Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Panduan Memahami Kecamatan Kasihan Bantul: Meskipun Aneh, tapi bukan Pedalaman!

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
17 November 2024
A A
Kasihan Bantul Kecamatan Aneh yang Sering Dikira Pedalaman (Unsplash)

Kasihan Bantul Kecamatan Aneh yang Sering Dikira Pedalaman (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu, salah seorang teman mengirim video TikTok. video yang dia kirim berhubungan dengan tempat tinggal saya, yaitu Kecamatan Kasihan, Bantul. Ampun, deh, kalau sudah bicara Kecamatan Kasihan. Mau saya menjelaskan pakai gaya jungkir balik sekalipun isine yo mung kleru wae!

Jadi, dengan sisa-sisa tenaga yang saya punya, saya akan memberikan panduan singkat memahami Kecamatan Kasihan, Bantul. Ini khusus buat kamu yang masih sering salah paham dengan kecamatan satu ini. Juga, bagi kamu yang masih terus bertanya, memangnya di Kasihan ada apa? Ini jawabannya!

#1 Kecamatan Kasihan itu bukan daerah pedalaman Bantul!

Mulut saya hampir berbusa setiap menjelaskan bahwa Kecamatan Kasihan itu bukanlah pedalaman kepada teman-teman saya yang tinggal dan besar di Sleman. Entah mengapa kata-kata “pedalaman” kemudian menjadi erat kaitannya dengan kecamatan yang berada di wilayah Bantul ini. Mereka berpikir bahwa wilayah ini masih berupa hutan lebat. Bahkan salah seorang teman kuliah saya mengira bahwa saya perlu babat alas terlebih dahulu sebelum sampai rumah, ngawur!

Nyatanya, Kecamatan Kasihan itu justru seperti sepetak kota, meski status wilayah Bantul itu hanyalah kabupaten. Hidup di Kasihan selama hampir 10 tahun nyatanya saya nggak pernah sekalipun kesulitan dalam hal akomodasi. 

Iya, akses transportasi di sini tergolong mudah, terlebih saat saya mulai sekolah. Saat itu, Trans Jogja tiba-tiba memperluas jangkauannya sampai bisa transit di wilayah Kasihan. Selain itu, Kecamatan Kasihan juga terhitung dekat dengan Ring Road Selatan, nggak bakal repot, deh kalau mau bepergian jarak jauh!

#2 Wisata Museum Chocolate Monggo dan Sentra Industri Gerabah

Dari video teman saya tadi, saya nggak akan membantah kalau Madukismo itu memang terkadang menimbulkan polusi udara karena bau efek penggilingan tebunya. Tapi perlu saya tegaskan juga bahwa Kecamatan Kasihan itu luas dan nggak melulu soal Madukismo!

Kalau mau wisata, Kecamatan Kasihan punya Museum Chocolate Monggo. Kamu bisa menikmati wisata edukasi. Misalnya, melihat proses pengolahan cokelat Monggo, yang menjadi oleh-oleh khas Jogja.

Selain itu, ada pula Sentra Industri Gerabah di Kasongan. Baik Museum Chocolate Monggo dan Kasongan selalu ramai oleh wisatawan.

Baca Juga:

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

Kalau mau menikmati galeri seni, kamu bisa mengunjungi Sangkring Art Space, Survive! Garage, dan semacamnya. Kecamatan Kasihan memang se-budayaan itu.

#3 Banyak opsi untuk mengganjal perut

Bagi sebagian warga Bantul, mie ayam sudah seperti menjadi makanan pokok. Namun, sejatinya, masih banyak opsi jajanan dan makanan besar untuk kamu nikmati di Kecamatan Kasihan.

Jangan salah, sudah banyak kafe di daerah Kasihan. Misalnya, Jiwa Jawi, Saorsa Selatan, Nilu Kopi, Bento Kopi, hingga Koat Kopi. Kalau mau menikmati makanan legendaris, kamu bisa menuju Ayam Goreng Mbah Cemplung! Ah, mantap betul pilihan-pilihannya!

Sudah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai Kecamatan Kasihan, Bantul? Jadi, tolong, jangan bilang saya tinggal di pedalaman lagi. 

Lha wong nyatanya akses transportasi mudah, pilihan kafe dan rumah makan juga banyak, tempat wisata juga ada. Bantul sejujurnya bisa bersaing dengan Sleman atau Kota Jogja, sayang, seperti kurang menyala saja pamornya.

Penulis: Cindy Gunawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2024 oleh

Tags: ayam mbah cemplungBantulkasihan bantulkecamatan kasihanpabrik cokelat monggopabrik gula madukismo
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

Sedayu Tempat Slow Living Terbaik, Mengalahkan Jogja dan Daerah-Daerah Lain Mojok.co

Sedayu Tempat Slow Living Terbaik, Mengalahkan Jogja dan Daerah-Daerah Lain

2 April 2024
Mie Ayam Bantul, Sebenar-benarnya Makanan Khas Bantul, dan Sebaiknya Segera Diresmikan Saja! warung mie ayam, jogja

Mie Ayam Bantul, Sebenar-benarnya Makanan Khas Bantul, dan Sebaiknya Segera Diresmikan Saja!

17 Februari 2024
Simpang Beringin, Area Paling Ramai Sekaligus Semrawut di Kasihan Bantul

Simpang Beringin, Area Paling Ramai Sekaligus Semrawut di Kasihan Bantul

5 Juni 2024
4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Stop Mencibir Mahasiswa Asal Bantul yang Ngekos di Sleman, Kami Ngekos karena Kami Masih Sayang Punggung!

3 Juli 2024
Bantul akan Baik-baik Saja Tidak Punya Mal Selama Ada Tempat-tempat Ini Mojok.co

Bantul akan Baik-baik Saja Tidak Punya Mal Selama Ada Tempat-tempat Ini

1 Desember 2024
Sanden Bantul, Tempat Terbaik untuk Slow Living Masyarakat Urban Menengah Atas

Sanden Bantul, Tempat Terbaik untuk Slow Living Masyarakat Urban Menengah Atas

8 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.