Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Jangan Menangis Lucas Torreira, Petarung Lini Tengah Arsenal

Muhammad Ridwansyah oleh Muhammad Ridwansyah
5 Agustus 2020
A A
arsenal torreira MOJOK.CO

arsenal torreira MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan menangis, Lucas Torreira….

Apakah pembaca masih ingat sosok bernama Jose Gimenez? Bek Uruguay yang menangis saat menjadi pagar betis tendangan bebas. Momen haru Gimenez terekam ketika Uruguay dikalahkan Prancis di perempat final Piala Dunia 2018.

Apakah pembaca masih ingat saat Luis Suarez menangis? Ia jongkok di lapangan sambil menutup muka dengan jerseynya lantaran Liverpool gagal juara pada musim 2013/2014. Lalu Steven Gerrard menghampiri pemain Uruguay itu dan memapahnya sembari menepuk-nepuk punggungnya.

Saya sudah sering menyaksikan pemain sepak bola menangis. Namun rasa simpati saya lebih dalam kepada pemain-pemain Uruguay. Hal ini dikarenakan saya hafal betul tentang negara ini, terutama tipikal pemain sepak bola mereka yang hatinya sangat melankolis.

Terakhir kali saya melihat pemain Uruguay menangis yaitu Lucas Torreira pada 2019. Saat itu Arsenal dikalahkan Chelsea di final Liga Europa. Torreira, yang digantikan oleh Alex Iwobi pada menit 69, sudah menangis sebelum peluit panjang berbunyi.

Lucas Torreira terpukul dengan performa timnya. Hingga duduk di bangku cadangan, mata Lucas mengembang. Ia menundukan kepalanya sambil mengusap air mata dengan jerseynya.

Uruguay memang begitu. Pertama, Uruguay merupakan negara kecil yang seluruh penduduknya mengabdikan diri untuk sepak bola. Itu sebabnya negara ini mampu menjaga konsistensinya di panggung sepak bola dunia.

Kedua, mengapa pemain Uruguay begitu bergairah terhadap sepak bola sekaligus cengeng? Menurut Martin Aguirre, penulis sepak bola Uruguay, bagi mereka “kemenangan” sudah seperti agama.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Jadi, kalau ketika menelan kekalahan, kekecewaan terlihat dengan jelas di wajah mereka. Pembaca masih ingatkah saat Luis Suarez dikutuk banyak orang di Piala Dunia 2010 karena sengaja menyentuh bola dengan tangannya untuk mencegah gawang Uruguay kebobolan? Itu karena Suarez hanya ingin negaranya menang.

Martin Aguirre menambahkan, “Tontonlah pertandingan sepak bola amatir di segala penjuru Montevideo dan Anda akan menyaksikan pertandingan sepak bola paling sengit yang mungkin pernah Anda tonton. Pertandingan antara orang-orang yang bekerja dalam satu kantor, teman-teman satu sekolah, hingga teman masa kecil berlangsung secara intens dan semuanya menginginkan kemenangan.”

Untuk menggambarkan ekspresi kemenangan dan kekalahan bagi pemain Uruguay, ya lihat saja gol pertamanya Lucas Torreira di Arsenal saat derbi London Utara. Perhatikan selebrasi dia, penuh gairah. Dan perhatikan juga ekspresi menangis Torreira ketika di final Liga Europa, sangat menyesakkan dada. Saya sendiri pun mendokumentasikan kesedihan pemain kelahiran 1996 itu di Twitter.

Ada yg bergadang. Ada juga yg nobar merelakan tdk sahur dengan keluarga. Ada juga yg jauh2 dari Inggris ke Baku, semua berharap Arsenal juara. Dan ekspresi Torreira mewakili kita semua. Semua ada waktunya untuk juara, entah kapan. Mari tetap loyal. We love you Arsenal we do!!! pic.twitter.com/i5NutjaXWc

— Ridwansyah (@aaridwan16) May 29, 2019

Saya pikir, itu artinya Lucas Torreira datang ke Arsenal bukan semata-mata karena uang. Ia datang ke Emirates Stadium dengan hati yang sangat besar. Syukurnya, tangis haru Lucas Torreira di final tersebut sudah terbayarkan oleh piala FA Cup.

Ya, barangkali, Gooner, ikut sedih ketika Emi Martinez menitikan air mata saat diwawancarai oleh media seusai laga, silakan Anda baca juga kisah luar biasa kiper asal Argentina itu di tulisan Arsenal, Makna Always Forward, dan Hadiah Paling Manis Untuk Emi Martinez sedangkan saya pribadi, justru malah fokus kepada bahagianya Lucas Torreira. Sebab, saat Torreira menangis di final Eropa League itu, saya pun ikut menangis.

Meski tidak bermain di final FA Cup, lucunya, ia langsung berdiri di sisi Pierre-Emerick Aubameyang untuk pengangkatan piala. Ia melompat-lompat kegirangan atas trofi pertamanya. Dengan bangganya juga, Torreira, membawa bendera negaranya. Ah menyenangkan.

Beredar kabar Lucas Torreira masuk daftar jual, tentu bagi saya ini sangat menyedihkan. Sebagai fans Arsenal, saya tidak terlalu memikirkan kegagalan Unai Emery. Meski eks pelatih Arsenal itu dibenci, saya mengucapkan terima kasih telah membawa satu pemain Uruguay yang bagi saya, salah satu pembelian tersukses Arsenal di bawah kepemimpinannya.

Sisi lain yang harus pembaca ketahui dari sosok Lucas Torreira adalah kemampuan bertarungnya. Anda dapat melihat dari usahanya merebut bola secara langsung dari kaki pemain lawan. Saya jadi ingat pujian Massimo Oddo, pelatih Pescara U-19, “Jika kamu menjelaskan taktik kepada Torreira sekali, ia akan melatih taktik itu selamanya.”

Sebagai penutup, jika Lucas Torreira sudah tidak mendapat tempat lagi di bawah kepemimpinan Mikel Arteta lalu memutuskan pergi, setidaknya keinginan saya untuk melihat pemain Uruguay bermain untuk Arsenal sudah terpenuhi.

Gracias Lucas!

Sumber gambar: Wikimedia Commons.

BACA JUGA Hal-hal yang Harus Kamu Tahu tentang Kota Garut agar Tahunya Nggak Cuma Vina Garut doang! dan artikel menarik lainnya dari Muhammad Ridwansyah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2020 oleh

Tags: arsenalartetaliga inggrislucas torreiratorreira
Muhammad Ridwansyah

Muhammad Ridwansyah

Founder penulis Garut. Penulis bisa disapa lewat akun Twitter dan Instagram @aaridwan16.

ArtikelTerkait

manchester united manchester city liga inggris FFP david pannick MOJOK.CO

Manchester United Ternyata Kalah Kelas dari Manchester City, Si Perusak Anus UEFA

14 Juli 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Media Memang Gitu, Nggak MU Nggak Makan

13 November 2020
Satu Kata untuk Arsenal- “Bubar!” (Unsplash)

Satu Kata untuk Arsenal: “Bubar!”

8 Januari 2024
arsenal hector bellerin dijual bayern muenchen mojok.co

Arsenal dan Skema Baru Ketika Rumor 4 Pemain Baru Menjadi Kenyataan

8 Agustus 2020
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Hanya untuk Dua Pertandingan Ini Saja, Real Madrid Jangan Ikut-ikutan Arsenal

14 Juli 2020
Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi MOJOK.CO

Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi

23 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir (Pexels) tiktok

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

12 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.