Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
26 Januari 2026
A A
Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rel kereta di sepanjang Jalan Slamet Riyadi adalah ikon Kota Solo. Sebagai orang Solo, jujur saya bangga mengingat tidak semua kota punya rel kereta yang berada di pusat kota seperti ini. Selain rel di Slamet Riyadi, Solo juga punya satu rel yang cukup terkenal bahkan sering dibicarakan, yaitu rel bengkong Purwosari.

Hampir setiap hari saya melewati rel bengkong Purwosari. Sejauh ini, saya menganggapnya biasa saja. Sampai suatu hari, FYP TikTok saya menampilkan video tentang rel bengkong Purwosari yang katanya angker dan punya unsur mistis.

Saya iseng membuka kolom komentar, ternyata isinya cukup ramai. Banyak orang mengaku pernah jatuh dari motor tanpa sebab yang jelas saat melewati rel tersebut. Ada yang bilang motornya tiba-tiba oleng, ada juga yang merasa seperti “ditarik”.

Menurut saya, jatuh di rel bengkong Purwosari bukan karena hal mistis, tapi lebih kepada apes dan teknik berkendara saja. Rel ini memang tricky, tetapi ada penjelasan logis kenapa banyak orang bisa jatuh di sana.

Dalam tulisan kali ini, saya ingin membagikan beberapa tips sederhana agar tidak jatuh saat melewati rel bengkong Purwosari berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya sebagai orang Solo yang hampir setiap hari lewat situ.

Baca juga: Solo, Kota yang Hanya Ramah ke Wisatawan, tapi Tidak ke Warga Lokal.

Kondisi ban 

Kondisi ban kendaraan ternyata sangat berpengaruh saat melewati rel bengkong Purwosari Solo. Buat kendaraan dengan ban yang sudah gundul, apalagi ditambah tekanan angin yang terlalu keras, biasanya akan lebih mudah tergelincir jika bertemu permukaan besi rel. Dalam kondisi seperti ini, ban hampir tidak bisa mencengkeram sama sekali.

Kalau memang kondisi ban kendaraan sudah tipis, sebaiknya saat melewati rel bengkong Purwosari Solo pelan-pelan saja. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan supaya nggak perlu mengerem mendadak. Paling bahaya jika mengerem tepat di atas rel dalam kondisi ban gundul. Kemungkinan besar pasti jatuh.

Baca Juga:

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! 

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

Waspadai rel bengkong Purwosari Solo saat turun hujan atau basah

Besi rel kereta yang terkena air itu licinnya bisa keterlaluan, rasanya hampir seperti es. Apalagi di musim hujan seperti sekarang, kita harus ekstra waspada saat melewati rel yang posisinya membelah jalanan kota ini. Kalau merasa ragu, sebaiknya kurangi kecepatan dan lakukan pengereman sebelum sampai di rel. Jangan mengerem pas ban kendaraan sudah di atas besi.

Jika masih belum yakin juga, tidak ada salahnya menurunkan satu kaki sedikit sebagai antisipasi. Bukan buat gaya-gayaan, tapi murni buat menjaga keseimbangan kalau tiba-tiba ban kehilangan cengkeraman.

Ambil sudut tegak lurus saat melintas rel bengkong Purwosari Solo

Menurut saya ini poin paling penting saat melewati rel bengkong Purwosari Solo, yakni jangan pernah mengikuti arah rel yang miring. Sebisa mungkin posisikan motor agar ban memotong rel secara tegak lurus, atau kalau mau gampang dibayangkan, bentuknya seperti huruf X.

Kenapa ini penting? Karena kalau sudut motor terlalu sejajar dengan rel, ban bisa masuk ke parit rel, atau malah tergelincir mengikuti licinnya besi. Sekali ban kehilangan arah, refleks kita sering kali justru ngerem, dan di situlah biasanya motor langsung ambruk.

Jadi kuncinya sederhana, luruskan motor, ambil sudut yang tegas, lewati rel tanpa ragu. Rel bengkong itu bukan buat diikuti alurnya, tapi dipotong jalurnya.

Baca juga: Menyusuri Jalur Kereta 100 Tahun Solo-Wonogiri Bersama KA Batara Kresna yang Membelah Bengawan Solo.

Hindari melindas rel saat menikung

Jangan sekali kali mencoba mengerem depan atau memiringkan motor (manuver belok) tepat di atas besi rel. Sebab hal itu malah bikin pengendara kepleset atau kehilang keseimbangan seccara langsung. Mending santai saja, kalem.

Itulah tips dari saya sebagai orang Solo buat kalian yang ingin melewati rel bengkong Purwosari. Intinya, jangan ragu-ragu dan harus waspada supaya nggak kepleset. Jangan pula beranggapan jatuh karena hal mistis di sana, ya.

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2026 oleh

Tags: Kota Solorel bengkong purwosarisolosurakarta
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

5 Rekomendasi Warung Pokwe Andalan Mahasiswa UNS yang Wajib Dicoba para Maba

1 September 2023
Lagu “Go Go Kota Solo” Alasan Saya Suka Naik KRL Jogja-Solo Mojok.co

Lagu “Go Go Kota Solo” Alasan Saya Suka Naik KRL Jogja-Solo

24 Oktober 2024
Derita Masyarakat Solo Purwodadi Menghadapi Bus Rela (Unsplash)

Derita Masyarakat Solo Purwodadi Menghadapi Bus Rela karena Nggak Punya Pilihan

6 Mei 2023
Terpeleset Rel Kereta Api di Jalan Slamet Riyadi Solo, Bahaya Tersembunyi yang Jarang Disadari Pendatang Mojok.co

Terpeleset Rel Kereta Api di Jalan Slamet Riyadi Solo, Bahaya Tersembunyi yang Jarang Disadari Pendatang 

29 Mei 2025
5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo terminal mojok.co

5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo

22 Juli 2023
Solo dan Jogja, 2 Kota yang Kelihatannya Sangat Mirip tapi Punya Perbedaan yang Nggak Banyak Disadari

Solo dan Jogja, 2 Kota yang Kelihatannya Sangat Mirip tapi Punya Perbedaan yang Nggak Banyak Disadari

1 Maret 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi (Unsplash)

6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi

24 Januari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Kebohongan Surabaya yang Bikin Sidoarjo Kelihatan Terbelakang Padahal Lebih Lengkap Sebagai Sebuah Daerah

21 Januari 2026
Alasan Dunkin' Donuts Tetap Eksis dan Bertahan meski Gerainya Kelihatan Sepi Pelanggan

Alasan Dunkin’ Donuts Tetap Eksis dan Bertahan meski Gerainya Kelihatan Sepi Pelanggan

23 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
3 Hal yang Juga Harus Diperhatikan jika Alun-alun Bangkalan Madura Benar-benar Diperbaiki

3 Hal yang Juga Harus Diperhatikan jika Alun-alun Bangkalan Madura Benar-benar Diperbaiki

23 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • The Authentic Alwi Farhan: Gen Z Muda dan Berbahaya, Mental Baja tapi Suka Belajar dari Kritik
  • Mimpi Masa Kecil “The Next Minions” yang Masih Tertunda
  • Series “Trio Bintang Lima”: Saat Arwah Eyang Turun Tangan Ingatkan Gen Z yang Lupa Soal Tata Krama Orang Jogja
  • CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman
  • 5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak
  • LPP Agro Nusantara Akan Buka Pelatihan di Bawah Naungan KP2MI untuk Tingkatkan Keterampilan Pekerja Migran Indonesia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.