Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kali Bangkong Adalah Surga Ciblon di Payaman Magelang, Bukan Waterboom Kalibening

Sayekti Ardiyani oleh Sayekti Ardiyani
22 Januari 2024
A A
Kali Bangkong Adalah Surga Ciblon di Payaman Magelang, Bukan Waterboom Kalibening Mojok.co

Kali Bangkong Adalah Surga Ciblon di Payaman Magelang, Bukan Waterboom Kalibening (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perlahan, Kali Bangkong menggeser posisi waterboom Kalibening sebagai surganya ciblon di Payaman Magelang. Kali Bangkok terletak tepat di samping Waterboom Kalibening, hanya dipisahkan tembok. Bahkan, mata air dua tempat itu berasal dari sumber yang sama. 

Barangkali Kali Bangkok lebih menarik karena tidak perlu membayar sepeser pun untuk bermain air di sana. Memang sih, fasilitasnya tidak selengkap Waterboom Kalibening, tapi saya rasa cukup untuk bermain air kecil-kecilan alias keceh. Terbukti dari pengunjung berbagai usia yang tampak menikmati tempat ini. 

Waterboom Kalibening Payaman Magelang, sepi setelah renovasi

Pertama-tama izinkan saya menjelaskan asal-usul Waterboom Kalibening. Awalnya tempat ini bernama Pemandian Umum Kalibening. Pemandian umum yang sudah ada sejak 1970 ini sangat terkenal pada zamannya. Bahkan, menjadi kolam pertama yang mengusung konsep modern di Magelang. 

Pada saat itu, tiket Rp3.000 hanya dikenakan pada orang dari luar daerah Payaman, Magelang. Sementara warga setempat bisa memasukinya dengan gratis. Kolam renang ini begitu terkenal pada masanya. Apalagi saat bulan Ramadhan, pengunjungnya membeludak untuk tradisi padhusan. 

Berupaya mengikuti perkembangan zaman, kolam renang itu kemudian dibangun. Konsep kolam renang konvensional berubah menjadi waterboom yang diharapkan bisa menarik minat pengunjung Magelang dan sekitarnya. Akhirnya nama tempat ini berubah menjadi Taman Air Sabda Alam Kalibening dan dibuka kembali pada 2022 lalu. 

Sayangnya selama kolam renang tidak beroperasi, muncul tempat main air alias ciblon baru, yakni Kali Bangkong. Lokasinya tepat di samping waterboom Kalibening. Benar-benar kenyataan yang pahit. Ada beberapa alasan mengapa tempat ini menjadi hiburan favorit warga sekitar. 

#1 Air Kali Bangkong langsung dari sumber mata air

Kali Bangkong sebenarnya adalah saluran air yang sangat jernih. Sumber mata air Kali Bangkok sama dengan sumber air yang digunakan oleh waterboom Kalibening. Oleh karena itu tingkat kejernihan dan kesegarannya sama. 

Saking jernihnya air di tempat ini, pengunjung dapat melihat jelas dasar sungainya. Sumber mata air itu juga tidak pernah surut sekalipun musim kemarau. Warga sekitar masih menggunakan aliran air itu untuk mandi dan mencuci. Oleh karena itu, jangan heran ketika kalian datang ke sana ada banyak warga yang masih memanfaatkan aliran air ini. 

Baca Juga:

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

#2 Aman dan jalur air yang panjang

Kedalaman saluran air ini paling hanya sepinggang orang dewasa. Debit airnya pun mengalir normal. Ada penahan laju air dan penampung aliran air berupa dam sehingga pengunjung tidak perlu khawatir hanyut. Masih khawatir kelelep lagi? Ada persewaan ban dan pelampung yang bisa dipilih.

Jalur air Kali Bangkong pun  panjang sehingga tak perlu khawatir tidak kebagian tempat untuk berenang. Selain kali, di sisi kali, lebih tepatnya di bawah jalan kampung, terdapat tempat berenang terkotak-kotak dengan grujugan atau air terjun kecil-kecilan. Tempat ini juga bisa untuk ciblon, kalian tinggal pilih mau berenang di kali atau bermain air di grujugan.

#3 Kali Bangkong yang murah meriah

Tempat itu awalnya memang bukan tempat wisata, itu mengapa pengunjung tidak ditarik biaya. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir dengan tarif yang wajar. Pengunjung hanya akan dikenai biaya tambahan menyewa ban. 

Jangan khawatir kelaparan saat ciblon. Di sekitar Kali Bangkong terdapat pedagang kaki lima yang menjual jajanan murah meriah. Lumayan lengkap lho jajanannya ada pentol, cireng, cimol, bakso, leker, hingga pop mie di warung kecil sekitar. Jajanan murah meriah itu bisa mengobati rasa lapar sehabis berenang.

Kali Bangkok memang terkesan sederhana, tapi tempat ini nyatanya dicari banyak orang lho. Tidak hanya warga sekitar yang mengunjunginya, daerah-daerah lain juga tertarik ciblon di tempat ini. Saudara saya dari Batam pun selalu meluangkan waktu untuk berenang di sana ketika mudik. 

Dibandingkan waterboom Kalibening, Kali Bangkok mungkin terlihat biasa saja, tapi malah itu yang dicari. Ramainya Kali Bangkong terlihat kontras sekali dengan waterboom Kalibening yang sepi. Seperti dua dunia berbatas tembok tinggi, Seringkali, waterboom itu mengadakan promo dengan tiket lebih murah, tapi jumlah pengunjungnya nggak mampu mengalahkan Kali Bangkong yang sederhana. Mungkin di dalam benak pengunjung, kalau ada yang gratisan, kenapa harus mengeluarkan uang Rp20.000-Rp25.000 untuk tiket masuk kan? 

Penulis: Sayekti Ardiyani
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Magelang yang Menyenangkan, Sekaligus Mengecewakan

 Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2024 oleh

Tags: ciblonkali bangkongkalibeningmagelangpayaman magelangPemandian Umum Kalibeningwaterboom kalibening
Sayekti Ardiyani

Sayekti Ardiyani

Alumni Sasindo yang menjadi Guru SD. Tinggal di batas kota dan Kabupaten Magelang.

ArtikelTerkait

3 Spot Terbaik untuk Ngabisin Duit di Magelang (Pexels)

3 Spot Terbaik Ngabuburit Sekaligus Ngabisin Duit Jelang Petang di Magelang

13 Maret 2025
Revitalisasi Terminal Tidar Magelang Adalah Harga Mati, agar Magelang Makin Maju dan Bahagia

Revitalisasi Terminal Tidar Magelang Adalah Harga Mati, agar Magelang Makin Maju dan Bahagia

17 Oktober 2023
Taman Badaan, Taman Indah yang Jadi Titik COD Magelang

Taman Badaan, Taman Indah yang Jadi Titik COD Magelang

21 Juli 2022
Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

Seni Mengenal Magelang untuk Pemula agar Tak Merasakan Culture Shock

6 Maret 2023
3 Kuliner Magelang yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Magelang yang Nggak Cocok di Lidah Wisatawan

18 November 2024
3 Lampu Merah di Magelang yang Durasinya Menguji Kesabaran

3 Lampu Merah di Magelang yang Durasinya Menguji Kesabaran Pengendara

21 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.