Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Kasta Seragam untuk Tukang dari yang Gratisan Sampai yang Nyaman

Tiara Uci oleh Tiara Uci
29 November 2022
A A
Kasta Seragam untuk Tukang dari yang Gratisan sampai yang Nyaman Terminal Mojok

Kasta Seragam untuk Tukang dari yang Gratisan sampai yang Nyaman (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang yang bekerja di bidang konstruksi tower, saya sering bertemu, mengobrol, dan menertawakan kehidupan bersama para tukang. Topik yang kami bicarakan beragam, namun yang paling sering adalah seputar sepak bola dan keluarga. Nggak jarang pula mereka sambat, bukan tentang pekerjaan yang berat, tapi soal harga kebutuhan pokok yang naik dan perlengkapan sekolah anak yang mahal.

Pakaian, lifestyle, dan hal-hal yang berhubungan dengan dandanan adalah topik yang paling jarang kami bicarakan, tentu saja politik dan filsafat juga nggak pernah. Ha, ngapain bicara yang berat-berat ketika pekerjaan sudah sangat berat? Dari pengalaman berbincang dengan para tukang tersebutlah saya mulai mengamati seragam atau pakaian yang kerap mereka gunakan untuk bekerja.

Jika diperhatikan, pakaian tukang memiliki hierarki, lho, mulai dari yang gratisan sampai yang nyaman.

#1 Kaos partai

Nggak hanya menjadi kostum andalan petani dan nelayan, kaos partai juga jadi seragam yang dipakai para tukang. Meskipun bahannya tipis cenderung nerawang, nyatanya kaos partai justru banyak dipilih tukang untuk menemani mereka mengangkat batu hingga mengaduk semen dan pasir.

Bagi para politisi, jangan senang dulu. Meski produk kampanye Anda digunakan oleh rakyat biasa, bukan berarti mereka mencintai atau mendukung Anda dalam pemilu. Kaos partai dipilih para tukang sebagai seragam kerja tentu bukan karena nyaman, ya memang karena gratis saja. Buktinya beberapa tukang menggunakan kaos lengan panjang terlebih dulu sebelum kemudian menumpuknya dengan kaos partai.

Saran saya buat para politisi di negeri ini, lain kali kalau membuat kaos partai bahannya agak bagusan sedikit. Setidaknya jika Anda nggak begitu berguna bagi rakyat jelata, kaos Anda bisa digunakan rakyat dengan nyaman. Lagian kalau dipikir-pikir, para tukang ini berjasa lho buat Anda. Tanpa meminta bayaran sepeser pun mereka mempromosikan wajah Anda dengan cara menggunakan kaos partai untuk aktivitas sehari-hari.

#2 Kaos bekas seragam olahraga

Kaos kedua yang sering digunakan para tukang adalah seragam olahraga, entah bekas anak atau pemberian tetangga. Umumnya, pakaian olahraga yang disukai tukang adalah yang berlengan panjang. Mau udara sedang panas kentang-kentang atau hujan deras melanda, kaos lengan panjang adalah pilihan.

Kalau aktivitas tukangnya outdoor, mereka sering menambahkan aksesori berupa penutup kepala yang terbuat dari kaos olahraga juga, tapi lengan pendek. Kaos tersebut berfungsi sebagai topi ninja. Katanya sih biar nggak terkena sinar matahari secara langsung dan menghalau panas.

Baca Juga:

Saya Belum Siap Jadi PNS karena Ogah Punya Baju Dinas Seabrek dan Gonta-ganti Hampir Tiap Hari!

Sebaik-baiknya Kaos Adalah Kaos Uniqlo, Merek Lain Kalah

Kaos olahraga jelas menunjukkan kalau para tukang adalah makhluk Tuhan yang sayang keluarga. Gimana nggak sayang, mereka lebih memilih menggunakan kaos bekas olahraga anak meskipun kadang warnanya sudah mbulak daripada membeli kaos di pasar. Ini bukan perkara pelit, ygy, melainkan lebih ke eman-eman saja. Ketimbang uangnya digunakan membeli kaos baru, mending dipakai untuk bayar SPP anak, kan?

#3 Kaos hadiah

Urutan ketiga seragam yang banyak digunakan oleh tukang adalah kaos hadiah dari toko cat, semen, ataupun bahan bangunan lainnya. Meskipun sama dengan kaos partai—maksudnya sama-sama gratisan—kaos hadiah ini biasanya sedikit lebih tebal dan nyaman. Motifnya pun sedikit lebih bervariasi, nggak melulu menampakkan wajah orang dan slogan kampanye, melainkan memperlihatkan produk cat atau bahan bangunan lainnya.

Para tukang tak jarang nampak keren dengan seragam satu ini. Sebab, kaos gratisan dari toko bangunan ini kadang kala desainnya ada kerahnya, jadi semi formal gitu.

#4 Jersey bola

Di urutan keempat ada jersey bola. Nggak penting mereknya apa, yang penting jersey klub kesayangan nempel dibadan dan melindungi tubuh dari sengatan matahari. Jersey bola yang dikenakan tentu saja nggak dibeli di Planet Sports atau Adidas Store, melainkan di pasar terdekat atau tempat jual beli baju bekas. Tapi, tukang-tukang tersebut merasa nyaman-nyaman saja tuh.

Anda yang kebetulan berpapasan dengan tukang yang menggunakan Jersey bola, sebaiknya nggak perlu sambat kalau mencium bau badan atau keringat. Masalahnya, Jersey bola dipilih oleh tukang nggak hanya karena mereka suka dengan klub bola, tapi juga karena murah. Dengan harga Rp50 ribu, jersey bola sudah bisa digunakan panas-panasan, mengangkat batu, mengaduk semen dan pasir yang membuat pakaian mereka serba kotor. Kalau harus membeli pakaian mahal kan yo eman-eman, mending pakai jersey bola yang murah sekaligus masih bisa mejeng dengan kostum klub kesayangan.

#5 Kaos putungan

Tahu kaos putungan? Itu lho kaos singlet. Bisa berupa kaos yang memang dibeli sudah berbentuk singlet atau kaos kutang putih. Bisa juga kaos biasa, tapi digunting sendiri agar modelnya menjadi singlet atau putungan—kelihatan ketiaknya.

Kaos model ini biasanya sering digunakan oleh tukang yang masih muda, badannya masih kekar dan kuat. Kalau bapak-bapak yang agak tua sudah jarang, mungkin malu kali ya memperlihatkan aurat. Hehehe. Kaos model singlet ini bisa membuat tubuh para tukang nggak gobyos keringat, lho, soalnya sirkulasi udara lancar. Mereka juga nggak perlu khawatir bakal bau badan soalnya keringatnya cepat kering.

Kostum spesial: hanya celana kolor tanpa baju atasan

Meksipun nggak mayoritas, tapi banyak juga lho tukang yang nggak suka pakai kaos dan lebih suka menggunakan celana kolor saja saat bekerja. Seragam seperti ini biasanya milik tukang yang jabatannya sudah lord, nggak sekadar tukang biasa. Mereka sudah nggak peduli panas matahari, yang penting kerja dan menghasilkan uang untuk anak dan istri.

Kostum-kostum di atas dipilih memang lantaran nyaman, tapi ada pula yang karena gratisan. Biasanya para tukang nggak hanya membawa satu kaos di lokasi proyeknya, namun dua. Fungsinya agar ketika baju pertama basah karena keringat, mereka bisa menjemurnya di terik matahari langsung dan tetap punya kaos penggantinya. Gitu.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Hal yang Bikin Deg-degan Saat Pilih Tukang Bangunan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2022 oleh

Tags: kaoskaos partaiseragamtukang
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Kuli Jawa: Rapi Hasilnya Rapi, walau Kerap Berisik Ketika Bekerja rumah orang jawa

Rumah Impian Hanya Bisa Terwujud Jika Kita Punya Kenalan Tukang yang Amanah

15 Juli 2023
Kaos Couple Adalah Tren Fashion yang Paling Nggateli terminal mojok.co

Kaos Couple Adalah Tren Fashion yang Paling Nggateli

12 Desember 2020
Pakaian Seragam Adalah Aksi Nyata Menumpas Kesenjangan Sosial dalam Ruang Pendidikan terminal mojok

Pakaian Seragam Adalah Aksi Nyata Menumpas Kesenjangan Sosial dalam Ruang Pendidikan

8 Juni 2021
Bridesmaid di Pernikahan Nggak Wajib-wajib Amat, Kenapa Masih Drama Soal Seragam sih Terminal Mojok pager ayu

Bridesmaid di Pernikahan Nggak Wajib-wajib Amat, Kenapa Masih Drama Soal Seragam sih?

4 Januari 2023
7 Bahan Kain yang Bisa Dijadikan Kebaya terminal mojok

Rekomendasi 7 Bahan Kain yang Bisa Dijadikan Kebaya

31 Agustus 2021
Kenapa Bapak-bapak Suka Pakai Kaos Partai Gratisan Terminal Mojok

Kenapa Bapak-bapak Suka Pakai Kaos Partai Gratisan?

23 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya Mojok.co

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

23 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.