Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Kala Cinta Butuh Jeda yang Sialnya Tak Sedikit Berakhir Dengan Luka

R Fauzi Fuadi oleh R Fauzi Fuadi
28 Agustus 2019
A A
jeda 4 cara komunikasi yang perlu dihindari agar ldr awet mojok.co

jeda 4 cara komunikasi yang perlu dihindari agar ldr awet mojok.cojeda

Share on FacebookShare on Twitter

“Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri, untuk tetap menghargai rasanya sepi”. Saya sengaja mengawali tulisan ini dengan lagu Tulus berjudul ruang sendiri. Sebab, dalam asmara, kadang kita memang butuh ruang untuk menyendiri, untuk tetap menghargai sepi, dan boleh jadi menghindari rasa bosan.

Merawat cinta memang tak semudah menemukannya, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam merawatnya. Sesuatu yang tricky memang, seperti halnya soal jarak. Jika terlalu sering terpisah, itu bisa menjauhkanmu darinya, tetapi jika terlalu sering bersama, juga bisa menimbulkan kebosanan. Nah terkadang, di tengah kita terlalu sering dan asyik dalam kenyamanan menjalin sebuah hubungan jauh apa lagi dekat, pada satu titik kita butuh rehat atau jeda sejenak.

Sebab dengan jeda kita belajar banyak hal, agar supaya kamu dan dia tetap punya ruang gerak pribadi untuk aktualisasi diri, untuk merefresh hubungan dari rutinitas yang membosankan, dan untuk merenungkan ke mana arah hubungan agar kamu dapat merenungi sejenak perihal hubungan yang sudah terjalin selama ini, maksudnya apa mau lanjut ke tahap yang lebih serius atau hanya ingin bersenang-senang saja?.

Dalam hal ini saya punya teman yang memiliki kisah cinta dan asmara yang serupa namun tak sama. Serupa karena hubungan mereka harus kandas ditengah jalan, tak sama karena cara mereka dalam menghadapi kenyataan yang getir nan pedih sekalipun, jauh berbeda

#Kawan 1

Sebut saja Mul, ia adalah seorang aktivis kampus, tapi tetap mengikuti perkuliahan dengan tertib dan cukup disiplin, nilai studinya pun bisa dibilang tinggi, nilai minimal B, dan rata-rata nilai A dan A+. Paras dan postur tubuhnya, bagi 8 dari 10 perempuan mungkin cukup ideal dan tampan.

Disamping kuliah, Mul berbisnis kopi bubuk yang hampir setiap malam, ia pasti mengantar kopi-kopi pesanan warkop di sekitar kampus dan warkop yang jaraknya cukup jauh sekalipun dengan motor sportnya. Walau ia berasal dari keluarga borjuis, ia tak serta merta memanfaatkan harta orangtuanya hanya untuk kebutuhan hidup selama ia berada diperantuan. Ia bisa saja menunggangi setir bundar jika ia berangkat kuliah, pun dengan mudahnya ia mencari kostan dengan fasilitas super lengkap dengan harga selangit. Tapi ia lebih memilih untuk hidup sederhana dan biasa saja.

Maka tak heran jika teman-teman perempuannya dikelas maupun di organisasi yang ia ikuti, banyak yang dekat dengannya, tentu dengan maksud agar supaya mendapatkan hati dan hartanya.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Kopi Lelet Lasem Itu Bukan Kopi, tapi Wujud dari Rasa Sakit Ditinggal ketika Sudah Sayang-sayangnya

Tapi masih banyak yang tak tahu bahwa dua tahun lalu, Mul telah memiliki pacar yang akan dilamarnya usai kuliah, sebut saja Widuri, mereka tak kuliah di satu kampus, melainkan kuliah beda kota, beda provinsi malah. Mereka sering menghubungi satu sama lain, berbasa-basi atau sekadar bertanya kabar, entah via video call, telepon, atau chat.

Seiring berjalannya waktu, Widuri memutuskan untuk tak lagi menghubungi Mul, dengan alasan hubungan ini butuh jeda untuk sekadar menghargai sepi dan rindu. Dengan berat hati, Mul menyetujui hal itu.

Mereka jeda dua bulan lamanya, hingga Mul curiga bahwa ada seseuatu yang tak beres. Dan benar saja, tiga hari usai kecurigaan itu muncul, Widuri memberitahu Mul bahwa cinta untuknya telah sirna dan luntur tak tersisa. Beberapa hari berikutnya, Mul mendapati instastory Widuri berfoto cukup mesra dengan laki-laki lain. Dari situlah Mul menyadari bahwa ia telah dikhianati.

Setelah saya bertanya apa dirinya baik-baik saja dan tetap waras?, dan ia menjawab dengan entengnya, “Lek dipikir terlalu serius, ra apik gae awakku. Ancen aku loro ati, ning aku kudu iso nerimo iki kabeh, aku musti iso ngerangkul hal legi-pait karo dekne. Sebab, dengan cara ikulah aku iso melupakan dekne, dan tak anggep iki sebagai satu langkah dewasakan diri”. Cukup impresif dan elegan rupanya.

#Kawan 2

Panggil saja Randu, ia jatuh cinta pada seorang gadis pujaannya yang tinggal satu kebupaten, sebut saja Nirmala. Seperti rasa cinta Randu padanya, Nirmala pun mencintainya. Diantara mereka telah terajut tali cinta yang kuat. Sudah setahun lebih mereka menjalin asmara. Setiap akhir pekan mereka selalu bertemu di dermaga, hanya untuk menikmati surya perlahan menghilang.

Namun seiring berjalannya waktu, Randu memutuskan untuk jeda, untuk tak lagi bersua di dunia maya maupun nyata, alasannya klasik, agar menghindari rasa bosan diantara mereka. Nirmala mengamininya dengan barat hati.

Jeda itu berlangsung sekira sebulan lebih. Hingga pada akhirnya rajutan yang telah sekian lama mereka rawat bersama itu harus kandas ditengah jalan. Nirmala menghianatinya, ia dengan tega memutuskan cintanya, ketika ditanyai alasannya, Nirmala bilang telah menemukan orang yang lebih tampan dan tajir dibanding dirinya. Tak hanya memutuskan, tapi juga membuka segala rahasia cinta mereka pada orang lain.

Tapi kawanku satu ini ancen wong sing sabaran. Sebab ketika ia mengetahui bahwa ia diperlakukan sedemikian kejinya, ia samasekali tak marah, apa lagi terbersit dalam hati untuk menyantetnya, ini semua dianggapnya hal yang lumrah dalam kisah cinta dan tak perlu dirisaukan. Malahan ia menganggap Nirmala sebagai teman yang pernah berbuat baik padanya.

Ketika saya bertanya mengapa bisa bersikap demikian, ternyata usut punya usut, sebelumnya Randu telah mempelajari tentang semua hal yang terkait dengan cinta. “Sebab cinta bisa dipelajari dengan logika dan perasaan”, ujarnya. Ia mempelajari itu semua dari buku Seni Mencintai yang ditulis oleh om Erich Fromm.

Tapi saya fikir itu hanya alasan yang cukup dilpomatis, saya tahu persis hatinya remuk seremuk-remuknya, dan jadilah ia sobat ambyar. Saya pun tahu, Ia hanya pandai menyimpan rasa ambyar itu dalam hati yang kian rapuh itu.

Dalam hal ini benar apa kata Sujiwo Tedjo Rusdi Mathari, “Laki-laki memang tidak menangis, tapi hatinya bedarah, dik”. Atau kata Lord Didi Kempot, “Kepiye maneh iki pancen nasibku, kudu nandang loro koyo mengkene, remok ati iki yen eling janjine, ora ngiro jebulmu lamis wae. Aku nelongso mergo kabacut tresno, ora ngiro seikine cidro.”

Syahdan, jeda yang dimaksud di sini bukan meminta ‘break’ dengan alasan yang mengada-ada, padahal sudah tak lagi cinta. Bukan pula kamu dan si dia harus menjelaskan dengan gamblang bahwa hubungan ini memang butuh jeda. Cukup dengan menjelaskan pada intinya saja dan ngak usah pake kode-kode ngak jelas. Lalu biarkan satu sama lain menjalani kehidupan di luar dunia masing-masing. Ngoten. (*)

BACA JUGA Sebulan Tak Melihat Story Medsos: Ini yang Kurasakan! atau tulisan R Fauzi Fuadi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2022 oleh

Tags: hubunganjedakomitmenMantanPacaranputusruang gerak pribadi
R Fauzi Fuadi

R Fauzi Fuadi

Suka Jalan-jalan random. Tinggal di Samarinda.

ArtikelTerkait

witing tresno jalaran soko kulino atlet bucin pengalaman selingkuh pacaran dari sudut pandang laki-laki mojok.co

Pengalaman Selingkuh dan Rasa Bersalah yang Menghantui

4 Juli 2020
bubur diaduk

Menanggapi Tulisan Hai Para Pemakan Bubur Diaduk, Bertobatlah: Maaf, Tapi Makan Bubur Diaduk Adalah Jalan Yang Sebenar-benarnya

22 Juli 2019
Malam Minggu Sengget: Pacaran 3 Hari, Sakitnya Sampai Saat Ini terminal mojok.co

Malam Minggu Sengget: Pacaran 3 Hari, Sakitnya Sampai Saat Ini

29 Januari 2022
pura pura bego, orang ndableg

Pura-Pura Bego sebagai Strategi PDKT

8 April 2020
Kalian Marah Teman Kalian Jadian sama Mantan Pacar? Ra Mashok! pernikahan beda agama

Melupakan Masa Lalu dengan Mantan Itu Hil yang Mustahal

25 Februari 2023
soal finansial

Sudahkah Terbuka Soal Finansial dengan Pacar?

15 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.