Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Sebuah Kegelisahan Loyalis Setia Tokopedia setelah Mengintip Sistem Rating Shopee. Tapi Tenang, Saya Tetap Cinta, kok!

Bayu Aji Firmansyah oleh Bayu Aji Firmansyah
8 Juni 2025
A A
Kegelisahan Loyalis Tokopedia setelah Selingkuh ke Shopee (Shutterstock)

Kegelisahan Loyalis Tokopedia setelah Selingkuh ke Shopee (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Sistem rating Tokopedia dan Shopee

Suatu kali saya membeli sebuah barang. setelah transaksi berjalan lancar dan paket sampai, seperti biasa, saya berniat ngasih rating. Di sinilah kejutan kedua terjadi. 

Ternyata, sistem rating di Shopee jauh lebih kompleks dan saya maksudkan ini dalam arti baik. Di sana, saya bisa kasih rating buat kecepatan pengiriman, kinerja kurir, dan tentu saja kualitas produk.

Sebagai perbandingan, di Tokopedia, yang sudah lama saya anggap rumah kedua, komponen ratingnya lebih sederhana. Terlalu sederhana, malahan. 

Kita cuma bisa kasih bintang dan ulasan singkat untuk menilai kualitas produk. Tidak ada kolom khusus buat menyuarakan kekecewaan karena paket datang 3 hari lebih lama dari estimasi, atau memuji kurir yang rela menembus hujan demi mengantar paket.

Padahal, sebuah transaksi online itu punya banyak variabel yang sering tidak saling berhubungan. Saya pernah, dan sering, mengalami skenario seperti ini:

Produknya bagus seperti surga, tapi pengirimannya Neraka. Saya beli barang dari seller di Tokopedia yang responsifnya minta ampun. 

Dia membungkus produknya dengan sangat rapi dan kualitas bungkusnya juga jempolan. Pokoknya, seller ini layak dapat bintang 5. 

Tapi, masalahnya ada di ekspedisi maupun kurirnya. Paket saya dibawa jalan-jalan dulu keliling entah sampai mana, status tracking tidak update selama berhari-hari, dan kurirnya baru mengantar paket setelah saya hampir lupa pernah memesan barang itu. 

Baca Juga:

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Di Tokopedia, saya mau kasih rating berapa? Kasih bintang 1, kasihan seller-nya yang nggak salah apa-apa. Kalau kasih bintang 5, tapi nungguin pengirimannya bikin waswas.

Pengiriman kilat, eh produknya gawat. Skenario sebaliknya juga sering terjadi. Barang bisa datang lebih cepat dari estimasi. Tapi begitu dibuka, kualitas barangnya bikin kita ingat Allah sambil baca istighfar. 

Lagi-lagi dilema. Mau kasih rating jelek, tapi kurirnya cepat banget. Mau kasih rating bagus, tapi produknya mengecewakan. Sungguh sebuah kerumitan hidup yang tidak perlu.

Saya tetap cinta, kok

Sebagai pengguna yang lebih sering belanja di Tokopedia, saya tetap cinta, kok meski beberapa kali menggunakan Shopee. Tapi, cinta juga butuh kritik. 

Kalau Shopee sudah kasih ruang buat menilai pengiriman dan kurir secara terpisah, kenapa Tokopedia belum? Ini bagus, lho, untuk menambah kepercayaan pengguna.

Semoga ke depannya, komponen rating di Tokopedia bisa lebih lengkap layaknya Shopee. Toh, rating itu bukan sekadar angka, tapi cermin dari keseluruhan pengalaman.

Dengan memecah penilaian menjadi 3 kategori terpisah, Shopee berhasil menciptakan sebuah sistem yang jauh lebih adil bagi semua pihak. Pembeli bisa memberi apresiasi pada penjual yang baik meski pengirimannya buruk. Penjual yang baik tidak akan dirugikan oleh kinerja ekspedisi yang payah. 

Begitu, sayangku Tokopedia, masukan dari loyalis setiamu.

Penulis: Bayu Aji Firmansyah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Berjuang Membangun Toko Online Selama 2 Tahun di Tokopedia dan Kini Saya Bisa Hidup dengan Nyaman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2025 oleh

Tags: kurir shopeekurir tokopediashopeesistem rating Shopeesistem rating tokopediatoko ijotoko orentokopedia
Bayu Aji Firmansyah

Bayu Aji Firmansyah

Warga Bantul yang menjalani hidup dengan tempo lambat. Sahabat setia layanan streaming, yang percaya bahwa akhir pekan terbaik adalah ditemani playlist favorit, episode siniar terbaru, dan maraton film

ArtikelTerkait

Lahirnya GoTo adalah Genderang Perang Paling Berbahaya yang Harus Dihadapi Shopee terminal mojok

Lahirnya GoTo Adalah Genderang Perang Paling Berbahaya yang Harus Dihadapi Shopee

19 Mei 2021
Shopee Affiliate vs TikTok Affiliate: Mana yang Paling Cuan?

Shopee Affiliate vs TikTok Affiliate: Mana yang Paling Cuan?

12 Mei 2024
Rekomendasi toko baju pria di Shopee.

5 Rekomendasi Toko Baju Pria di Shopee

9 April 2022
Surat Terbuka untuk Shopee Please, Hilangkan Menu Shopee Video dan Shopee Games yang Unfaedah buat Pembeli Terminal Mojok

Surat Terbuka untuk Shopee: Please, Hilangkan Menu Shopee Video dan Shopee Games yang Unfaedah buat Pembeli

2 November 2022
shopee iklan tokopedia milo topicana slim mojok

Iklan Shopee Adalah Iklan Paling Menyebalkan

11 November 2020
4 Kecurangan di Shopee yang Bikin Saya Geram

4 Kecurangan di Shopee yang Bikin Saya Geram

4 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.