Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

Jangan Sembarangan Pakai Hyper-Tank di Mobile Legends, kecuali Situ Pengin Epic Abadi

Nurfathi Robi oleh Nurfathi Robi
8 Oktober 2021
A A
angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Menonton pertandingan pro player memang selalu bikin player biasa kayak kita-kita ini gumun. Kok bisa ya tim A menang pakai hero B, kok bisa ya hero C kuat banget di tangan tim D, dan sebagainya. Saking gumunnya, kita seolah berlomba-lomba meniru cara bermain tersebut. Yang paling hangat tentu saja meta hyper-tank, salah satu taktik yang cukup populer pada gelaran Mobile Legends Professional League (MPL) Season 8.

Memang, mengambil inspirasi itu boleh-boleh saja, tapi bukan berarti menerapkan meta itu bakal semudah membalikan wajan teflon. Wis-wis, pokoknya selama belum mau mikir jero, jangan harap senjata pro player bakal sakti di tangan Anda. Meskipun sama-sama main Mobile Legends, apa yang mujarab di tangan RRQ belum tentu bisa digunakan oleh tim angkringan asal Gunung Kidul.

Faktor pembeda yang paling besar, tentu saja adalah keberadaan pelatih dan analis di dalam tim profesional. Pelatih bertugas menyusun skema permainan tim. Sementara analis bertugas melakukan hitung-hitungan statistik. Jika kedua entitas ini sudah berduet maut, jangankan meta saat ini, meta masa depan saja bisa diprediksi dengan mudah kok.

Sementara, warga publik remahan rempeyek kayak kita-kita ini kebanyakan nggak mau terlibat urusan hitung-hitungan seperti itu. Rokok dan kopi enaknya diseruput sambil savage, bukannya disambi mencatat draft pick yang digunakan sama pro player selama turnamen MPL. Mungkin mikirnya pada begini: selama jogetan Esmeralda masih membuka jalan ke Mythical Glory, buat apa belajar meta hyper-tank sampai fasih sefasih-fasihnya. Iya to?

Namun nyatanya, masih banyak dijumpai warga publik yang ngeyel ingin main pakai meta hyper-tank. Dan hasilnya sudah bisa ditebak. Jika Aura Fire berhasil mengamankan tiket ke babak play-off MPL berkat hyper-Uranus, kita justru otw rank Epic karena keok melulu. Terima kasih, Publik Bangsul.

Ada banyak alasan mengapa kita tidak boleh sembarangan pakai strategi ini, khususnya bagi kalian-kalian yang pengen meninggalkan rank “badak” dan “singa” cepat-cepat. Namun, jika tujuannya adalah buat eksperimen dan latihan turnamen, maka sebaiknya hal-hal berikut sebaiknya jadi pertimbangan.

Pertimbangan #1, hyper-tank mempengaruhi permainan satu tim

Bicara soal hyper tank, kalian bisa menonton video YouTuber HEROISGOD terlebih dahulu. Dalam video tersebut, konten kreator yang otaknya sering kepleset ini mengeluh jika rekan-rekan publiknya kadang masih bermain seperti “biasa” dan tidak memanfaatkan keuntungan yang bisa didapat dari menggunakan meta ini. Sebagai tambahan, beliau juga menyarakan kalau mabar berlima lebih baik.

Di atas kertas, hyper-tank memberikan banyak keuntungan. Kalian tahu kan jika hero tank udah sakit sejak awal? Berkat itulah kalian bisa lebih nyaman kalau mau tawuran sama lawan di awal-awal game. Khususnya jika lawan menggunakan meta yang lebih umum, seperti hyper-assassin atau hyper-marksman.

Baca Juga:

Begini Cara agar Hidup Selamat di Jogja dengan Gaji UMR Jogja 2025: Harus Siap Menderita karena Itu Satu-satunya Pilihan

Mau Diakui atau Tidak, Pemain Mobile Legends Indonesia Memang Toxic

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan terbesar adalah bagaimana cara memanfaatkan keunggulan tersebut? 

Seperti keluhan HEROISGOD di atas, bermain “biasa” tidak akan bikin hyper-tank kalian auto-win. Tim dituntut untuk bermain lebih agresif daripada “biasanya”. Katakanlah hero marksman yang dituntut untuk bermain lebih agresif dari awal game. Pengguna hero fighter di side lane juga diharuskan lebih rapi dalam merencanakan rotasi. Kan nggak lucu jika rekan-rekannya perang barbar di sisi lain Land of Dawn, tapi si bambank yang satu ini malah adu mekanik sama minion di lane-nya sendiri.

Kesimpulannya, kalau masih ogah-ogahan beradaptasi dan atau malas latihan memoles gaya bermain baru, disarankan untuk menjauh dari meta ini saja. Sebab, meta hyper-tank seringkali meminta kita melakukan hal di luar kebiasaan kita.

Pertimbangan #2, siapkah untuk mengubah mindset?

Kenapa pemain di posisi jungle bisa dengan mudah menguasai hero marksman dan hero assasin? Karena kedua jenis hero ini tidak punya perbedaan yang signifikan dalam urusan mindset: farming secepat-cepatnya, cerdik memilih posisi, cermat mencari peluang, tenang dalam eksekusi, dan voila! rata!

Sayangnya, untuk menguasai hyper-tank, kalian dituntut untuk siap mengubah semua mindset tersebut. Perlu diketahui, tujuan mendasar penggunaan hyper-tank adalah untuk “mengamankan”. Artinya, demi meraih objektif, hyper-tank harus siap menjadi apa pun, khususnya menjadi samsak tinju.

Kebalikan dari mindset di atas, sewaktu bermain rank, hyper-tank yang ada justru fokus mencari kill. Kadang-kadang saking nafsunya, si hyper-tank ini tidak tahu kalau lini belakangnya sedang diacak-acak. Ini jelas sudah melenceng jauh dari tujuan utama penggunaan meta ini.

Perubahan mindset tidak hanya terjadi di dalam gameplay tapi juga sedikit banyak menuntut perubahan kebiasaan si pemain. Jika assassin dan marksman tidak perlu dipusingkan oleh urusan shot-call, maka sebaliknya hyper-tank dituntut untuk berkomunikasi secara intens dengan rekan setim. Toh namanya juga tank: hero yang pertama kali senggolan sama hero-hero lawan.

Masalahnya, belum banyak orang yang mau meluangkan waktu untuk mengubah mindset. Apalagi kebanyakan masih berpikir, “Main mah main aja.” atau “aku nggak mikir sampai begitu tapi win-win aja”. Dan salah satu yang cukup menyebalkan adalah “terserah gue yang penting gue happy.”

Memang tidak ada yang melarang siapa pun untuk bersenang-senang di dalam video gim. Termasuk pakai meta apa pun buat push rank Mobile Legends. Tapi, jika juntrungannya malah bikin stres dan merenggut kesenangan orang lain, sebaiknya semua hal perlu dipelajari baik-baik terlebih dahulu kan?

Jadi, siapkah untuk menggunakan meta Hyper-tank dengan baik?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2021 oleh

Tags: hyper-tankmetamobile legendspanduan
Nurfathi Robi

Nurfathi Robi

Bergabung dengan DNA E-Sports sejak 2019. Berperan sebagai analis dan samsak tinju. Bergulat di lane atas Land of Dawn.

ArtikelTerkait

angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

Mobile Legends x Arsenal: Ling yang Luwes Sekaligus Mematikan untuk Lini Depan

21 Agustus 2020
Pelajaran Hidup Ketika Jadi User Tank dalam Game Mobile Legends Mitos dalam Game Mobile Legend yang Pernah Saya Percaya

Pelajaran Hidup Jadi User Tank dalam Mobile Legends

7 Mei 2020
Panduan Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan biar Nggak Ribet terminal mojok

Panduan Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Anti-Ribet

11 November 2021
angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

Magic Chess: Mobile Legends Versi Catur yang Bebas dari Bacot

10 Juli 2020
Tanpa Coffee Shop, Sleman Akan Berisi Manusia Stress dan Hopeless Terminal Mojok menu

Panduan Menu di Coffee Shop agar Nggak Bingung Saat Pesan

15 Desember 2022
Sebuah Panduan Mengenal Boikot Israel untuk Pemula, dan buat Kalian yang Nolak Boikot, Wajib Baca biar Nggak Goblok!

Sebuah Panduan Mengenal Boikot Israel untuk Pemula, dan buat Kalian yang Nolak Boikot, Wajib Baca biar Nggak Goblok!

3 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.