Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jasa Ekspedisi Perlu Kembangkan Teknologi GPS demi Ketenangan Bersama

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
15 Mei 2021
A A
Jasa Ekspedisi Perlu Kembangkan Teknologi GPS demi Ketenangan Bersama terminal mojok.co

Jasa Ekspedisi Perlu Kembangkan Teknologi GPS demi Ketenangan Bersama terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belanja online sudah menjadi cara alternatif bagi masyarakat yang mager pergi ke toko buat sekadar beli kebutuhan sehari-hari. Namun, dengan perkembangan itu, sepertinya pencinta online shop Indonesia belum merasakan ketenangan dan kenyamanannya dalam berbelanja jarak jauh seperti itu.

Ada kekhawatiran dari orang-orang yang berbelanja online selain barang yang datang tidak sesuai dengan fotonya. Kekhawatiran itu adalah, telatnya paket yang datang ke rumah. Hal itu cukup bikin was-was apalagi kalau jelang Lebaran, jasa ekspedisi pasti overload dan membutuhkan bala bantuan dalam mengantarkan paket milik pelanggan.

Secara pribadi, saya pun khawatir karena paket saya sangat lama datangnya, tidak seperti hari-hari biasanya. Walau sudah berusaha positif thinking kepada penyedia jasa ekspedisi, tetap saja otak ini suuzan kepada para kurir. Alih-alih bersabar, akhirnya malah jadi ngebawelin seller yang dengan sabar terus membalas pesan pelanggan walau (palingan) sambil ngedumel dalam hati.

Untuk itu, sepertinya penyedia jasa ekspedisi perlu melakukan gebrakan, yaitu mengembangkan teknologi GPS untuk setiap kurir atau paket yang diantarkan. Ide ini memang bikin emosi dan menguras duit. Hanya saja, demi kenyamanan dan ketenangan pelanggan, apa sih yang nggak? Teknologi GPS ini bisa membantu melacak paket-paket yang diantarkan sudah sampai mana dan sedang di mana. Cuma, pasti beberapa ada hal yang harus diterima jika teknologi ini benar-benar terwujud.

Pertama, penyedia jasa ekspedisi perlu menguras duit lebih dalam untuk membeli alat pelacak yang terhubung dengan orang gudang sortir. Risiko itu mau nggak mau harus diterima, jika dalam satu perusahaan ekspedisi memiliki 50 kurir, semua kendaraan kurir patut dipasang GPS. Jadi, udah nggak ada alasan lagi kalau kurir telat mengirim karena tenaganya habis untuk nyariin alamat yang nggak jelas.

Kedua, pelanggan harus membayar lebih mahal. Ada harga ada barang, Bos. Pasalnya, dengan biaya tersebut, pelanggan akan sangat mudah melacak paket yang akan diterima sedang di mana, dan kurir yang mengantar sedang ke mana dulu. Otomatis, pelanggan pun jadi tenang, bukan?

Ketiga, hal ini hampir nggak mungkin terjadi, kok. Pasalnya, setelah kejadian kurir Shopee Express yang demo karena honornya dikurangi, sangat tidak mungkin kalau penyedia jasa ekspedisi capek-capek meningkatkan teknologi pelacakan. Toh, orang yang senang berbelanja online, biasanya mereka lebih ngarep promo gratis ongkir daripada peningkatan pelayanan ekspedisi. Ironis memang. Namun, budaya gratisan masih menjadi budaya ternikmat di jagat raya.

Dengan mempertimbangkan ketiga hal tersebut, rasanya masih sangat lama untuk mencapai penggunaan teknologi canggih di negara +62. Literasi digital saja masih kurang, gimana mau bijak menggunakan teknologi? Perlu peran semua pihak agar teknologi nggak cuma dijadikan sarana hiburan dan komunikasi. 

Baca Juga:

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Kuliah Jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik Diremehkan karena Dikira Lulusannya Cuma Bisa Antar Paket

Selain itu, literasi finansial masyarakat sangat butuh perhatian di tengah hingar bingar online shop saat ini. Berbelanja online terbukti telah menjadi candu dan halu karena banyak orang yang memasukkan barang ke dalam keranjang, tapi nggak tahu kapan mau checkout-nya.

BACA JUGA Gratis Ongkir Belanja Online? Orang Luar Jawa Can’t Relate dan tulisan Muhammad Afsal Fauzan S. lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2021 oleh

Tags: Belanja onlineGPSjasa ekspedisikurirshopee
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

higgs domino spaylater judi mojok

Higgs Domino, SPayLater, dan Kesedihan Teman Saya Setiap Awal Bulan

17 Agustus 2021
Motor Honda Supra X 125 Menolak Diisi Pertalite, Merepotkan dan Bikin Boros Aja! Mojok.co

Pengalaman Mengaspal Jadi Kurir Pakai Supra X 125, Motor Paling Kuat Sejagat Raya

24 Januari 2025
Nggak Bisa Baca GPS Adalah Kutukan Buat Perempuan

Nggak Bisa Baca GPS Adalah Kutukan Buat Perempuan

2 Maret 2020
Tiktok Shop Bisa Taklukkan Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak: Apa Betul? Terminal Mojok.co

Soal Harga Shopee Menang, tapi Kalau Soal Tampilan, Tokopedia Juaranya

17 September 2023
Meminjamkan Shopee PayLater ke Orang Lain: Seni Menyusahkan Diri Sendiri

Meminjamkan Shopee PayLater ke Orang Lain: Seni Menyusahkan Diri Sendiri

4 Juni 2023
Menguak Alasan Kenapa Bukalapak Bisa Kalah dari Tokopedia, Shopee, dan Lazada Terminal Mojok

Menguak Alasan Kenapa Bukalapak Bisa Kalah dari Tokopedia, Shopee, dan Lazada

19 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.