Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Jika The World of The Married Digarap ala Sinetron RCTI dan SCTV

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
16 Mei 2020
A A
the world of the married episode 2 sinopsis review komentar jadwal tayang cerita mojok.co

the world of the married episode 2 sinopsis review komentar jadwal tayang cerita mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

The World of The Married hadir untuk ambil pasar emak-emak Indonesia.

Konon, jika emak-emak sudah meninggalkan singgasana kenyamanannya (sinetron), itu berarti dunia sedang ada yang tidak beres. Romantisme emak-emak dengan sinetron Indonesia tentu jadi catatan panjang sebuah sejarah. Bahkan, menyamai omek-omek unyu di kampus, emak-emak ini membuat semacam forum khusus untuk membahas sinetron dan biasanya berada di tukang sayur.

Silih berganti mulai dari Telenovela, India, hingga Turki sepertinya sulit untuk menggoyahkan kedigdayaan sinetron. Sebut saja gempuran seperti Marimar, Uttaran, hingga Elif memang sempat menggoyahkan, tapi tidak mampu barang satu pun menjatuhkan. Kini hadir Korea sebagai ancaman. Setelah generasi yang lebih muda tunduk, kini perlahan menjalar ke emak-emak. Ya, The World of the Married yang ceritanya sangat related dengan bahan diskusi emak-emak di tongkrongannya, tukang sayur.

Teringat betul kala itu sinetron Kau yang Berasal Dari Bintang yang diperankan oleh Mas Morgan Oey yang “membeli” cerita dari My Love From Another Star. Sebenarnya hal itu jamak dilakukan, seperti Demi Cinta yang mengambil cerita dari Endless Love (Autumn In My Heart). Ya, ada yang beli, ada juga yang umpet-umpetan alias tidak mengakui.

Nah, dengan kultur sinetron Indonesia yang makin ra nggenah ini, ketimbang mengembangkan cerita sendiri, lebih baik mereka membeli cerita dari Korea saja. Supaya endingnya jelas, keberlangsungan ceritanya jelas, nggak gitu-gitu melulu. Salah satunya, ya, harus membeli The World of the Married dan me-remake-nya sebaik mungkin.

Yang jadi Lee Tae Oh seharusnya Teuku Wisnu, bagaimanapun caranya. Terlepas blio sudah pensiun atau belum. Sebagaimana tokoh Farrel di Cinta Fitri ini yang… Wisnu banget, tokoh Lee Tae Oh pasti tak kalah greget. Sedangkan lawan mainnya, Ji Sun Woo atau Dokter Ji, harusnya istri Wisnu di dunia nyata, yakni Shireen Sungkar. Ya, sebenarnya akting Shireen ini biasa saja, sih. Tapi, kan, di negeri ini rating nomor satu.

Sedangkan yang jadi Yeo Da Kyung, poros semesta dalam cerita ini, pokoknya harus Nikita Willy. Titik. Mau nggak mau, setuju nggak setuju. Kalau yang jadi Min Hyun Seo, pelindung utama Dokter Ji, saya mengajukan nama Natasha Wilona. Perlu tak jelasin lagi po kenapa saya mengajukan nama Wilona? Lak nggak perlu to?

Ceritanya akan sangat berubah, menjadi kearifan lokal khas sinetron kita. Dimulai dari kehidupan Ji Sun Woo atau Dokter Ji (Shireen Sungkar) yang sangat sempurna. Ia adalah dokter yang memiliki karier cemerlang, cantik mandraguna walau usia sudah ada di atas kepala empat. Kehidupan asmara dengan suaminya, Lee Tae Oh (Teuku Wisnu) juga sangat romantis. Pokoknya idaman ibu-ibu banget.

Baca Juga:

5 Alasan yang Membuat Sinetron Indonesia Semakin Membosankan. Produser dan Sutradara Perlu Lebih Kreatif!

Sinetron Indonesia Kalah Telak Dibanding Drakor dan Dracin, Alur Ceritanya di Luar Nalar

Tapi, tanpa dinyana, si Lee Tae Oh yang berprofesi sebagai sutradara yang nggak terkenal-terkenal amat, sangat berpangku tangan pada Dokter Ji. Inget sitkom Net TV yang judulnya Tetangga Masa Gitu, nggak? Nah, Lee Tae Oh itu seperti Mas Adi yang terus-terusan minta uang ke istrinya, Mbak Angel. Walau duitnya cuma buat beli indomie sekalipun. Ckckck~

Dokter Ji bahkan sampai-sampai memperkenalkan Ketua Yeo (Primus Yustisio, eh, nggak jadi, blio kan udah di Senayan. Yaudah diganti Anjasmara saja) sebagai mitra kerjanya. Di mana Dokter Ji ini adalah dokter pribadi istrinya Ketua Yeo (Jihan Fahira).

Jika di Drama Korea ada adegan ranjang, dalam sinetron ini adanya adegan ngaji bersama. Dokter Ji sehabis ibadah, langsung salim kepada suaminya. Mereka pun ngaji bersama, rukun dalam kehidupan keluarga. Sorry ya, sensor KPI lebih kejam dari pada sensor TOEI kepada One Piece.

Di tengah-tengah ngaji yang khusyuk, muncul iklan dulu, Bos. Dokter Ji terlihat memegangi kepala, lalu suaminya nyauti, “Batuk Bu Haji?” Lee Tae Oh pun mengeluarkan obat-obatan dari dalam sakunya. Keren nggak, orang mau ibadah sudah cepak obat. Tapi ya begitulah sinetron kita, cuan harus diutamakan.

Setelah minum dan mesem-mesem kepada suaminya, tiba-tiba Dokter Ji mencium harus parfum dan ada rambut pirang di botol obat tersebut. Kamera pun dalam sepersekian detik zoom in Dokter Ji. Ia mulai mempermainkan mimik wajah seperti menggertar-getarkan bibir, tangannya ngewel, kepalanya oglak-aglik seperti boneka Mampang. Tak lupa, alisnya naik turun seperti ombak banyu.

Dokter Ji pun mbatin begini, “Rambhut siapahhh inihhh…*dengan penekanan*. Kenapah bisahhhh ada di obat suami akhhhuuhhh…*matanya melotot sampai mau mencedel*,” kamera zoom-in dan zoom-out sak penak udel. Yang nonton di rumah pun langsung vertigo.

Esoknya, Dokter Ji membuntuti suaminya. Pura-puranya berada di metropolit Jakarta yang macet. Dokter Ji mencet-mencet klakson padahal lokasi syutingnya di sebuah taman yang sepi dan angel-nya mengambil dua mobil yang menghimpit mobil Dokter Ji. Ben ketok macet. Kamera pun mengambil bagian dalam mobil yang digoyang-goyang seakan mobil sedang jalan.

Episode satu sampai seratus tujuannya menyelidiki Lee Tae Oh. Pokoknya mereka pating sliwer. Dokter Ji ke sini, suaminya ke sana. Ketika suaminya sedang bersama wanita lain, Dokter Ji lagi menunduk dan nggak lihat. Pokoknya begitu terus polanya sampai emak-emak pada hipertensi dibuatnya.

Hingga pada episode 101, Dokter Ji bertemu dengan Min Hyun Seo (Natasha Wilona) yang sedang bertengkar dengan pacarnya (Boy William). Ceritanya, Min Hyun Seo sedang pulang nemenin pacarnya ini trek-trekan di Ring Road dekat Terminal Giwangan. Masalah dimulai ketika mereka lapar. Min Hyun maunya makan mie ayam Tumini, sedangkan pacarnya maunya sate klatak Mbak Bella.

Adegan bertengkar itu super heboh. Menampilkan flasback nggak penting ketika dua pasangan ini sedang bermesraan makan sate klatak. Flashback-nya menghabiskan 100 episode. Flashback ini ngalahin lama dan nggak pentingnya filler di anime Naruto.

Akhirnya, pada episode 201, Min Hyun Seo berkata, “MENJAUH DARI AKU, MZZZZ~ AKU JIJIQ SAMA MZZZ~” mereka pun putus. Mantannya Min Hyun Seo pun galau dan nggeber-nggeber motornya. Kemudian, dia bikin geng baru bernama Anak Langit. Emak-emak berderai air mata sampai males nyiapin sahur.

Singkat cerita, mereka—Dokter Ji dan Min Hyun Seo—membentuk sebuah koalisi untuk meruntuhkan petahana, eh, untuk membongkar rahasia suaminya. Ia juga mengajak CAI, Ciraos Agency Intelligence, dengan Lord Amin sebagai pemimpin penyelidikan ini.

Akhirnya, Dokter Ji nyonangi ada peralatan make-up di mobil suaminya. Dengan berderai air mata dan suara serak-serak basah khas Shireen Sungkar, kamera pun memainkan transisi yang super-super ndakik. Jatuhnya malah seperti transisi power point mahasiswa baru. Ada ponsel di sana dan ada foto Yeo Da Kyung (Nikita Willy) di sana. Muda, cantik, menarik, dan anak sahabatnya sendiri, Ketua Yeo.

Lee Tae Oh pun yang ke-gep akhirnya menjelaskan bahwa ternyata Yeo Da Kyung selama ini adalah anak mereka yang sengaja ia titipkan kepada Ketua Yeo. Mereka bukan selingkuh, tapi sebagaimana ayah dan anak saja. Dokter Ji pun nangis dan memeluk Yeo Da Kyung, “Ternyata anak aku yang selama ini hilang itu kamu, Kyung?”

Yeo Da Kyung memeluk bundanya dan nimpali, “Hooh.”

Sedang khusyuk-khusyuknya mereka kangen-kangenan, tiba-tiba ada meteor jatuh dan mengenai kepala Dokter Ji. Ia pun lupa ingatan dan episode sinteron ini ditambah jadi 10.000 episode + 4 OVA. Credit title keluar, soundtrack-nya kalau nggak Wali ya Judika, mosok Hindia. Judulnya pun keluar, “The World of the Anak Kandungku yang Selama Ini Hilang Dibawa Temanku Sendiri Biyung Pucing Akutuh~” pakai jenis font Cataneo BT khas SinemArt.

BACA JUGA The World of the Married: Sinopsis dan Komentar atau tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: sinetron indonesiasinetron rcti dan sctvThe World of the Married
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

7 Adegan Sinetron Indonesia yang paling Memuakkan Terminal Mojok

7 Adegan Sinetron Indonesia yang paling Memuakkan

13 Juli 2022

Sinetron ‘Suara Hati Istri: Zahra’, Analisis Sinetron tentang Remaja yang Jadi Istri Ketiga Om-om

2 Juni 2021
Episode Awal Layangan Putus Berasa Deja Vu The World of the Married terminal mojok

Episode Awal Layangan Putus: Berasa Deja Vu The World of the Married

30 November 2021
Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa terminal mojok

Iklan Lemonilo, Pertanda Bencana Akan Datang di Sinetron Indonesia

30 Mei 2021
the world of the married episode 5 mojok

The World of the Married Episode 5: Sinopsis dan Komentar

14 Mei 2020
the world of the married episode 2 sinopsis review komentar jadwal tayang cerita mojok.co

The World of Married Couple Episode 2: Sinopsis dan Komentar

13 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Aktif Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal Mojok.co

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

11 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM
  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.