Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Tempat Terbaik untuk Hidup di Surabaya: Sepi, Tenang, tapi Akses Tetap Mudah

Rina Widowati oleh Rina Widowati
29 Oktober 2025
A A
Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Tempat Terbaik untuk Hidup di Surabaya: Sepi, Tenang, tapi Akses Tetap Mudah

Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Tempat Terbaik untuk Hidup di Surabaya: Sepi, Tenang, tapi Akses Tetap Mudah

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Gunung Anyar Surabaya Timur bisa jadi alternatif bagi kalian yang ingin tinggal di Surabaya, males sama keramaian tapi tetap mudah aksesnya

Surabaya Timur sudah seperti jantung kedua Kota Surabaya, jantung pertama tentu saja di Surabaya Pusat. Degup jantung kedua berdetak kencang karena Surabaya Timur punya dua mall, dua kampus besar, perumahan mewah, apartemen, coffee shop fancy dan resto-resto high class. Gemerlap Surabaya Timur berada di wilayah Kecamatan Mulyorejo, Gubeng, dan Keputih.

Tiga kecamatan tadi adalah spotlight-nya Surabaya Timur. Tapi ada satu kecamatan di Surabaya Timur yang jauh dari gemerlap, yaitu Kecamatan Gunung Anyar. Terletak di paling selatan wilayah Surabaya Timur dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidoarjo.

Karena letaknya di perbatasan kota, Kecamatan Gunung Anyar tidak terlalu dikenal, berbeda dengan Kecamatan Benowo di Surabaya Barat, meskipun sama-sama terletak di perbatasan kota, Benowo punya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang megah. Coba tanya orang Surabaya, apa yang dikenal di Gunung Anyar? Jarang yang bisa menjawab. Padahal ada Ecowisata Mangrove di Gunung Anyar. Namanya juga kota Bonek, pastinya GBT lebih banyak diperbincangkan.

Tidak ada yang istimewa di Kecamatan Gunung Anyar, tapi justru karena tidak ada yang istimewa, maka Kecamatan Gunung Anyar bisa jadi pilihan untuk dijadikan tempat tinggal yang lebih slow di Surabaya.

Dekat dengan pintu masuk tol, tapi bebas dari macet

Kecamatan Gunung Anyar adalah salah satu kecamatan di Surabaya Timur yang dilewati Middle East Ring Road (MERR) atau Jalan Lingkar Dalam Timur. Letak kecamatan tersebut ada di sisi paling selatan MERR, berbatasan dengan Sidoarjo dan sangat dekat dengan pintu Tol.

Dekat dengan pintu tol menjadi salah satu kelebihan tinggal di Kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Tentu saja yang beruntung adalah mereka yang punya kendaraan roda 4. Surabaya Barat jadi terasa dekat, mau ke luar kota langsung masuk tol tanpa melewati daerah kota yang macet. Selain itu, Bandara Juanda juga sangat dekat, cuma 7 menit dari Gunung Anyar. Tak perlu khawatir kena macet karena arah tol langsung masuk pintu bandara.

Kelebihan lainnya, MERR yang memotong wilayah Gunung Anyar Surabaya lebih lengang dibandingkan dengan tiga kecamatan lain yang juga dilewati MERR. Buat yang belum pernah melintasi jalan MERR, jalan ini dikenal padat merayap terutama di pagi hari dan sore saat jam pulang kerja. Tapi begitu sampai jalan MERR yang masuk ke wilayah Kecamatan Gunung Anyar, seketika lega.

Baca Juga:

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

Lengangnya arus lalu lintas di Jalan MERR Gunung Anyar bisa jadi karena penduduknya tidak sebanyak kecamatan lain di Surabaya Timur, karena memang wilayah Kecamatan Gunung Anyar tak begitu luas dan termasuk kecamatan muda di Surabaya Timur.

Tak ada kuliner fancy, tapi jangan sepelekan kuliner hidden gem di wilayah Gunung Anyar

Kalau kita melintasi Jalan MERR yang berada di wilayah Kecamatan Sukolilo, kita disuguhi pemandangan resto fancy seperti Marugame Udon, McD, atau coffee shop ternama. Sementara di jalan MERR Gunung Anyar didominasi warkop dan penyetan kaki lima. Ada juga coffee shop dan seperti biasanya tentu ada beberapa Indomaret di sepanjang jalan. Intinya, tidak ada yang fancy di jalan MERR Gunung Anyar.

Ada yang bilang Gunung Anyar Surabaya tertinggal soal kuliner, tidak prospek buat investasi kuliner karena letaknya di pinggir Surabaya. Padahal, info dari teman yang bekerja di properti, harga lahan bisnis di MERR Gunung Anyar lebih rendah jika dibandingkan dengan wilayah MERR lainnya.

Tapi justru karena tidak ada resto mahal, pengusaha kecil masih bisa leluasa membuka bisnis di wilayah MERR Gunung Anyar. Tapi entah sampai kapan warkop-warkop, penyetan kaki lima, dan coffee shop kecil bisa bertahan. Sudah hukum alam saat raksasa datang, yang kecil pasti tersingkir.

Wilayah Gunung Anyar tak hanya Jalan MERR, dan kuliner jagoan tak selalu fancy. Jangan khawatir soal kuliner, pilihannya banyak. Mulai dari penyetan sampai sushi ada semua. Gunung Anyar menyimpan kuliner-kuliner nikmat di dalam perkampungan dan perumahan.

Salah satu yang pernah saya kunjungi kedai Sushi rumahan di dalam perumahan Wiguna, tak jauh dari UPN. Lalu ada lagi kuliner Pakistan yang hanya melayani pesanan online, lokasinya di perkampungan Gunung Anyar. Harga bersahaja rasa tetap fancy.

Harga nongkrong di Gunung Anyar masih masuk akal untuk mahasiswa

Meskipun berada di ujung perbatasan kota Surabaya, ada dua kampus yang berdiri di atas wilayah Kecamatan Gunung Anyar, yaitu UPN Veteran Jatim dan UINSA. Sudah menjadi hal yang lumrah, di mana ada kampus maka di sekitarnya akan bermunculan coffee shop. Memang benar, banyak rumah tinggal yang berubah jadi coffee shop kecil, apalagi sejak UINSA berdiri di tahun 2022. Kampus UINSA letaknya berada di tepi jalan MERR. Beberapa coffee shop mulai bermunculan tak jauh dari kampus UINSA dan selalu ramai.

Kabar baiknya, harga kopi di coffee shop di wilayah Gunung Anyar masuk akal untuk mahasiswa. Jauh lebih terjangkau nongkrong di coffee shop di sekitar UPN atau UINSA jika dibandingkan dengan coffee shop yang berada di sekitar Kampus C Unair.

Harga kos lebih manusiawi

Kalau tadi soal harga kopi yang bersahaja, sekarang soal harga kos yang terjangkau di wilayah Gunung Anyar. Dari pengalaman saya saat mengantar anak saudara mencari kos di dekat UPN, saya kaget karena masih ada kos mahasiswa seharga 700 ribu, di dalam perumahan, dapat kipas angin, dapat nasi putih dan dekat dengan kampus. Padahal, ini Surabaya, kota dengan UMK yang bikin iri orang Jogja.

Harga kos 700-850 ribu kalau di wilayah Kampus Unair tentu saja kondisinya jauh berbeda. Biasanya di tengah perkampungan, fasilitas seadanya, dan jauh dari kampus. Bisa jadi karena wilayah Gunung Anyar ini didominasi oleh perumahan kelas menengah, tak ada perumahan elit seperti di wilayah Surabaya Timur lainnya. Namanya juga kaum menengah, dapat untung sedikit dari bisnis kos sudah syukur.

Tak ada Ferrari yang melintasi MERR Gunung Anyar

Jangan harap bertemu Ferrari atau Lamborghini di MERR Gunung Anyar, karena mobil-mobil mewah hanya melintas di kawasan elit Surabaya Timur, terutama di sekitar Galaxy Mall. Tak ada mobil mewah yang melintas di Gunung Anyar bisa bikin hati tenang. Terutama buat pengendara roda dua yang suka terburu-buru di pagi hari dan suka tak sengaja menyerempet roda 4 saat jalan sedang padat.

Surabaya sudah terlalu padat, ritme semakin tinggi dan tentu saja panas. Buat pendatang yang ingin mencari kehidupan baru di Surabaya, mungkin hidup di wilayah Gunung Anyar bisa jadi pilihan tempat tinggal baru yang nyaman.

Penulis: Rina Widowati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Surabaya Timur Lebih Cocok Jadi Pusat Kota Surabaya ketimbang Surabaya Pusat Itu Sendiri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Oktober 2025 oleh

Tags: gunung anyar surabayaMERRSurabayasurabaya timur
Rina Widowati

Rina Widowati

Ibu rumah tangga, mantan pengajar di sekolah swasta yang masih mengamati dunia pendidikan. Pedagang yang peduli soal isu sosial dan politik. Hobi naik gunung dan bercita-cita mendaki ke Cartenz.

ArtikelTerkait

Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

Kecamatan Sukolilo, Daerah Paling Underrated di Surabaya

9 Januari 2024
Terminal Purabaya Sidoarjo (Unsplash)

Persoalan Terminal Purabaya Sidoarjo di Tengah Kemegahannya

28 Mei 2023
Fakta Menarik di Balik Macetnya Surabaya (Unsplash)

Fakta Menarik di Balik Macetnya Kota Surabaya, Kota ke-2 Paling Tertib Lalu-lintas di Indonesia

2 Januari 2024
4 Hotel Kapsul di Surabaya yang Murah dan Strategis Terminal Mojok

4 Hotel Kapsul di Surabaya yang Murah dan Strategis

23 Januari 2022
Surat Terbuka untuk Pak Eri Cahyadi: Anak Muda Surabaya Butuh Perpustakaan 24 Jam, Pak!

Surat Terbuka untuk Pak Eri Cahyadi: Anak Muda Surabaya Butuh Perpustakaan 24 Jam, Pak!

16 Mei 2024
Jalan Raya Menganti-Lidah Wetan Surabaya Menguji Kesabaran Pengendara, Cocok untuk Try Not to Misuh Challenge

Jalan Raya Menganti-Lidah Wetan Surabaya Menguji Kesabaran Pengendara, Cocok untuk Try Not to Misuh Challenge

14 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Siluman Dapodik, Sebuah Upaya Curang agar Bisa Lolos PPG Guru Tertentu yang Muncul karena Sistem Pengawasan Lemah guru honorer ppg

Fakta tentang Guru yang Terjadi di Lapangan, tapi Tak Pernah Dibahas oleh Fakultas Pendidikan

27 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.