Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jenis Komentator Artikel Mojok yang Kita Semua Harus Tahu

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
13 Juli 2019
A A
komentator

komentator

Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhirnya saya hanya bisa tertawa, tertawa dan terus tertawa. Saya tidak sedang nonton acara komedi. Saya sedang membaca komentar berbagai macam jenis kepribadian yang lucu-lucu di kolom-kolom komentar artikel Mojok. Jika boleh jujur, belakangan hobi saya justru mantengin kolom komentar Mojok daripada baca artikelnya.

Gimana ya, sebenarnya artikel-artikel Mojok itu sudah menghibur. Tapi nyatanya komentatornya lebih menghibur dari isi artikelnya. Ketika saya bedah artikel-artikel mojok yang viral, salah satu pemicu keviralannya ya adanya banjir komentar aneh-aneh dari para pembaca Mojok. Pola-polanya pun saya lihat selalu sama. Menyalahkah penulis, bilang penulis tolol sampai nyalahin admin. Dan yang paling seru nih ya, kalau sudah debat soal agama di kolom komentar artikel Mojok.

Sebelum lebih jauh, saya ingin kalian semua tahu terlebih dahulu. Ya, kalian semua para pembaca dan pengikut Mojok serta komentator artikel-artikel Mojok yang budiman. Kalian semua sebenarnya tahu nggak sih tema yang ingin diusung Mojok sebenarnya? Kalian semua paham gak sih apa sebenarnya yang ingin dihadirkan Mojok ke kalian semua yang suka nyalah-nyalahin admin dan penulisnya di kolom komentar? Gini deh, saya kasih clue aja jika kalian males mikir.

Kalian yang suka nyinyir Mojok media nggak serius lah, media yang nggak ada faedahnya lah, media anti pemerintah lah. Coba kalian cermati semboyan Mojok—Sedikit Nakal Banyak Akal—itu sudah saya pertebal semboyan Mojoknya. Masih kurang paham tentang Mojok? Clue berikutnya coba cek bio Twitter-nya Mojok deh. Tertulis begini—Akun Resmi Mojok.co, media santai yang membahas isu-isu sosial, politik, agama dan millenial. Seharusnya sudah jelas bukan—MOJOK ITU MEDIA SANTAI YANG SEDIKIT NAKAL TAPI BANYAK AKAL.

Pastinya sudah jelas bahwa nggak guna ngegas dengan artikel-artikel yang ditulis penulis-penulis Mojok. Saya kadang sempat jengkel juga melihat para komentator di kolom-kolom komentar artikel Mojok yang suka nyalahin penulis karena nulis artikel nggak serius lah, kebanyakan ngelucunya lah, nggak penting lah, nggak guna lah. Bahkan ada salah satu artikel yang tidak perlu saya sebutkan judulnya. Di situ saya mau ketawa tapi takut dosa. Para komentator di kolom komentar secara berjamaah mendoakan penulis artikel yang saya baca tersebut miskin. Astagfirullah—jujur saya jadi takut. Yang komentar sangat banyak dan dengan isi yang sama, mendoakan si penulis artikelnya semoga jadi miskin. Kalau satu orang yang berdoa, mungkin masih ada harapan doanya tidak cepat terkabul. Nah di kolom komentar artikel tersebut, yang berdoa sudah mencapai ratusan—duh, langsung auto miskin si penulisnya. Aneh aja, sampai sebegitunya para komentator ini merespon artikel-artikel yang diterbitkan Mojok.

Saya bingung mereka ini tahu nggak sih, Mojok itu media apa gitu. Mojok ini ya—saya kasih tahu Pak, Buk, Dek, Om, Tante, Kak dan semuanya—Mojok adalah media yang mewadahi segala keluh kesah kita menyoal hidup ini. Mojok ini adalah sebuah media yang dengan cerdas dan penuh kelucuannya membuat berbagai masalah yang ada dalam hidup kita ini terlihat sebegitu lucunya. Terlihat sangat wajar ditertawakan sekencang-kencangnya.

Mojok ini juga seperti taglinenya, Sedikit Nakal Banyak Akal, ya memang kadang ngegemesin tulisan-tulisannya. Tapi saya yakin semua tulisan yang diterbitkan di Mojok itu punya pesan-pesan tersendiri yang tidak semua orang bisa memahami. Sulitnya orang-orang memahami pesan-pesan unik yang disampaikan Mojok lewat tulisan-tulisannya itulah yang menghadirkan berbagai jenis komentator di setiap artikel Mojok yang terbit. Nah di bawah ini akan saya jabarkan jenis-jenis komentator artikel Mojok yang aneh-aneh itu. Ini juga sudah saya amati secara serius dan dan penuh penghayatan. Agar kita semua terbuka mata batinnya.

1. Suka ngebacot tapi tidak pernah baca secara menyeluruh

Baca Juga:

Mengurai Benang Kusut Konsep BRT di Indonesia

Lagu Slank Terbaru Itu Bukan Sedang Memuji, Justru Itu Upaya Mengubah Sistem dari Dalam

Membaca artikel-artikel Mojok kadang memerlukan pemikiran yang mendalam disertai dengan kepala dingin. Karena para penulis Mojok sering menyelipkan hal-hal yang sangat jarang dipahami orang banyak dalam tulisannya. Maka dari itu, perlunya membaca artikel Mojok secara menyeluruh dan mendalam. Karena kalau tidak, sudah dapat dipastikan kamu akan komentar begini, “Aaah, penulisnya pengikut PKI ini, penulis tolol!” atau bisa juga begini, “Aaaah, adminnya goblok!”

2.Gampang kepancing

Saya suka komentator-komentator jenis ini. Cuma modal baca judul saja, dia sudah terpancing emosinya. Dan sudah dapat dipastikan, komentarnya isinya nggak guna.

3.Bapak-bapak dan ibu-ibu yang kudet

Jangan bilang pembaca Mojok itu hanya kawula muda. Justru pembaca Mojok kebanyakan dari mereka yang sudah cukup berumur. Saya sering menemukan komentar bapak-bapak dan ibu-ibu yang gak mengerti apa yang dibicarakan penulis di artikelnya. Dan ketika saya cek artikelnya, bahasannya tentang tren-tren zaman sekarang. Huh, ya gimana ya, saya nggak ada solusi nih bapak dan ibu semuanya.

4. Sobat gurun

Ada baiknya langsung ke nomor 5.

5. Tukang nyalahin admin

“Goblok, adminnya goblok”, “Admin Mojok goblok, blok blok blok!”

6.Penulis selalu salah

“Penulisnya mahasiswa ni pasti”, “Penulisnya tolol!”

Penulis adalah objek yang sangat menyenangkan untuk disumpah serapahi. Mungkin kalau bisa tatap muka, penulisnya langsung diludahi saking sampahnya tulisan penulis itu menurut para komentator yang budiman.

7. Malaikat bagi para penulis Mojok

Ada kok para komentator yang hadir layaknya malaikat di kolom komentar artikel-artikel Mojok. Mereka ini hadir sebagai pendukung gagasan dan opini si penulis. Mereka selalu meluruskan pemikiran bengkok para komentator yang sukanya ngebacot saja.

8. Komentator yang gak pernah komen di kolom komentar

Intinya dia hanya menyaksikan pertikaian nggak guna di kolom komentar artikel Mojok yang sedang ia baca. Kamukah orangnya?

Tips dari saya ketika kalian membaca artikel-artikel Mojok. Saya sarankan pakailah otak secara jernih. Manfaatkan logika dan akal sehat kalian. Jangan jadi komentator tak berperi-ke-Mojok-an. Ingat itu.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: artikel mojokkomentatorsatiresobat gurun
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Akun @tiktokjelek di Twitter Adalah Akun Satire yang Berhasil terminal mojok.co

Akun @tiktokjelek di Twitter Adalah Akun Satire yang Berhasil

3 Desember 2020
Dear INews, Masih Niat Jadi The New Home of Badminton Nggak, sih?

Dear iNews, Masih Niat Jadi The New Home of Badminton Nggak, sih?

3 Juni 2023
Nonton Badminton Itu Seru, asal Komentatornya Bukan Fadly Sungkara

Nonton Badminton Itu Seru, asal Komentatornya Bukan Fadly Sungkara

21 Januari 2023
Menebak Ke Mana Hilangnya Mayor Thomas, Presiden Mineral Town yang Sering Blusukan harvest moon back to nature terminal mojok.co

Menebak ke Mana Hilangnya Mayor Thomas, Presiden Mineral Town yang Sering Blusukan

11 Oktober 2020
UU ITE Hampir Sama Bahayanya dengan Naksir Teman Sendiri terminal mojok.co

UU ITE Hampir Sama Bahayanya dengan Naksir Teman Sendiri

22 Februari 2021
Sarkasme dan Satire Adalah Hal Berbeda. Mari Saya Beri Panduan Memahaminya terminal mojok.co

Sarkasme dan Satire Adalah Hal Berbeda. Mari Saya Beri Panduan Memahaminya

17 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.