Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

7 Kriteria Rumah Kontrakan yang Cocok Dijadikan Basecamp Ormawa

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
14 Juni 2022
A A
7 Kriteria Rumah Kontrakan yang Cocok Dijadikan Basecamp Ormawa Terminal Mojok

7 Kriteria Rumah Kontrakan yang Cocok Dijadikan Basecamp Ormawa (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain nilai bagus dari dosen, ada satu hal lain yang agak susah dicari oleh mahasiswa yang ikut dalam suatu organisasi. Hal tersebut adalah rumah kontrakan yang cocok untuk dijadikan basecamp ormawa. Terkadang, butuh waktu lebih dari satu bulan untuk mencari basecamp yang cocok. Bahkan berdasarkan pengalaman sendiri, hampir dua bulan lebih saya mencari rumah kontrakan yang cocok dijadikan basecamp ormawa ini.

Memang nyaris tiap tahun basecamp ormawa yang saya tempati berpindah-pindah. Biasanya ini dikarenakan faktor pengurangan atau penambahan jumlah penghuni yang tinggal di basecamp dan harga sewa rumah yang selalu naik tiap tahunnya. Berdasarkan pengalaman saya mencari rumah kontrakan untuk basecamp ormawa, setidaknya ada 7 kriteria rumah yang cocok digunakan sebagai basecamp. Apa saja?

#1 Dekat kampus

Letak basecamp ormawa yang berdekatan dengan kampus bukan cuma penting bagi penghuni basecamp biar nggak telat masuk kuliah, namun juga penting buat anggota ormawa lainnya. Anggota lain yang pengin istirahat atau sekadar main-main sambil menunggu waktu masuk kuliah tiba bisa datang ke basecamp yang letaknya nggak jauh dari kampus ini. Selain itu, letak basecamp yang dekat kampus memudahkan anggota ormawa yang hendak mondar-mandir membawa barang-barang inventaris organisasi yang bakal dipakai kegiatan.

#2 Halaman rumah luas

Jika ada keperluan rapat atau diskusi antaranggota ormawa dan bertepatan dengan tanggal tua, pasti anggota ormawa bakal memilih melaksanakan rapat atau diskusi di basecamp demi menghemat bujet. Cukup bermodalkan patungan gorengan dan minum air galon di basecamp rapat pun bisa berjalan. Lantaran kegiatan rapat atau diskusi ini bakal dihadiri banyak orang, sangat penting rumah yang dijadikan basecamp punya halaman luas. Tentu saja ini dimaksudkan agar motor para mahasiswa bisa diparkir dengan rapi dan nggak mengganggu pengguna jalan lainnya dengan parkir di bahu jalan.

#3 Ruang tamu dan teras luas

Kriteria ketiga ini berhubungan dengan kriteria sebelumnya. Banyaknya jumlah anggota ormawa tiap kali melaksanakan rapat atau diskusi menjadi alasan utama mengapa basecamp harus punya ruang tamu dan teras yang luas. Sebenarnya bisa saja sih anggota ormawa melakukan kegiatan rapat di ruang tengah atau ruang keluarga, tapi nggak enak kalau dilihat tetangga atau warga sekitar. Sebab, yang ikut rapat kan bukan cuma mahasiswa, ada juga mahasiswinya.

#4 Jalan menuju rumah kontrakan nggak diportal saat malam

Saat masih jadi mahasiswa dulu, saya kerap nongkrong sampai tengah malam di angkringan. Akan sangat menyusahkan apabila saya pulang, tapi jalan menuju basecamp banyak yang diportal. Sebenarnya bisa saja sih muter-muter cari jalan pulang, tapi kan jadi nggak efisien. Oleh sebab itu, anggota ormawa yang tinggal di basecamp pasti setuju untuk mencari rumah kontrakan yang jalanannya nggak diportal supaya nggak ribet kalau-kalau harus pulang malam.

#5 Dekat masjid

Bukan cuma supaya mudah melaksanakan ibadah di masjid, tapi ada beberapa keuntungan lagi bagi mahasiswa ketika tempat tinggalnya berdekatan dengan masjid. Beberapa keuntungan itu adalah bisa buka puasa bersama gratis yang dilaksanakan saat bulan Ramadan. Sedangkan saat Iduladha tiba, bisa kebagian jatah daging kurban. Lumayan kan untuk perbaikan gizi mahasiswa?

#6 Bukan di perumahan padat penduduk

Namanya juga mahasiswa yang tinggal bersama di basecamp selama bertahun-tahun, kalau malam hari nggak ada kegiatan ormawa, ya pasti bikin kegiatan sendiri. Misalnya nobar film atau sepak bola, gitaran, main kartu, dan sebagainya. Kegiatan malam ini biasanya agak mengganggu tetangga sekitar. Berdasarkan pengalaman tersebut, saya dan teman-teman anggota ormawa lainnya selalu mencari daerah yang nggak padat penduduk agar nggak menggangu penduduk sekitar.

Baca Juga:

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

#7 Rumah yang dikenal angker

Sebenarnya kriteria terakhir ini bukan kriteria yang kami inginkan sebagai penghuni basecamp, tapi ketika mencari kontrakan untuk basecamp, kami kerap mendapat rumah yang dikenal sebagai rumah angker oleh penduduk sekitar. Pada akhirnya kami berdamai dan nggak mempermasalahkan menyewa rumah kontrakan yang angker. Sebab, rumah yang angker biasanya memiliki harga sewa yang jauh lebih terjangkau ketimbang harga rata-rata sewa rumah pada umumnya. Saking seringnya tinggal di basecamp angker, kalau anggota basecamp ormawa ikut uji nyali kayaknya lolos semua.

Itulah 7 kriteria yang kami jadikan patokan untuk mencari rumah kontrakan yang pas sebagai basecamp ormawa. Siapa tahu berguna buat kalian yang sedang mencari kontrakan untuk basecamp.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Jenis Pertanyaan yang Selalu Ditanyakan kepada Calon Anggota Organisasi Mahasiswa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2022 oleh

Tags: basecampormawarumah kontrakan
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

3 Pengalaman Duka Saat Menjadi Anggota Ormawa UGM

3 Pengalaman Duka Saat Menjadi Anggota Ormawa UGM

10 Mei 2024
Jangan Pernah Mempercantik Rumah Kontrakan, Buang-buang Uang, yang Untung Malah yang Punya Kontrakan!

Jangan Pernah Mempercantik Rumah Kontrakan, Buang-buang Uang, yang Untung Malah yang Punya Kontrakan!

17 Mei 2025
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

2 Maret 2026
Karang Taruna Bangkalan, Bikin Ketuanya Merasa Gagal (Unsplash)

Karang Taruna, Satu-satunya Organisasi di Bangkalan yang Bikin Ketuanya Merasa Gagal Jadi Pemimpin

13 Februari 2024
4 Derita yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Dekat Jalan Raya Jogja-Solo

4 Derita yang Saya Rasakan Saat Tinggal di Dekat Jalan Raya Jogja-Solo

19 Mei 2025
Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda Terminal Mojok

Tips Cari Rumah Kontrakan untuk Pasutri Muda

29 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Pengalaman berkendara di Jombang membuat saya merasa kalau jalan di Lamongan tidak buruk-buruk amat

Pengalaman berkendara di Jombang membuat saya merasa kalau jalan di Lamongan tidak buruk-buruk amat

12 Agustus 2026
Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

11 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

11 Agustus 2026
Beratnya jadi petugas ukur tanah desa, butuh fisik dan mental baja karena sering menghadapi konflik warga Mojok.co

Beratnya jadi petugas ukur tanah desa, butuh fisik dan mental baja karena sering menghadapi konflik warga

12 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.