Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
5 April 2026
A A
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Sensasi merasakan keliling Indonesia di Kecamatan Antapani Bandung

Satu hal yang bikin Kecamatan Antapani Bandung unik dan nggak ada duanya adalah penamaan jalannya. Tinggal di sini itu rasanya seperti sedang simulasi keliling Indonesia. 

Kalian mau ke Jawa Barat? Tinggal ke Jalan Cikampek, Subang, Indramayu atau Jalan Purwakarta. Mau ke Jawa Tengah atau Jawa Timur? Tenang, ada Jalan Demak, Kebumen, Malang sampai Mojokerto yang jaraknya berdekatan.

Kalau pengin gaya-gayaan dan ingin sombong ke teman bisa bilang, “Lagi di Denpasar nih” atau “Baru sampai Samarinda,”. Padahal aslinya mereka sedang main/mengunjungi Jalan Denpasar dan Jalan Samarinda. Penamaan jalan berdasarkan nama kota ini seolah-olah ingin menegaskan bahwa Kecamatan Antapani Bandung adalah “Indonesia Mini”.

#4 Jalan Terusan Jakarta, garis Pemisah Antapani, sekaligus ujian kesabaran

Kecamatan Antapani Bandung ini secara geografis terbagi menjadi dua kubu yang dipisahkan oleh Jalan Terusan Jakarta. Di sisi utara, ada Kelurahan Antapani Kulon dan Antapani Wetan. Sementara di sisi selatan, berdiri Kelurahan Antapani Tengah dan Antapani Kidul.

Jangan tertipu dengan deretan komplek perumahannya. Ada satu konsekuensi yang harus dibayar mahal oleh setiap warga, yaitu kemacetan di Jalan Terusan Jakarta.

Sebagai jalan utama yang tidak terlalu lebar tapi menampung ribuan jumlah kendaraan kaum menengah ke atas, jalan ini adalah titik langganan macet yang legendaris. 

Meski sudah ada Flyover Pelangi yang diresmikan wakil presiden Jusuf Kalla pada 2017 lalu, nyatanya setelah hampir satu dekade, kemacetan masih setia menemani. Lewat jalan ini di jam sibuk berangkat kerja atau pulang kantor butuh stok kesabaran tingkat tinggi.

BACA JUGA: Kota Bandung Dibilang Mirip Gotham City? Lah, Bagusan Gotham Jauh!

Baca Juga:

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

#5 Lapangan Gasmin landmark kebanggaan Antapani yang tidak terurus

Tak lengkap bicara Kecamatan Antapani Bandung tanpa menyebut Gasmin alias Gasibu Mini. Lapangan ini adalah jantung interaksi sosial warga. Mulai dari ibu-ibu yang semangat senam sambil menggendong anak, sampai bapak-bapak yang lari pagi demi menjaga kesehatan, semuanya tumpah ruah di sini.

Gasmin adalah ruang terbuka hijau untuk mencari angin segar dan membakar kalori. Kalau sore, kawasan ini bertransformasi jadi surga kuliner kaki lima yang murah meriah. Tapi, jangan membayangkan Gasmin ini se-estetik Lapangan Gasibu asli dengan jogging track biru di depan Gedung Sate.

Sebagai orang yang pernah kulineran sekaligus lari di sana, saya harus jujur. Kondisi Gasmin sekarang sudah masuk kategori memprihatinkan alias “nggak terurus”, menggambarkan fasilitas yang sudah tidak terawat dan butuh peremajaan.

Jogging track-nya sudah tidak rata, kalau tidak hati-hati pergelangan kaki bisa terkilir. Beberapa sudut lapangan tampak gersang, sementara di sudut lainnya, rumput liar tumbuh tinggi. Sangat ironis melihat landmark kebanggaan kecamatan Antapani dibiarkan “sakit-sakitan” begini.

Begitulah Kecamatan Antapani Bandung. Sebuah kawasan yang lahir dari rawa-rawa dan sawah, Kini, berdiri gagah komplek perumahan sebagai simbol kemapanan. 

Tapi, di balik flyover Pelangi, kompleks mewah, dan nama-nama jalan yang seperti peta Indonesia, ia tetap menyimpan kejujuran. Yaitu, sebuah tempat yang indah sekaligus rapuh, nyaman sekaligus macet, modern sekaligus belum terurus.

Penulis: Acep Saepulloh

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sisi Gelap Kota Bandung yang Sudah Jadi Rahasia Umum

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 April 2026 oleh

Tags: antapani macetBandungflyover Pelangi antapaniKecamatan AntapaniKecamatan Antapani Bandungkota bandungNOAHPemuda Terminal AntapanipeterpanRidwan Kamil
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

6 Desember 2023
'Bintang di Surga' Milik Peterpan Adalah Album Indonesia Paling Fenomenal dan Sulit Dilupakan terminal mojok.co

‘Bintang di Surga’ Milik Peterpan Adalah Album Indonesia Paling Fenomenal dan Sulit Dilupakan

22 Desember 2020
4 Alasan Orang Cimahi Terpaksa Ngaku Asli Bandung di Perantauan terminal mojok.co

Serba-serbi Cimahi, Kota Mungil di Tengah-tengah Bandung Raya

28 Juni 2022
5 Hal tentang Kota Bandung Versi Wisatawan terminal mojok.co

5 Hal tentang Kota Bandung Versi Wisatawan

25 November 2021
Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali

Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali

26 Mei 2025
3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Mahasiswa Asal Madura yang Serius Kuliah di Surabaya, Terjebak Stereotipe dan Kerap Jadi Sasaran Dark Jokes Mojok.co

Derita Mahasiswa Asal Madura yang Serius Kuliah di Surabaya, Terjebak Stereotipe dan Kerap Jadi Sasaran Dark Jokes

4 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026
UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi Mojok

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

9 Mei 2026
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

5 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah
  • Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran
  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.