Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kalau Mau Maju, 3 Hal ini Harus Dilakukan oleh Ormawa. Yang Pertama, Stop Dengerin Senior!

Muhammad Naufal Majid oleh Muhammad Naufal Majid
19 Februari 2024
A A
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mengkritisi relevansi organisasi mahasiswa ormawa sepertinya sudah menjadi keharusan bagi mahasiswa yang melabeli dirinya progresif. Mereka berkoar kemana-mana mendakwahkan kegagalan ormawa yang tidak mampu menjadi relevan sesuai kebutuhan mahasiswa sekarang. 

Padahal, bagi saya mereka punya opsi lain yang jauh lebih terhormat daripada hanya sekadar berkoar-koar. Misalnya, maju sebagai ketua ormawa dan mengubahnya dari dalam sistem. Masalahnya, tidak banyak yang rela mengorbankan waktu dan tenaganya untuk mengambil jalan ini. 

Oh, kalian masih bilang mengubah dari dalam itu nggak efektif? Ya nggak apa-apa, wong ga nyoba juga kan klean.

Dengan mengisi pos kepemimpinan di ormawa, perubahan yang dikehendaki akan lebih mungkin terjadi. Namun menjadi ketua saja belum cukup. Ada beberapa kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk memuluskan jalan perubahan di dalam tubuh ormawa.  Mungkin banyak hal yang tidak bisa diseragamkan di semua kampus, tapi setidaknya tiga hal ini cukup universal untuk diterapkan.

Jangan terlalu mendengarkan senior

Bukan, saya bukan mengajarkan Anda untuk mengajak berkelahi atau meludahi muka senior. Namun, kadang ada beberapa permasalahan yang hanya bisa dijawab oleh mereka yang sedang menjabat. Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Kurang lebih mirip-mirip lah dengan slogan itu.

Kalau memang Anda merasa perlu ada perubahan atau penyesuaian demi mempertahankan eksistensi organisasi, kenapa tidak dilakukan? Dapat restu senior memang penting, tapi bukankah menjaga organisasi tetap hidup jauh lebih penting? Sekadar konsultasi dan meminta saran senior tidak ada salahnya, tetapi ingatlah bahwa pengambil keputusan terakhir tetap lah pengurus yang sedang menjabat sekarang.

Buat proker yang gak bosenin

Menyerahkan donasi ke panti asuhan dan mengadakan seminar barangkali menjadi program kerja (proker) ormawa yang paling umum. Tidak ada yang salah dari keduanya, karena memang itu tugas ormawa untuk menjalankannya. Yang bisa diubah adalah cara pengemasannya.

Daripada hanya sekadar menyerahkan donasi, ormawa bisa mengenalkan latar belakang keilmuannya dengan cara yang sederhana ke anak-anak panti asuhan. Misalnya, mahasiswa Sastra Inggris mengajarkan Bahasa Inggris, mahasiswa Pertanian mengajarkan penanaman hidroponik, atau mahasiswa Komunikasi mengajarkan public speaking.

Baca Juga:

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Proker seminar yang monoton dan satu arah juga sebenarnya bisa diganti dengan workshop yang langsung mengajarkan keterampilan praktikal yang tentunya berguna bagi mahasiswa. Jadi bukan cuma dapat capeknya, tapi mahasiswa juga bisa post kegiatan ini di LinkedIn-nya.

Ormawa harus mulai membangun kemandirian finansial

Barangkali tantangan terbesar ormawa untuk tetap relevan adalah karena adanya problem finansial. Alih-alih mendapatkan benefit, banyak mahasiswa yang justru habis ratusan ribu untuk menjalankan suatu proker. 

Ormawa harus bisa lebih kreatif dalam mengatur finansialnya. Tidak melulu dengan cara meningkatkan pendapatan. Bisa juga dengan meminimalkan pengeluaran. Misal, menjalin kolaborasi dengan brand untuk menjalankan workshop. Atau meminjam gedung milik pemerintah daerah untuk menggelar acara, sehingga bisa memangkas biaya sewa gedung. 

Kalau berjalan dengan ideal, sebetulnya ormawa punya segudang manfaat. Anda bisa meningkatkan kompetensi diri tanpa harus punya pengalaman apa pun sebelumnya. Cocok untuk Anda yang baru mau mulai aktif menyusun portofolio karir. Tidak hanya soal karier, ormawa juga menyediakan ruang untuk aktif mengadvokasikan isu-isu sosial politik. Melalui demonstrasi atau memberikan rekomendasi kebijakan misalnya. 

Saya tidak bisa menjamin kiat-kiat ini akan sepenuhnya berhasil. Tentu Anda akan bertemu dengan banyak tantangan di lapangan. Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba mengubah dari dalam sistem, bukan? Karena problem ini perlu diselesaikan dengan langkah yang konkret, bukan hanya dengan tulisan kritik yang ndakik-ndakik di LPM saja. 

Penulis: Muhammad Naufal Majid
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ormawa Itu Memang Bukan Keluarga, Ngapain Ngebet Dibikin kayak Keluarga sih

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2024 oleh

Tags: kemajuankemandirian finansialormawaprokersenior
Muhammad Naufal Majid

Muhammad Naufal Majid

Mahasiswa tingkat akhir yang malah sibuk kerja, bukannya nulis skripsi.

ArtikelTerkait

7 Kriteria Rumah Kontrakan yang Cocok Dijadikan Basecamp Ormawa Terminal Mojok

7 Kriteria Rumah Kontrakan yang Cocok Dijadikan Basecamp Ormawa

14 Juni 2022
BEM Unesa Setahun Nggak Ngapa-ngapain Part 2: Gebrakan Nggak Ada, Malah Cuma Jadi Brand Ambassador!

BEM Unesa Setahun Nggak Ngapa-ngapain Part 2: Gebrakan Nggak Ada, Malah Cuma Jadi Brand Ambassador!

25 Agustus 2024
Omongan Senior di Makrab Adalah Hal yang Paling Menyebalkan dan Sia-sia terminal mojok

Omongan Senior di Makrab Adalah Hal yang Paling Menyebalkan dan Sia-sia

11 Agustus 2021
BEM Unesa Adalah Perwujudan Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa-ngapain

BEM Unesa Adalah Perwujudan Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa-ngapain

26 Januari 2024
3 Pengalaman Duka Saat Menjadi Anggota Ormawa UGM

3 Pengalaman Duka Saat Menjadi Anggota Ormawa UGM

10 Mei 2024
mahasiswa tua grup whatsapp MOJOK.CO

Mahasiswa Tua: DO Enggan, Skripsian Tak Mau

6 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak Mojok.co

Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak

13 Agustus 2026
Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

11 Agustus 2026
Gudeg Sagan duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis (Wikimedia Commons)

Gudeg Sagan adalah duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis

11 Agustus 2026
Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang pernah diajarkan ke anak TK, buat apa coba? Mojok

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba? 

13 Agustus 2026
3 kebiasan warga Tegal yang dahulu saya anggap aneh, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

3 kebiasan warga Tegal yang dahulu saya anggap aneh, tapi kini malah saya tiru

11 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.