Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Mencantumkan Angka Korban Tragedi Kanjuruhan di Jersey Arema FC tapi Nggak Bantu Keadilannya Itu Buat Apa?

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
3 Juli 2023
A A
Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Muncul di Jersey Arema FC (Unsplash)

Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Muncul di Jersey Arema FC (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Liga 1 2023/2024 sudah bergulir. Gairah sepak bola kembali menggeliat di Indonesia. Para suporter kembali “turun gunung” untuk membela tim idolanya. Apa yang mereka sebut sebagai hiburan kembali tayang di TV setelah libur jeda kompetisi. Setelah Liga 1 tahun lalu berjalan, meski sempat berdarah-darah karena Tragedi Kanjuruhan di mana keadilan jauh dari pelupuk mata.

Adalah Arema FC dan Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 yang menyita perhatian sepak bola internasional. Sebanyak 135 suporter gugur di tangan gas air mata yang “dibelokkan” karena tiupan angin. Liga sempat berhenti beberapa waktu untuk saling berbenah, mulai dari suporter hingga federasi.

ADVERTISEMENT

Singo Edan kembali ikut di Liga 1 tahun ini, di kompetisi sebelumnya banyak yang meng-cancel karena imbas tragedi kemanusiaan itu: tetap bermain meski suporternya bergerak sendiri mencari keadilan. Tim ini merilis jersey baru dengan angka 135 di belakang dalam aksara Jawa, melambangkan jumlah pendukungnya yang pergi di tragedi itu.

Mencantumkan jumlah korban Tragedi Kanjuruhan itu buat apa?

Bagi saya, penyematan angka 135 di belakang jubah perang Arema FC ini tidak ada gunanya sama sekali. Untuk apa menuliskan jumlah korban Tragedi Kanjuruhan jika keluarga korban tidak dibantu hingga mendapatkan keadilan?

Kita lihat sendiri berbagai proses hukumnya. Aremania dan Aremanita yang survive atau keluarga korban mencari tim bantuan hukum sendiri. Dimana peran klub yang mereka banggakan itu? Seolah membisu. Tidak segarang singa di logo, semuram monumen singa di halaman Stadion Kanjuruhan.

Bukannya menarik diri atau bubar demi membela mereka yang menjadi korban, Arema FC malah tetap main. Berbagai penolakan di sana-sini bukannya membuat mereka mawas diri, malah tetap ikut kompetisi. Alasannya, pemain dan manajemen tidak mau kehilangan prestasi. Anehnya, mereka seolah tutup mata saat para keluarga kehilangan anggotanya untuk selama-lamanya.

Lihat saja, betapa tidak pedulinya klub dan beberapa suporter Arema FC. Sepak bola bergairah lagi, seakan Tragedi Kanjuruhan itu hilang terbawa angin. Mereka hanya sebatas mengucapkan bela sungkawa. Setelah itu seolah tidak ada tragedi yang membuat beberapa orang trauma dengan sepak bola selamanya.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

Tidak butuh bela sungkawa!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2023 oleh

Tags: arema fcMalangStadion Kanjuruhantragedi kanjuruhan
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

6 Hal Substansial pada Cwie Mie, Mi Ayam Orang Malang Terminal Mojok

6 Hal Dasar yang Ada pada Cwie Mie, Mi Ayam Orang Malang

20 Agustus 2022
Jember dan Banyuwangi Patah Hati 21 Tahun karena Pemerintah (Unsplash)

Jalur Selatan Jember: Mega Proyek JLS Mangkrak 21 Tahun yang Memupus Impian Indah Bersama Banyuwangi

18 September 2023
Terminal Hamid Rusdi Kota Malang Mati Suri: Nyaris Terbengkalai dan Sering Dipertanyakan Manfaatnya

Mati Surinya Terminal Hamid Rusdi Kota Malang: Nyaris Terbengkalai dan Sering Dipertanyakan Manfaatnya

11 Mei 2023
Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

Kabupaten Pasuruan, Kabupaten yang Sibuk, Serba Ada, dan Cukup Humble, tapi Amat Monoton

30 Mei 2025
Pasar Comboran, Pasar Barang Bekas Tempat Healing Favorit Bapak-bapak Malang  Mojok.co

Pasar Comboran, Pasar Barang Bekas Tempat Healing Favorit Bapak-bapak Malang 

23 April 2024
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Beda Kelakuan Tukang Parkir di Bogor dan Malang: Bogor Lebih Slow, Malang Lebih Galak!

19 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu! Mojok.co

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

24 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

29 Juni 2026
Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
Honda BeAT, Motor Terbaik untuk Menemani Mahasiswa UNNES Menjalani Hidup pertamax pertalite

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

28 Juni 2026
Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

30 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.