapi saya harus bayar.

Pernah saya nggak beli buah potong, dan di struk ada buah potongnya. Oleh karena harganya lumayan, saya balik dong ke kasir dan akhirnya uang saya dibalikin. Walau kadang nggak enak, karena si kasir jadi ditegur sama seniornya, tapi gimana ya bagi emak-emak uang 10 ribu berharga banget yaa kan?

Pernah juga saya beli satu produk tapi di struk tercantum tiga. Oalah pantes harganya melebihi ekspektasi. Harusnya ini bisa jadi evaluasi juga buat Alfamidi. Saya tahu pekerjanya pasti capek, makanya bisa salah. Itu wajar banget, makanya siapa tahu tulisan ini bisa jadi masukan buat mereka berbenah.

Itu dia pengalaman absurd yang pernah saya alami saat belanja di Alfamidi? Kalian pernah ngalamin juga nggak sih? Atau emang saya aja yang apes hehe.

Walaupun begitu saya masih tetep cinta kok sama Alfamidi dan berharap mudah-mudahan ke depannya saya nggak ngalamin 4 hal ngenes tadi.

Sarannya sih biar kalian nggak ngalamin hal yang sama, mending sebelum bayar, tanya dulu benarkah produk tersebut harganya segitu atau benarkah sedang ada promo. Lalu kalo sampai ketemu item siluman seperti saya jangan nggak enakan atau malu buat balik dan minta hak kalian.

Dan buat Alfamidi semoga bisa lebih teliti lagi biar kita para pelanggan setia nggak merasa di-PHP-in.

Penulis: Raras Weni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Indomaret Point vs Alfamidi: Mending Belanja di Mana?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2024 oleh

Tags: alfamidibelanjakejadian absurdpengalaman belanjapromo
Raras Weni

Raras Weni

Menemukan suara di dalam hening. Seorang introvert yang memilih tulisan sebagai ruang untuk jujur pada diri sendiri

ArtikelTerkait

3 Alasan Mengapa Kita Merasa Sungkan Memberikan Uang Receh Saat Membeli Sesuatu

3 Alasan Mengapa Kita Merasa Sungkan Memberikan Uang Receh Saat Membeli Sesuatu

26 Agustus 2023
7 Minuman Kemasan Underrated di Indomaret

7 Kekurangan Belanja di Aplikasi Klik Indomaret

12 November 2022
Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket Terminal Mojok

Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket

14 Maret 2022
7 Kebiasaan Ibu-ibu Saat Belanja yang Bikin Geleng-geleng Kepala Terminal Mojok

7 Kebiasaan Ibu-ibu Saat Belanja yang Bikin Geleng-geleng Kepala

6 Desember 2022
Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

Lika-liku Kurir Paket: Paket Banyak, Sambat. Paket Dikit, Bingung

29 Agustus 2022
Indomaret VS Toko Grosir: Mana yang Lebih Menguntungkan Pembeli?

Toko Grosir Kesayangan Pembeli, Minimarket Perlu Waspada

19 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.