Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jawa Tengah Kembali Gagal Juara Olimpiade Sains Nasional: Dulu Langganan Juara, Kini Langganan Melihat Daerah Lain Juara

Diniar Nur Fadilah oleh Diniar Nur Fadilah
2 September 2023
A A
Jawa Tengah Kembali Gagal Juara Olimpiade Sains Nasional: Dulu Langganan Juara, Kini Langganan Melihat Daerah Lain Juara OSN

Jawa Tengah Kembali Gagal Juara Olimpiade Sains Nasional: Dulu Langganan Juara, Kini Langganan Melihat Daerah Lain Juara (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan hanya membuat iri dua teman saya yang belum berhasil lolos ke tingkat nasional. Belakangan saya tahu kalau pelatda Jawa Tengah juga membuat iri banyak peserta dari daerah lain. Wajar sih. Selain dapat akomodasi gratis yang super mumpuni (setidaknya bagi saya) selama sebulan penuh, saat pelatda kami juga mendapat bimbingan langsung dari alumni-alumni berprestasi tahun-tahun sebelumnya. Beberapa dari alumni yang membimbing kami bahkan pernah menjadi wakil Indonesia di ajang olimpiade sains tingkat internasional. Tak hanya itu, mereka berhasil mempersembahkan medali untuk Indonesia.

Amat victoria curam

Menjelang akhir masa pelatda, saya dan 6 orang teman lainnya yang menjadi perwakilan Jawa Tengah di bidang mata pelajaran Geografi bahkan diberikan fasilitas untuk melakukan kunjungan lapangan langsung ke Yogyakarta. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi kami. Selain bisa refresh sejenak dari rutinitas pelatihan di hotel yang mulai terasa suntuk, kami jadi bisa terjun langsung ke lapangan yang akan jadi arena perjuangan kami (waktu itu yang menjadi tuan rumah gelaran OSN 2015 adalah DIY).

Semua fasilitas mumpuni yang membuat pelatda Jawa Tengah jadi salah satu pelatda paling bergengsi itu pun berbuah manis. Lima dari tujuh orang perwakilan di bidang Geografi berhasil finish sebagai medalist. Bahkan salah seorang dari kami berhasil menempati posisi sebagai peraih medali emas pertama. Bukan hanya itu, kontingen Jawa Tengah pun akhirnya diumumkan sebagai juara umum dalam acara penutupan OSN yang digelar di Sportorium UMY itu. Momen ini jadi kali kesembilan bagi Jawa Tengah menyabet gelar yang sama.

Tahun berganti, Jawa Tengah masih bisa mempertahankan gelarnya. Jateng kembali menyabet gelar juara umum dalam gelaran OSN di Palembang. Tapi, nggak banyak yang menyangka itu akan jadi momen terakhir Jawa Tengah mempertahankan gelar juara umumnya.

Jawa Tengah, riwayatmu kini

“Kenapa Jawa Tengah nggak bisa menyabet juara umum lagi padahal punya segudang alumni berprestasi?”

Pertanyaan tersebut jadi salah satu pertanyaan yang cukup banyak muncul setiap selesai gelaran OSN sejak 2017. Bagaimana tidak, beberapa kontingen Indonesia yang berkompetisi di ajang olimpiade sains tingkat internasional memang sering kali diisi oleh anak-anak Jawa Tengah. Banyak pihak pun heran melihat kontingen Jawa Tengah yang terseok-seok dalam gelaran yang sudah pernah ditaklukannya berulang kali itu.

Sebagai alumni, saya terakhir kali terlibat dengan kontingen olimpiade pada 2016. Kala itu, saya yang sedang menunggu waktu mendaftar kuliah dipanggil untuk menjadi salah satu tim pendamping peserta pelatda. Sejak saat itu pula, jujur saya nggak terlalu menyimak terkait perkembangan dunia per-olimpiade-an. Saya hanya tahu Jawa Tengah sudah tak pernah lagi mengangkat tropi juara umum di gelaran OSN.

Barulah pada 2022 lalu saya kembali nyemplung ke dunia per-olimpiade-an setelah hiatus cukup lama. Salah seorang teman yang di tahun 2015 dulu sama-sama menjadi perwakilan Jawa Tengah di bidang mata pelajaran Geografi menawari saya untuk mengisi pelatihan olimpiade sains di salah satu lembaga swasta. Dari dia pula lah saya tahu beragam informasi terkini terkait dunia olimpiade sains. Mulai dari kontingen Jawa Tengah yang masih terus melanjutkan puasa gelarnya sampai desas-desus mengenai pelatda sekarang yang sudah tak sebergengsi dulu.

Baca Juga:

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

Durasi dipangkas, persiapan apa adanya, well…

Yang terbaru untuk persiapan menghadapi OSN 2023 yang tengah digelar di Bogor, Jawa Barat misalnya. Banyak hal yang berubah. Seperti durasi pelatda yang dipangkas, dari yang dulu bisa digelar sebulan penuh sekarang hanya seminggu. Pelatda kali ini juga tidak banyak melibatkan alumni. Usut punya usut, hal ini terjadi lantaran pemberitahuan kepada alumni yang super mepet. Tentu saja mereka kelabakan, banyak yang sudah lebih dulu punya janji untuk agenda lain.

Jujur saya nggak tahu apa yang menyebabkan pelatda Jawa Tengah jadi begini. Tapi yang jelas harus diakui kalau karut marut pelatda ini jadi salah satu sumber utama kenapa Jawa Tengah masih terus melanjutkan puasa panjang peraihan juara umumnya.

Kekalahan memang hal biasa dan super lumrah dalam sebuah kompetisi. Tapi saya kira, terus tidak seharusnya dimaklumi dengan cara seperti itu. Dan sebagai alumni yang nggak seberapa hebat ini, saya hanya berharap Jawa Tengah bisa kembali berbenah dalam urusan per-olimpiade-an agar ada lebih banyak anak-anak lainnya bisa memiliki kesempatan untuk mempersembahkan medali bagi Jawa Tengah juga. Dan semoga harapan ini dan harapan Jawa Tengah bisa kembali menjadi juara umum di ajang OSN bukanlah suatu kesalahan.

Penulis: Diniar Nur Fadilah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sistem Pendidikan Indonesia dan Skor PISA yang Buruk

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 September 2023 oleh

Tags: akademikjawa tengahjuaraolimpiade sains nasionalsains
Diniar Nur Fadilah

Diniar Nur Fadilah

Pekerja Teks Komersial yang lahir, dibesarkan, dan ingin mati di Cilacap.

ArtikelTerkait

Tragedi Tumbal dan Bus Kesasar di Sungai Pemali Brebes

Tragedi Tumbal dan Bus Kesasar di Sungai Pemali Brebes

29 Oktober 2022
Jalan Raya Onggorawe, Jalan Paling Menyeramkan di Demak. Ngerinya seperti Masuk Rumah Hantu

Jalan Raya Onggorawe, Jalan Paling Menyeramkan di Demak. Ngerinya seperti Masuk Rumah Hantu

1 Mei 2024
4 Oleh-oleh Boyolali yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Layak Jadi Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-oleh Boyolali yang Jarang Dilirik Wisatawan, padahal Sangat Layak Jadi Buah Tangan

22 Agustus 2025
4 Hal yang Bisa Kalian Capai di Usia 22 Tahun selain Jadi DPRD Jateng Mojok.co

4 Hal yang Bisa Kalian Capai di Usia 22 Tahun selain Jadi DPRD Jateng

9 September 2024
Alasan Palang Pintu Kereta Kampoeng Semarang Lebih Menjengkelkan Ketimbang Panasnya Kota Semarang

Alasan Palang Pintu Kereta Kampoeng Semarang Lebih Menjengkelkan ketimbang Panasnya Kota Semarang

4 Mei 2024
Kabupaten Bogor yang Membuat Salah Paham Orang Kudus (Unsplash)

Fakta Kabupaten Bogor: Jauh dari Pusat Kota dan Membuat Beberapa Orang Kudus Kenalan Saya Jadi Salah Paham

21 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.