Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kalau Bu Risma Ikut Casting FTV, Lolos Nggak, ya?

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
10 Desember 2021
A A
Kalau Bu Risma Ikut Casting FTV, Lolos Nggak, ya? terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian yang menganggap apa yang dilakukan Bu Risma belakangan ini udah nggak masuk akal sehat, mungkin kalian nggak kenal secara dekat dengan blio. Ya, saya salah satu contohnya yang nggak kenal dekat sama blio. Tapi seriusan, mungkin saja apa hal-hal nggak mashoook yang blio lakukan ini ada sesuatu yang coba ia sampaikan kepada publik.

Nggak menutup kemungkinan pencitraan, lha wong mana ada sih pejabat publik yang menampilkan dirinya memiliki citra buruk. Namun sekaliber Bu Risma, nggak mungkin ah kalau blio pencitraan untuk nama baik. Apa yang blio lakukan belakangan ini, menurut saya malah mendatangkan citra aneh—alih-alih citra buruk.

Lha saya hanya berpendapat jujur. Kalau saya logika sekuat mungkin menggunakan otak, mana ada sih orang yang melakukan hal sia-sia dengan menyingkirkan gundukan pasir di sekitar jalan raya dengan menggunakan tangan kosong? Atau kapasitas otak saya ya, yang nggak bisa menampung kecanggihan Bu Risma dalam mengamalkan Dasadarma Pramuka nomer dua?

Atau nih ya, Bu Risma sudah ancang-ancang mbok menowo nggak lagi masuk gelanggang politik. Bukannya menyiapkan citra freak, tapi ia mencoba untuk memantaskan diri sebagai aktris yang nantinya masuk dalam dunia FTV Indonesia.

Mari kita berandai-andai, apakah dunia FTV ini cocok untuk Bu Risma kelak? Mari kita bedah.

Saya punya kisi-kisi atau hal yang biasanya ada di FTV Indonesia. Pertama, nggak masuk akal. Bukannya ngece FTV Indonesia, tapi biasanya faktor yang selalu ada di FTV itu sisi nggak mashok-nya. Liat saja bagaimana penjual jengkol bisa menikahi artis Ibu kota yang sedang syuting di desa.

Atau ya orang yang biasanya ngarit di sawah, sempat-sempatnya pakai make-up. Ya, walaupun make-up adalah hak segala bangsa, tapi ngarit pakai bulu mata itu sudah masuk ke ranah yang wagu. Dan itulah FTV kita: kadang nggak masuk akal. Makin nggak masuk akal, makin tinggi ratingnya.

Sekarang Bu Risma, apakah hal-hal yang blio lakukan itu nggak masuk akal? Saya sih nggak tahu. Namun, ada satu hal yang ngganjel dalam pikiran saya, yakni ketika blio memaksa tunarungu untuk bicara dalam acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021.

Baca Juga:

Culture Shock Orang Jawa yang Merantau di Tanah Sunda, Banyak Orang Ngomong Pakai Dialog ala FTV

Pengalaman Saya Tinggal di Banjarharjo, Kecamatan Paling Nyaman di Brebes. Berasa Jadi Artis FTV Selama Tinggal di Sini

Indonesia’s social affairs minister Bu Risma criticised for telling an event on the International Day of People with Disability that deaf people should force themselves to speak in public (rather than use sign language) https://t.co/WWpzozfhfx

— Max Walden (@maxwalden_) December 2, 2021

Katanya, ia hendak memaksimalkan pemberian Tuhan kepada kita, mulut, mata, telinga. Sekaliber Menteri Sosial lho ini….. Manusia diberi akal untuk setidaknya melakukan hal-hal yang—mbok ya setidaknya sedikit saja—masuk akal.

Seperti apa yang saya sebutkan di awal, ciri-ciri FTV yang kedua, hal yang nggak mungkin jadi mungkin. Misalnya, biar kesan lokasi di Jogja, para aktor selama memainkan peran pakai beskap melulu. Padahal ya Jogja itu panas, pakai beskap ya kalau nggak Kamis Pahing atau kalau ada Kartinian. Namun, di FTV, semua jadi mungkin.

Apakah Bu Risma memenuhi spesifikasi yang ini? Jawabannya tentu saja. Misalnya ini, ngurug tanah di jalan pakai tangan alih-alih pakai pacul. Mungkin blio ini meresapi kali, ya. Atau kalau nggak ya supaya merasakan perih para petugas yang membetulkan jalan berlubang. Ah, para petugas kayaknya bisa mikir deh, kalau ngurug pasir sebegitu banyaknya ya minimal pakai sekop.

https://twitter.com/EnggalPamukty/status/1467534859450998788

Sekali lagi, inilah Bu Risma. Melakukan hal-hal yang dikira nggak mungkin, jadi serasa mungkin dan mudah. Ini kalau nggak dicegah, mungkin Bu Risma bisa itu bikin satu candi pakai tangan kosong. Bandung Bondowoso pakai kekuatan demit? Ah, lemah. Contohlah Bu Risma, memakai kekuatan pikiran walau agak sedikit nggak mashoook.

Ketiga, akting. Wah, bukan maksud apa yang dilakukan oleh Bu Risma selama ini hanya akting, ya. Coba kalian pikirkan, ketika Bu Risma kelak dapat peran untuk marah-marah, betapa ahlinya blio. Apalagi nggak ada angin nggak ada hujan mak wuuussshhh harus marah-marah.

Saya rasa, sekelas Reza Rahadian pun nggak ada apa-apanya ketimbang Bu Risma. Reza Rahadian, akting marah-marah pun harus dipacu biar terkesan alami. Namun Bu Risma, marah-marahnya itu alami banget. Cocok dapat Piala Citra kategori pendatang baru terbaik. Nah, dalam hal marah-marah tanpa sebab, Bu Risma nggak ada tandingannya. Sudah siap njajal dunia FTV, Bu?

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Desember 2021 oleh

Tags: aktingbu rismacastingFTVpolitisi
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

daeng

Bolehkah Daeng Bermimpi Menjadi Presiden?

26 Agustus 2019
Jangan Jadi Peneliti di Indonesia

Jangan Jadi Peneliti di Indonesia

5 September 2022
Memilih Politisi Ganteng: Masih Relevankah bagi Pemilih Muda?

Mahasiswa Sejatinya Adalah Politisi yang Tertunda

16 Juni 2023
sahabat nabi

Absurdnya Menyamakan Tokoh Politik dengan Sahabat Nabi

20 Mei 2020
FTV Indonesia Bakal Lebih Seru kalau Berani Syuting di Kalimantan

FTV Indonesia Bakal Lebih Seru kalau Berani Syuting di Kalimantan

30 Juni 2022
Setelah Banyak Kekecewaan, Melihat Politisi Baik Rasanya Aneh terminal mojok.co

Setelah Banyak Kekecewaan, Melihat Politisi Baik Rasanya Aneh

18 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
Peh, Cucut, dan Larak: Menu Pecak Andalan di Warteg yang Enak tapi Bikin Pembeli Merasa Bersalah

Peh, Cucut, dan Larak: Menu Pecak Andalan di Warteg yang Enak tapi Bikin Pembeli Merasa Bersalah

8 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026
Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.