Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Asyiknya Jadi Kolektor Kaset Pita, Bisa Nostalgia Sekaligus Dapat Cuan yang Lumayan

Rahmat Iskandar Rizki oleh Rahmat Iskandar Rizki
27 Oktober 2023
A A
Asyiknya Jadi Kolektor Kaset Pita, Bisa Nostalgia Sekaligus Dapat Cuan yang Lumayan Mojok.co

Asyiknya Jadi Kolektor Kaset Pita, Bisa Nostalgia Sekaligus Dapat Cuan yang Lumayan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mendengarkan musik kini serba praktis dan taktis. Berbagai format bisa diputar melalui satu alat saja, ponsel pintar. Kondisi ini tentu berbeda dengan puluhan tahun silam. Pada saat itu, orang yang ingin mendengarkan musik perlu memiliki rilisan fisik, kaset pita salah satunya. 

Di tengah kemudahan akses memutar musik seperti, terdapat beberapa orang yang tetap setia pada kaset pita. Alasannya beragam, mulai dari kepuasan memegang rilisan fisik hingga ajang nostalgia. Di bawah ini beberapa alasan asyiknya menjadi kolektor kaset pita: 

Memutar kaset pita menawarkan sensasi mendengarkan musik yang beda

Secara kualitas, suara kaset pita memang tidak sebagus dengan suara yang diputar melalui di berbagai platform pemutar musik. Namun, ada kesan khas dan organik dari kaset pita. Hal ini yang banyak dirindukan orang. 

Selain itu, ternyata banyak orang rindu mendengarkan musik dengan alat pemutar. Mereka kangen mengubek-ubek tumpukan kaset di toko. Lalu, memasang kaset itu ke walkman dan menekan tombol play. Mereka juga rindu menunggu giliran trek lagu kesukaan diantara banyak trek yang ada.

Bentuk support system

Era memutar musik mungkin sudah serba digital, tapi masih ada beberapa musisi yang mencetak rilisan fisik. Bahkan jumlahnya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kanal distribusinya pun kian menggeliat dengan bangkitnya toko-toko rilisan fisik maupun penjualan online. Membeli dan mengoleksi rilisan fisik bisa menjadi bentuk apresiasi penggemar kepada musisi atau band. Termasuk, mendukung ekosistem musik yang melingkupinya. 

Sarana berteman dan berbagi informasi

Saat kita sedang berburu koleksi di toko kaset budaya interaksi pedagang ataupun ke sesama pembeli sulit dihindarkan. Apalagi kalau ketemu dengan orang-orang yang punya selera sama. Tentu akan terjadi interaksi dan pertukaran referensi. Pertemuan-pertemuan seperti itu juga bisa menjadi sarana berbagi informasi lainnya. Misal, rekomendasi gigs, bertukar Zine, dan info lain seputar dunia musik. 

Kaset pita sebagai investasi jangka panjang

Alasan ini yang kerap tidak disadari oleh banyak orang, bahkan oleh kolektor kaset pita. Faktanya, mengumpulkan kaset pita bisa menjadi investasi menarik. Memang sih pasarnya sangat tersegmentasi, tapi bukan berarti koleksi ini tidak bisa mendatangkan banyak cuan. Semakin terbatas barang yang beredar di pasar, harganya bisa semakin melambung. 

Berbagai sumber menyebutkan, rilisan fisik Xero sampai saat ini masih menjadi yang paling langka dan mahal. Diketahui kaset band yang kemudian berubah nama menjadi Linkin Park itu pernah terjual hingga harga USD4,5 ribu atau sekitar Rp67,5 juta. Album-album langka langka kini banyak dicari ada The Beatles White Album (1968), Guruh Gipsy (1976), AKA album Do What You Like (1987) ataupun album Misteri (1993) karya rockstar Pinang Andy Liany. Konon,harga album-album langka itu kini sudah melambung. 

Baca Juga:

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

Cuan Investasi Tanah di Bondowoso Lebih Menggiurkan Dibanding Emas

Kalian salah satu penggemar atau kolektor kaset pita? Selain hal-hal di atas, adakah alasan lain yang mendorong kalian menjadi kolektor?

Penulis: Rahmat Iskandar Rizki
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Era Kaset: Era Dengan Pengalaman Terbaik Musisi dan Pendengarnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2023 oleh

Tags: albumInvestasiJadulkasetkaset pitaMusiknostalgiarilisan fisik
Rahmat Iskandar Rizki

Rahmat Iskandar Rizki

Seorang pembelajar abadi yang merayakan setiap ketidaktahuannya sebagai ruang untuk bertumbuh. Menjalani hidup sebagai manusia biasa, namun selalu mengupayakan pemikiran yang luar biasa melalui proses belajar yang tak kunjung usai

ArtikelTerkait

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk yang Pernah Ada? (Unsplash)

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

27 Desember 2025
musik hajatan menggelegar mojok

Alasan Baik di Balik Kerasnya Volume Musik Hajatan

26 Agustus 2021
Rekomendasi Album untuk Menemani Kalian yang Sedang Work from Home

Rekomendasi Album untuk Menemani Kalian yang Sedang Work from Home

20 Maret 2020
Toko Kelontong Bukan Tempat Penukaran Uang, Tolong Kesadarannya, Hyung warung kelontong mitra tokopedia grosir online terminal mojok.co

Nostalgia 6 Kebiasaan Masa Kecil Pas Disuruh ke Warung sama Ibu

8 April 2020
Rindu Acara Radio yang Fasilitasi Galau dan Patah Hati para Remaja terminal mojok.co

Rindu Acara Radio yang Fasilitasi Galau dan Patah Hati para Remaja

2 Februari 2022
Bisakah Kita Menikmati Musik Tanpa Peduli Pilihan Politik sang Musisi? (Pixabay.com)

Nggak Ada Masalah Musisi Terjun ke Dunia Politik, asalkan…

4 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.