Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jastip : Solusi Liburan Jadi Cuan

Ayu Octavi Anjani oleh Ayu Octavi Anjani
4 Oktober 2019
A A
jastip

jastip

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang sudah mulai mikirin liburan akhir tahun nanti? Saya juga. Siap-siap deh tandai tanggal-tanggal merah di akhir tahun nanti. Desember menjadi bulan penutup setelah penat dengan berbagai kegiatan selama setahun terakhir. Meskipun masih beberapa bulan lagi, tapi nggak apa-apa dong ya mulai mikir mau liburan ke mana. Keliling Indonesia atau keliling dunia sekalian. Intinya, nabung dulu deh buat liburan nanti. hehe

Liburan menjadi salah satu cara untuk melepaskan diri dari segala rutinitas penat yang sudah lama menumpuk di pundak dan kepala. Apalagi mahasiswa seperti saya. huft. Mungkin beberapa orang lebih memilih cara me time dengan berdiam diri di rumah dan nyetok drama-drama Korea yang nantinya akan jadi ajang ‘maraton’ saat menghabiskan waktu liburan. Beberapa orang yang lain mungkin lebih memilih untuk pelesiran ke tempat-tempat baru demi menghilangkan mumet di kepala akibat rutinitas padat. Sah-sah saja, toh setiap orang kan punya cara masing-masing mengisi liburannya.

Masyarakat Indonesia memang doyan sekali melakukan pelesiran ke berbagai tempat wisata. Baik itu dalam negeri atau luar negeri. Kementrian Pariwisata saja sampai mencatat ada 270,82 juta perjalanan pada tahun 2017 dan 42% di antaranya adalah perjalanan wisata. Ya siapa juga sih yang nggak suka berwisata apalagi kalau dibayarin. Hehe.

Liburan memang menjadi obat yang sangat ampuh untuk mengusir lelah dan penat selama rutinitas padat. Seperti ungkapan TGIF yang kepanjangannya “Thanks God It’s Friday” yang sering diucapkan orang-orang ketika akhir pekan sudah dekat. Akhir pekan saja sudah bisa membuat saya kegirangan dan bernafas lega karena saya bisa tidur seharian di kosan. Hehe, dasar aku.

Selain menjadi pengusir lelah dan penat, siapa bilang liburan nggak bisa bikin pusing juga. Bisa lho soalnya liburan juga butuh duit! Iya duit. Makanya penting untuk menabung dan merencanakan keuangan sebelum liburan guys. Apalagi kalau liburannya ke luar negeri. Tiket perjalanan, akomodasi, biaya makan, biaya penginapan, dan yang nggak kalah bikin pusing kalau para teman, keluarga, pacar, satpam kompleks, dan tetangga-tetangga rumah minta dibawain oleh-oleh. Duarrr.

Eits, tapi jangan sedih. Mereka yang sadar akan pengeluaran besar dan menguras dompet ketika liburan, mengakalinya dengan berbisnis sambil berlibur. JASTIP! Solusi terbaik bukan. Kalian yang sudah merencanakan untuk berlibur ke tempat jauh, bisa nih dicoba cara ini. Nggak dipungkiri, bisnis yang lagi jadi tren di kalangan wisatawan ini cukup menguntungkan. Bisnis online kan lagi jadi tren nomor satu sekarang.

Jastip atau jasa titip adalah bisnis atau usaha bermodalkan teknologi zaman ini. Bisnis jastip ini terbilang cukup mudah dan sederhana. Wisatawan yang berlibur hanya perlu mengunggah barang-barang dari suatu tempat atau negara yang dikunjungi di internet dan menunggu konsumen memesan. Instagram menjadi salah satu media sosial dengan banyak sekali akun jasa titip. Selain media sosial, berbagai marketplace juga mulai mengembangkan bisnis jastip. Jastip menjadi solusi untuk konsumen yang malas pergi ke toko secara langsung. Apalagi kalau barang yang diinginkan adanya di luar negeri.

Saya menjadi salah satu penikmat jastip ini. Alasannya adalah karena sekarang saya berdomisili di tempat yang lumayan jauh ke pusat kota. Jadi, saya lebih memilih jasti ketimbang harus pergi jauh-jauh ke toko. Saya akui, usaha jastip ini menguntungkan bagi saya dan juga seller. Saya dengan mudah mendapatkan barang yang saya cari dan tinggal menunggu. Kalu buat seller yang jadi nambah penghasilanlah.

Baca Juga:

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

Ilustrasi lain, teman saya yang selalu merasakan manisnya bisnis jastip ini adalah seorang yang suka sekali pelesiran. Pelesirannya sampai ke luar negeri. Dia selalu dapat titipan berbagai barang ketika berlibur. Berangkat dari situlah akhirnya teman saya ini buka bisnis jastip setiap berlibur. Tak lain dan tak bukan karena dia melihat adanya peluang mendapat penghasilan tambahan yang lumayan. Korea Selatan menjadi negara pertamanya berlibur sekaligus berbisnis. Seru juga ya.

Well, buat saya liburan jadi kebutuhan jasmani dan rohani sih. Kebutuhan biar nggak stress menghadapi kejamnya mantan dunia ini. Kan katanya liburan bisa bikin panjang umur dan memperbaiki kualitas hidup. Haha. Bagaimana dan di manapun liburan kamu, yang penting dinikmati saja. Kalau liburannya jauh-jauh sampai ke luar negeri, jangan sampai jadi wisatawan yang malah jadi pusing sendiri karena isi dompet raib alias duitnya abis selama liburan akibat perencanaan keuangan yang kurang matang. Tapi, kalau sudah terlanjur, ya jastip bisa jadi solusi. Jastip yang bikin liburanmu jadi cuan. (*)

BACA JUGA Ibu Saya Anggota DPR yang Sedang Didemo dan Anak-anaknya Ribut di Grup WhatsApp atau tulisan Ayu Octavi Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2019 oleh

Tags: cuanjasa titipjastipLiburanpeluang bisnis
Ayu Octavi Anjani

Ayu Octavi Anjani

Mahasiswa akhir yang hobi makan dan nulis.

ArtikelTerkait

Curhat Warga Lokal Pangalengan Bandung di Akhir Pekan: Wisatawan Liburan, Kami Mending Rebahan di Rumah. Ruwet!

Curhat Warga Lokal Pangalengan Bandung di Akhir Pekan: Wisatawan Liburan, Kami Mending Rebahan di Rumah. Ruwet!

7 Maret 2024
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
3 Alasan Cari Cuan lewat Aset Kripto Bukanlah Pilihan yang Bijak

3 Alasan Cari Cuan lewat Aset Kripto Bukanlah Pilihan yang Bijak

12 Februari 2022
5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

5 Pekerjaan yang Menghasilkan Banyak Cuan dalam Hitungan Jam selain Tukang Parkir dan Pak Ogah

21 Agustus 2024
Bisnis Fotokopi di Desa Cocok untuk Penyamaran Intel, Dapat Cuan dan Rahasia Desa Mojok.co

Bisnis Fotokopi di Desa Cocok untuk Penyamaran Intel, Dapat Cuan dan Rahasia Desa

15 Januari 2024
5 Hobi yang Bisa Jadi Cuan kalau Dibisniskan Mojok.co

5 Hobi yang Bisa Jadi Cuan kalau Dibisniskan

8 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.