Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
24 Desember 2024
A A
Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki

Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

Beberapa waktu lalu, media sosial saya ramai soal hasil riset Kompas mengenai daftar kota yang cocok untuk slow living. Menurut Kompas, Malang masuk dalam urutan 5 besar wilayah yang cocok untuk slow living. Di urutan pertama ada Kedu Raya, diikuti Tasikmalaya Raya, Banyumas Raya, Malang Raya, dan Kedungsepur Raya.

Entah kebetulan atau bagaimana, setelah informasi tersebut beredar, banyak unggahan akun media sosial lokal yang menunjukkan keindangan Malang. Mulai dari keindahan Jalan Ijen setelah hujan, jalan sekitaran UB, hingga Kayutangan di malam hari. Seolah mereka hendak menekankan kalau kawasan ini memang cocok untuk gaya hidup selow.

ADVERTISEMENT

Saya terbilang cukup sering ke Malang, tapi percayalah, tempat ini nggak se-selow yang dikira. Kalau beberapa hal di bawah ini diperbaiki, mungkin apa yang dikatakan Kompas baru bisa valid.

#1 Kemacetan di Malang nggak tertolong

Menurut Narasi, beberapa ciri kota yang cocok untuk slow living antara lain biaya hidupnya murah, beriklim sejuk, memiliki banyak ruang terbuka hijau, dan yang paling penting suasananya tenang. Selama di Malang, saya akui banyak kafe estetik yang menyajikan makanan dan minuman murah, iklimnya sejuk, dan pepohonan rindang bisa kita jumpai di sini. Tapi, soal yang terakhir saya agak skeptis, ya. Suasana tenang seharusnya nggak cuma di rumah, tapi juga jalanan, kan.

Nah, Malang ini macetnya terbilang parah. Sudah banyak tulisan di Terminal Mojok yang mengangkat isu ini. Menurut pengakuan seseorang di Quora, kemacetan ini disebabkan volume kendaraan yang tinggi tiap harinya, sementara jalan di Malang sempit. Bahkan Getradius.id mengatakan ada 5 titik kemacetan yang nggak bisa diatasi di sana. Bayangkan, nggak bisa diatasi, lho!

Boro-boro slow living, yang ada tambah stres kalau tinggal di sana gara-gara macet.

Baca halaman selanjutnya: Lalu lintas yang amburadul…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Desember 2024 oleh

Tags: MalangMalang Rayapilihan redaksislow living
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong Terminal Mojok

10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong

9 Juni 2022
3 Oleh-Oleh Khas Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Sayang untuk Dilewatkan

3 Oleh-Oleh Khas Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Sayang untuk Dilewatkan

19 Desember 2024
Alasan Banyak Wisata Tematik di Malang Raya dan Picu Wisata Bertema di Indonesia terminal mojok.co

Alasan Banyak Wisata Tematik di Malang Raya dan Picu Wisata Bertema di Indonesia

28 Oktober 2021
Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju Mojok.co

Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju

12 Mei 2024
Alasan Saya Nggak Begitu Tertarik Naik Sleeper Bus yang Katanya Nyaman Mojok.co

Alasan Saya Nggak Begitu Tertarik Naik Sleeper Bus yang Katanya Nyaman

3 Juli 2024
Merasakan Slow Living di Nabire, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah yang Cukup Menguras Kantong

Merasakan Slow Living di Nabire, Ibu Kota Provinsi Papua Tengah yang Cukup Menguras Kantong

7 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.