Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jogja Katanya Istimewa, padahal Tunawisma di Mana-mana dan Menderita

Ferry Mahulette oleh Ferry Mahulette
21 Januari 2026
A A
Jogja Katanya Istimewa, padahal Tunawisma di Mana-mana dan Menderita

Jogja Katanya Istimewa, padahal Tunawisma di Mana-mana dan Menderita (Jon Tyson via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut keyakinan saya, yah menurut keyakinan saya, Jogja tidaklah Istimewa seperti yang orang-orang Jakarta yang pergi ke Jogja saat liburan yang bikin macet dan main klakson katakan. Sebab di sudut-sudut yang tak tersorot lampu terang tempat wisata, ada tunawisma yang meringkuk kedinginan di ujung malam.

Saya menemukan fakta mencengangkan saat saya mengikuti kegitan komunitas Sega Mubeng Kotabaru. Sedikit latar belakang, komunitas ini adalah komunitas sosial yang berbagi makanan kepada kelompok yang terpinggirkan di Kota Jogja seperti tukang sapu jalananan, tunawisma, buruh gendong, juga tukang becak. Apa-apa yang saya lihat saat mengikuti kegiatan itu bikin hati saya runtuh seruntuh-runtuhnya.

Setiap Rabu malam, Komunitas Sega Mubeng membagikan Roti dan minuman hangat di berbagai rute di Jalanan kota Yogyakarta. Ada spot-spot tertentu di Kota Jogja yang saya lihat berisikan dengan tunawisma. Seperti di sepanjang Jalan Brigjen Katamso, banyak sekali tunawisma yang tidur di emperan toko ketika malam. Kebanyakan dari mereka bukanlah orang asli Jogja. Ada yang dari Magelang, Klaten, dan wilayah lainnya di Pulau Jawa.

Tapi, ada juga yang dari Jogja seperti ia dari Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul. Mereka mengantungkan hidup mereka dari pekerjaan seperti tukang rongsok, tukang becak kayuh, yang kadang tidak pulang hingga seminggu.

BACA JUGA: Kisah Pilu Kakek Tua di Jalan Teknika UGM, Hidup di Jalanan Setelah Ditelantarkan Anak yang Sudah Sukses

Jogja gemerlap, nasib tunawisma begitu gelap

Sungguh ironi memang. Di tengah gemerlapnya kota Jogja yang terkenal sebagai Kota Pendidikan dan juga destinasi wisata nasional, masih ada tunawisma yang jauh dari perhatian pemerintah. Di tengah gemerlapnya keindahan-keindahan yang diduplikasi jutaan kali di media sosial, masih ada orang-orang yang menderita dan tak tersorot cahaya.

Inilah wajah Jogja yang tak mungkin tersorot di postingan medsos dengan lagu mendayu. Padahal, nasib mereka begitu menyedihkan, tapi jauh dari uluran tangan.

Seperti tunawisma yang saya temui didaerah Pasar Kranggan dekat Tugu Jogja. Sebut saja Pak X. Saya coba menawarinya mau minuman hangat, dia mengatakan tidak mau minum. Dia bilang ingin makan karena lambungnya sakit gara-gara hanya makan sekali dalam 3 hari. Dengan sigap, saya memberikan 2 roti yang saat itu saya bawa.

Baca Juga:

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

KA Prameks, Juru Selamat Warga Purworejo dari Rutinitas Motoran ke Jogja yang Melelahkan

Pak X lalu bercerita bahwa dirinya berasal dari Pekalongan dan mencari peruntungan di Jogja sebagai seorang pemulung. Dia tidak memiliki tempat tinggal, dan hal itu membuatnya berpindah-pindah tempat untuk dapat beristirahat di malam hari. Lalu kemudian setelah rongsoknya banyak baru ia setorkan ke pengepul yang ada di Godean.

Baca halaman selanjutnya

Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara(?)

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2026 oleh

Tags: dana istimewa jogjaJogjapemulung di jogjapengemis di jogjatingkat kemiskinan di jogjatunawisma di jogja
Ferry Mahulette

Ferry Mahulette

Pendeta yang sedang S2 di UGM Yogyakarta. Tertarik menulis dan membahas isu sosial yang ada di Jogja.

ArtikelTerkait

Bakpia Kukus Tugu Jogja: Enak dan Kekinian, tapi di Mana Unsur Bakpianya? terminal mojok.co

Bakpia Kukus Tugu Jogja: Enak dan Kekinian, tapi di Mana Unsur Bakpianya?

23 November 2021
Sisi Gelap Coffee Shop di Jogja: Jadi Tempat Cuci Uang para Owner "Gelap"

Sisi Gelap Coffee Shop di Jogja: Jadi Tempat Cuci Uang para Owner “Gelap”

9 Maret 2024
Jogja dari Sudut Pandang Mahasiswa Baru sabda pandita ratu

Apakah ‘Sabda Pandita Ratu’ Masih Relevan dengan Pernyataan Sikap Ngarso Dalem tentang Kasus Covid-19?

22 September 2020
3 Ide Usaha yang Laris Manis di Jogja, Cocok untuk Mahasiswa

3 Ide Usaha yang Laris Manis di Jogja, Cocok untuk Mahasiswa

4 September 2024
Jogja Katanya Romantis, tapi kok Kisah Cinta Saya Kandas Melulu?

Jogja Katanya Romantis, tapi kok Kisah Cinta Saya Kandas Melulu?

3 Agustus 2022
Barista Jogja: Antara Seksi, Romantis, dan Upah Kelewat Rendah

Membongkar Alasan Barista Jogja Diupah Begitu Rendah

4 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

Mobil Hybrid (Sebenarnya) Bukan Pilihan Buruk, tapi Bisa Bikin Tekor

27 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.