Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jika Ada Agnostik yang Saleh dan Makrifat, Coki Pardede Orangnya

Choirul Huda oleh Choirul Huda
29 September 2022
A A
Jika Ada Agnostik yang Saleh dan Makrifat, Coki Pardede Orangnya

Jika Ada Agnostik yang Saleh dan Makrifat, Coki Pardede Orangnya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Hanya waktu dan diri sendiri yang dapat membuktikan kita dapat berubah atau tidak”.

Seperti itulah potongan DAKI (Dakwah Coki) yang mungkin saja berlaku di banyak hal dalam kehidupan Coki Pardede. Setelah bebas dari masa rehab, Coki terlihat makin saleh secara spiritual, padahal ngakunya agnostik. Dalam hal ini, Romo Yerry unggul tipis dari Bib Jafar, tapi sebelum terlambat, Bib Jafar seharusnya bisa menikung Romo di sepertiga malam.

Welkambek, lord dzulumat, Paman Coki Pardede! Paduka kegelapan yang tak kunjung mendapatkan akses penerangan PLN. Bentuk nyata kesesatan yang tak pernah terjamah oleh operator Google Maps. Coki bisa dikatakan lebih dark dari batubara PLTU, dan lebih sesat dari maps yang belum terupdate.

Kembalinya Coki Pardede dengan humor dark jokes-nya sudah dinantikan oleh banyak penikmat humor gelap. Bagi domba-domba yang kadung terpapar adiktifnya, Coki adalah candu, opium, combo-wombo ultimate yang menjadi puncak tertinggi standar dark jokes. Rasanya hambar kalau mendengar dark jokes tapi bukan dari cocote Coki, ChuaakkzZ.

Buat sebagian orang, memberikan panggung untuk mereka yang problematik seperti Coki, dianggap menghadirkan persoalan baru di masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu menjatuhkan stigma sekaligus mendiskriminasi public figur modelan seperti Coki. Akan tetapi, menyamaratakan seorang yang adiktif dengan pendurhaka lain seperti koruptor dan cabul misalnya, rasanya sangat berlebihan dan tidak adil. Toh, pengalaman dan pengetahuan adiktif Coki kenyataannya menjadi pelajaran yang mencerahkan bagi banyak orang, meskipun ujungnya ya cuma ngonten untuk menghasilkan cuan, sattt.

Setelah menghirup udara segar, aura kesalehan Coki kini kian memancar. Orang agnostik seperti Coki memang memiliki pandangan bahwa hal supranatural atau kebenaran tertinggi misalnya soal keberadaan Tuhan tidak dapat diterima akal secara mentah-mentah. Dalam arti lain, seorang agnostik seperti Coki masih berproses mencari kebenaran tertinggi agar agama dan otoritasnya yang melembaga tidak taken for granted. Pencarian seperti ini tentunya tidak dilakukan oleh kita yang menerima agama secara lapang dada tanpa perdebatan.

Hasil dari proses pencarian dengan berbagai macam dialektika dan dialog yang terus-menerus dilakukan, membawa Coki menjadi seorang agnostik yang saleh dan mengenal siapa jati dirinya (makrifat), setidaknya kesan inilah yang bisa kita lihat dalam gagasan-gagasannya di podcast-nya Om Deddy. Coki menjadi pribadi yang lebih berlapang dada terhadap keadaan, dengan tidak menyalahkan siapapun atas kasus yang menjerat, meskipun memang ada cepu di antara pergaulannya.

Pada prinsipnya, kesalehan Coki terlihat dari caranya menghilangkan ego penghakiman yang membawa pikiran dan emosionalnya lebih matang. Coki Pardede juga tidak memiliki kesinisan terhadap siapapun( tapi boong). Ya kalau pun ada, setidaknya dibatin lah ya. Baginya, cepat atau lambat, risiko dari tindakan haram pasti akan terbuka dengan sendirinya, “Semua orang punya sisi gelapnya masing-masing, bedanya ada yang ketahuan dan ada yang tidak”, begitulah kira-kira petuahnya.

Sebagai seorang agnostik, proses pencarian jati diri Coki Pardede menjadi contoh baik bagi teman-teman yang telah memiliki keimanan, untuk terus meng-upgrade diri menuju gerbang-gerbang hachimon, eh, maksudnya gerbang-gerbang wushul dari syariat, tarekat, makrifat, hingga hakikat. Coki mungkin sudah sampai pada tingkat makrifat untuk mengenal dirinya sendiri, namun sayangnya ia masih teralienasi untuk menemukan syariat dalam kehidupannya.

Baca Juga:

6 Celetukan Nyelekit Fizi dalam Serial Upin Ipin yang Bikin Penonton Mengelus Dada

Plis deh, Coki Bukan Joker, dan Berhenti Menyamakan Artis yang Kena Masalah dengan Joker

Ya, tidak ada salahnya sesekali Coki berdialog dengan Gus Samsudin untuk menemukan keimanan tersebut, siapa tahu cocok. Ho’oh, tenan.

Penulis: Choirul Huda
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Surat Terbuka untuk Coki Pardede: Jangan Sia-siain Punya Temen kayak Tretan Muslim, Cok!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2022 oleh

Tags: agnostikcoki pardededark jokesmakrifat
Choirul Huda

Choirul Huda

ArtikelTerkait

Joker coki pardede anji artis mojok

Plis deh, Coki Bukan Joker, dan Berhenti Menyamakan Artis yang Kena Masalah dengan Joker

6 September 2021
6 Dark Jokes Fizi dalam Serial Upin Ipin yang Bikin Penonton Mengelus Dada Mojok.co

6 Celetukan Nyelekit Fizi dalam Serial Upin Ipin yang Bikin Penonton Mengelus Dada

25 April 2024
Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Istri Ketika Suami Ngopi-ngopi terminal mojok.co

Kedai Kopi: Tongkrongan Bebas yang Bisa Bikin Orang Murtad

22 Agustus 2019
Komedi Bukanlah Surat Izin untuk Bisa Mengatakan Apa Saja (Bagian 2)

Komedi Bukanlah Surat Izin untuk Bisa Mengatakan Apa Saja (Bagian 2)

1 Februari 2020
Yang Heboh dan Menyedihkan dari Banjir Jakarta: Jokowi, Coki, Yuni Shara, dan Foto Ketimpangan

Yang Heboh dan Menyedihkan dari Banjir Jakarta: Jokowi, Coki, Yuni Shara, dan Foto Ketimpangan

3 Januari 2020
coki pardede sunmori moralitas palsu mojok

Konten SUNMORI MLI Justru Menegaskan bahwa Imej Tak Bermoral Coki Pardede Hanyalah Gimmick

6 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.