Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kata Siapa Kuliah di ITB itu Keren?

Nick Bash oleh Nick Bash
9 Mei 2019
A A
alumni itb

alumni itb

Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin teman-teman mahasiswa dan alumni ITB akan mudah terprovokasi oleh judul artikel ini. Tak ada maksud dari saya untuk memprovokasi meski apabila ada yang merasa tersindir atau membangkitkan kenangan kelam anda-anda semua ya monggo aja silahkeun.

Saya mulai kuliah medio 2000-an di kampus berlambang dewa Ganesha ini, kampus yang seringkali disebut kampus gajah oleh mahasiswanya, karena katanya dewa Ganesha itu dilambangkan oleh sesosok (mirip) gajah. Saya sih tidak terlalu paham soal urusan para dewa ini. Hanya saja sebutan kampus gajah ini bisa menimbulkan kerancuan dengan kampus gajah satunya lagi yang berada di Yogyakarta. Meski ada embel-embel kata mada di belakang gajah nya. Tapi kan tetap saja mirip, menurut saya ini lho yhaaa~

Nama kampus gajah juga bisa disalahartikan dengan kampusnya para gajah, seperti di Way Kambas sana. Ya meskipun memang benar ada satu atau dua gajah yang sehari-harinya ngandang di sebelah kampus, tepatnya di kebun binatang Bandung. Saya bahkan semasa kuliah sempat kost di daerah yang bernama Taman Hewan yang hanya seperlemparan batu saja dari habitat sementara para gajah ini.

Kembali kepada judul artikel ini, kata siapa sih kuliah di kampus gajah di Bandung ini keren? Ya pastinya kata segenap civitas akademikanya. Iya, saya juga pasti termasuk di antaranya. Tapi tidak bagi civitas kampus gajah satunya. Kampus gajah yang umurnya lebih tua senior dari kampus saya. Kampus gajah yang (mantan) ketua alumninya saja adalah seorang raja. Bahkan salah satu alumninya sekarang juga menjadi raja presiden di Indonesia.

Pengalaman soal adu keren antar kampus gajah ini pertama kali saya dapatkan saat saya sedang kerja praktik di akhir masa perkuliahan saya. Kebetulan rekan kerja praktik saya berasal dari kampus gajah yogya, eh maaf gajah mada maksudnya. Sebulan penuh saya bekerja bersama dia di Jakarta. Entah kenapa salah satu topik obrolan kami di sela pekerjaan adalah soal siapa lebih keren, kampus gajah bandung atau kampus gajah mada.

Rekan saya, yang terlahir di pulau di ujung timur negeri ini, begitu membanggakan kampusnya dan juga tempat kampus itu berada, Yogyakarta. Tentang betapa tuanya kampusnya dan posisi kampusnya yang seakan menjadi sentral dari kehidupan di Yogyakarta. Seakan-akan keduanya, UGM dan Yogyakarta, adalah satu kesatuan dan tak terpisahkan. Belum lagi tentang kemegahan bangunan UGM yang begitu mempesona. Saya tak bisa berbuat apa-apa saat mendengarnya. Apa yang harus saya banggakan dari kampus gajah Bandung tempat saya menimba ilmu ini.

Kampus gajah Bandung alias ITB yang seringkali diolok-olok hanyalah salah satu bagian kecil dari Universitas Indonesia. Ya, karena kampus ini dulunya adalah fakultas teknik Universitas Indonesia, yang berlokasi di Bandung, sebelum akhirnya dipisahkan dan menjadi kampus tersendiri. Untung saja tidak ada mahasiswa UI yang menjadi rekan kerja praktik saya. Bisa habis saya jadi bulan-bulanan penguasa ibukota ini.

“Tapi kan Soekarno pernah kuliah di sini.” Hal itu seringkali menjadi pembelaan yang terucap dari teman-teman saya. “Kampus gajah ini juga kampus terbaik di Indonesia lho,” kata mereka lagi, sebelum beberapa kali dikoreksi oleh peringkat universitas tahunan yang dirilis QS World Ranking, dimana UI dan UGM sering berada di peringkat lebih baik.

Baca Juga:

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

“Kampus ini tuh sebelas dua belas dengan kampus MIT di Amrik sono,” tambah seorang rekan, “Bahkan akronim versi inggris ITB ini pun sama, yaitu MIT yang kepanjangannya Mbandung Institute of Technology.” Jurus terakhir ketika hampir menyerah pun terucap “Okelah, minimal kampus ngajah ini adalah kampus teknik terbaik yang dimiliki bangsa ini.” Nah, kalo soal ini yang akan protes keras tentu saja teman-teman di Surabaya. Ayo, arek-arek ITS mana suaramuuu, hehehe..

Lalu apa sih kerennya kuliah di ITB? Ya keren saja lah bagi saya yang memang alumninya. Keren karena saya pernah terjebak di sana selama enam tahun hanya untuk menjadi sarjana. Keren karena kampus ini berada di kota Bandung, yang katanya kota ini diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum. Keren karena semua kenangan yang tertinggal di sana akan tetap berada di sana ketika saya kembali memasuki gerbang Ganesha, entah untuk mengantarkan anak atau cucu saya suatu saat nanti.

Tulisan ini saya buat saat saya bersama keluarga kecil saya justru akan segera pindah ke kampus gajah mada Yogyakarta. Ya, kami akan membuka lembaran baru setelah bertahun-tahun tinggal di Bandung. Saya akan sangat merindukan kampus gajah dan kota Bandung. Mungkin hanya lagu In Harmonia Progressio dari The Panasdalam yang sanggup mengobati rindu ini. Terima kasih Pidi Baiq atas lagunya.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2019 oleh

Tags: ITBKerenUGMUI
Nick Bash

Nick Bash

Saya saat ini berprofesi sebagai pengusaha paruh waktu, di sela-sela kesibukan saya menemani istri dan anak saya sambil terus belajar menyeimbangkan hidup.

ArtikelTerkait

Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara 'Kenyamanan' terminal mojok.co

Alasan Mahasiswa ITB Jatinangor Jarang Terlihat Adalah Perkara ‘Kenyamanan’

20 Oktober 2020
Betapa Jahatnya Orang yang Ngatain Anak Daerah Gara-gara PPKB UI, Orang Luar Jakarta Juga Berhak Masuk UI!

Betapa Jahatnya Orang yang Ngatain Anak Daerah Gara-gara PPKB UI, Orang Luar Jakarta Juga Berhak Masuk UI!

21 Juni 2025
Mitos Mahasiswa UIN yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang

Tolong, kalau Halu Jangan Kelewatan, UIN Nggak Lebih Bagus dari Kampus Negeri Lain!

12 Februari 2024
Jogja Era 2000-an yang Dirindukan Warga Lokal: Nonton Gajah di Alkid hingga Blusukan di UGM Mojok.co

Jogja Era 2000-an yang Dirindukan Warga Lokal: Nonton Gajah di Alkid hingga Blusukan di UGM

10 September 2024
Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co

4 Hal yang Bikin UIN Jauh Lebih Unggul dari UI

2 April 2020
5 Rekomendasi Tempat Makan Murah Sekitar UGM dan UNY Jokowi

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers

11 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.