Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Bukti Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing

Desy Fitriana oleh Desy Fitriana
18 Desember 2023
A A
Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Potret Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing Mojok.co

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Potret Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Jembatan Suramadu tidak sekadar menjadi penghubung Surabaya dan Madura. Jembatan terpanjang di Indonesia itu kini juga menjadi tempat wisata. Banyak warga Surabaya menikmati senja atau sekadar menghirup udara segar di kolong jembatannya. Iya, kalian tidak salah dengar, kolong Jembatan Suramadu jadi salah satu destinasi favorit warga Surabaya. 

Sudah jadi rahasia umum, Surabaya memang minim tempat bersantai dan menikmati keindahan sore. Kehadiran kolong Jembatan Suramadu seolah-olah menjadi jawaban warga atas keinginan itu. Apalagi wisata kolong jembatan itu terhitung murah, jadi semua kalangan bisa mengakses dan menikmatinya. 

Datang saat sore hari

Kolong Jembatan Suramadu seolah-olah bukan Surabaya yang sesak dan penuh hiruk pikuk. Kalian hanya akan disuguhi pemandangan sore yang indah berlatar belakang Pulau Madura. Ditambah dengan angin sepoi-sepoi. Tidak heran kalau tempat ini menjadi tempat favorit bagi segala usia. Saya salah satunya, saya kerap menikmati senja di sana bersama pasangan saat masih pacaran. 

Apabila ingin menikmati wisata kolong jembatan ini dengan paripurna, datanglah ketika sore hari. Pada saat itu matahari tidak begitu terik. Angin laut yang berhembus dari lautan ke daratan pun terasa lebih sejuk. 

Menikmati angin yang sejuk dibarengi dengan deburan suara ombak, kadang saya merasa Jembatan Suramadu bukanlah Surabaya. Suasana tersebut membantu pikiran dan badan saya bisa rileks sejenak. Lumayan, bisa healing murah meriah seperti ini. 

Banyak jajanan di kolong jembatan

Suasana sore yang menenangkan itu bisa dinikmati sambil ngopi atau ngemil. Tidak perlu membawa bekal dari rumah, di sekitar sana sudah banyak pedagang kaki lima yang siap memuaskan perut kalian. Jajanan ringan hingga makanan berat tersedia, seperti telur gulung, seafood, angkringan, lontong kupang, lontong balap. Aneka minuman juga tersedia di sana. 

Harga makanan dan minuman itu mayoritas ramah di kantong. Kalian bisa mencicipi makanan dan minuman mulai dari harga Rp5.000-an. Tenang saja, tempat ini benar-benar terjangkau, berbeda ketika kalian pergi ke mal atau tempat wisata lain yang mayoritas jajanannya dipatok di atas Rp20.000-an.  

Saya pikir-pikir, kolong jembatan Suramadu ini benar-benar menjadi “angin segar” bagi warga ya. Warga Surabaya yang penat dengan sumpeknya kota bisa menikmati suasana baru di sana. Di sisi lain, banyak juga pedagang yang memanfaatkan ramainya kolong Jembatan Suramadu sebagai ladang rezeki.

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Setelah saya merenung lagi, warga Surabaya ini sepertinya sebegitu memerlukan tempat healing murah meriah hingga kolong jembatan menjadi pilihan. Apalagi kolong jembatan itu menyajikan pemandangan sore yang indah, pemandangan yang sangat langka di tengah Surabaya yang kian padat. Sebenarnya bisa sih menikmati sore di kafe-kafe rooftop atau gedung-gedung bertingkat lain. Namun, tempat-tempat itu tentu merogoh kocek yang dalam. Tidak semua bisa mengaksesnya. 

Penulis: Desy Fitriana
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Desember 2023 oleh

Tags: jembatan suramadukolong jembatanmaduraSurabaya
Desy Fitriana

Desy Fitriana

Anak kos Ketintang

ArtikelTerkait

Hal yang Saya Rasakan Tinggal di Kota Surabaya: Wilayah Terpanas di Indonesia terminal mojok.co

Hal yang Saya Rasakan Tinggal di Kota Surabaya: Wilayah Terpanas di Indonesia

21 September 2021
Penjaga Warung Madura Membeberkan 5 Hal Sepele yang Menentukan Kesuksesan Warung Mojok.co

Penjaga Warung Madura Membeberkan 5 Hal Sepele yang Menentukan Kesuksesan Warung

26 September 2025
Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

18 April 2023
BG Junction, Mall Sejuta Umat di Surabaya selain Royal Plaza yang Sering Terlupakan

BG Junction, Mall Sejuta Umat di Surabaya selain Royal Plaza yang Terlupakan

22 November 2023
Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci Mojok.co

Jalan Ketintang Surabaya, Jalan Paling Problematik yang Pantas Dibenci

5 November 2023
Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor Jadi Tempat Wisata

Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor yang Berubah Jadi Tempat Wisata

14 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.