Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
6 Juli 2026
A A
5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah terlalu lama telinga ini berisik mendengar klaim asal-usul ketoprak. Setiap kali duduk di pinggir jalan, menunggu abang-abang meracik bumbu kacang, obrolan ngawur sering muncul. Ada saja orang sok tahu yang bersikukuh bahwa ketoprak adalah kuliner asli Cirebon. Entah dari mana mitos konyol itu beranak-pinak, yang jelas, narasi tersebut sudah sangat menyesatkan dan membuat saya ingin meluruskan bersumber dari literatur-literatur kuliner yang ada.

Padahal, jika ditarik garis sejarahnya, kuliner ini adalah entitas yang lahir dari rahim Jakarta. Perpaduan harmonis antara bihun, tahu, tauge, dan siraman bumbu kacang yang kental, sejak dulu menjadi santapan wajib warga Betawi. Mengklaimnya milik daerah lain bukan cuma soal salah alamat, tapi juga bentuk pengabaian terhadap identitas kuliner lokal yang nyata-nyata berakar di ibu kota.

ADVERTISEMENT

Mari luruskan perkara ini sekali untuk selamanya. Memang, banyak pedagang ketoprak yang merantau dari Jawa Barat, tapi itu tidak lantas mengubah asal-usul makanan ini. Berhenti menyamakan latar belakang penjual dengan identitas makanannya adalah langkah bijak agar kita tidak terus-terusan terjebak dalam disinformasi yang memuakkan ini.

Salah kaprah ketoprak yang terstruktur

Kegemaran orang mengaitkan ketoprak dengan Cirebon biasanya berangkat dari stereotip bahwa setiap penjual makanan kaki lima yang berbahasa Sunda pasti membawa resep dari daerah asalnya. Ini adalah logika malas. Secara historis, ketoprak justru dikenal luas sebagai makanan rakyat khas Jakarta yang populer sejak tahun 1970-an. Beberapa literatur kuliner lokal mencatat bahwa kuliner muncul dari kreativitas warga Jakarta yang memadukan bahan-bahan sederhana agar mudah dijajakan berkeliling menggunakan pikulan.

Nama “ketoprak” sendiri diyakini berasal dari singkatan bahan-bahannya yaitu ketupat dan toge digeprak alias dihaluskan bumbunya. Tidak ada kaitan historis yang valid antara ketoprak dengan tradisi kuliner Cirebon yang lebih dominan menggunakan kaldu atau rempah khas daerah pesisir.

Identitas yang terabaikan

Masalah utama dari klaim sepihak ini adalah hilangnya apresiasi terhadap sejarah Betawi. Jakarta, dengan segala hiruk pikuknya, telah melahirkan banyak varian kuliner yang seringkali diakuisisi secara serampangan. Ketika ketoprak dianggap sebagai makanan luar, secara tidak langsung kita sedang mengikis warisan budaya yang seharusnya dilindungi.

Ketoprak adalah bukti nyata bagaimana warga Jakarta mampu mengolah bahan-bahan sederhana menjadi hidangan yang tidak hanya mengenyangkan, tapi juga ikonik. Jangan biarkan pergeseran narasi ini membuat kita lupa bahwa kuliner ini lahir dari tangan-tangan warga Jakarta yang kreatif dalam memadukan bumbu kacang dengan tahu dan bihun.

Berhenti menjadi orang sok tahu

Menjadi pembeli yang cerdas berarti juga harus tahu apa yang dimakan. Jangan asal manggut-manggut saat ada kawan yang bercerita bahwa ketoprak adalah makanan khas Cirebon. Sanggah dengan data, dan tegaskan bahwa Jakarta punya sejarah panjang di balik sepiring ketoprak.

Baca Juga:

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

Tidak perlu merasa paling benar, tapi setidaknya jujurlah pada sejarah. Mempertahankan kebenaran soal asal-usul ketoprak adalah bentuk kecil dari penghargaan terhadap kebudayaan lokal. Kita tidak butuh mitos untuk membuat ketoprak terasa lezat. Rasanya sudah cukup membuktikan bahwa ketoprak adalah identitas yang berdiri sendiri.

Pada akhirnya, ketoprak tetaplah ketoprak, sebuah mahakarya kuliner dari Betawi Jakarta yang tidak perlu lagi diperdebatkan asal-usulnya oleh mereka yang hanya sekadar ikut-ikutan tanpa mau mencari kebenaran.

Jangan sampai kita menjadi bangsa yang kehilangan jati diri sendiri hanya karena terlalu malas untuk sekadar melakukan verifikasi sejarah.

Penulis: Muhammad Bima Raihan Al Masyhur
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ketoprak Indomie, Perpaduan Kuliner yang Gagal di Lidah dan Bikin Begah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Juli 2026 oleh

Tags: asal usul ketoprakcirebonJakartaketoprakkuliner betawi
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

GBK Tempat Jogging Paling Nyaman di Jakarta: Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap Mojok.co

GBK Tempat Jogging Paling Nyaman di Jakarta: Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap

28 Oktober 2023
Apa Harga Sepadan untuk Kamu yang Bekerja Sampai Lelah? (Unsplash)

Bekerja Sampai Lelah Tidak Pernah Sepadan, tapi Berhenti Bekerja Tidak Membawa Damai

23 Maret 2026
Pondokgede, Kecamatan yang Sering Disalahpahami: Dikira Jakarta, Padahal Bekasi!

Pondokgede, Kecamatan yang Sering Disalahpahami: Dikira Jakarta, Padahal Bekasi!

3 Maret 2024
3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian Mojok.co

3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian

29 Maret 2024
Konser Coldplay Cuma Sehari di Jakarta, Harusnya Pemerintah Sadar Diri dan Berbenah xyloband

Surat Terbuka untuk Fans Coldplay yang Nggak Balikin Xyloband: Nggak Apa-apa kok, Beneran, tapi Ingat, Lemah Teles!

25 November 2023
3 Alasan Cibubur Jadi Kelurahan dengan Fasilitas Paling Lengkap

3 Alasan Cibubur Jadi Kelurahan dengan Fasilitas Paling Lengkap

29 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap Intel (Unsplash)

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

5 Juli 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Larangan Bawa Tumbler di Perpustakaan Daerah Itu Aneh, Minum Saja Dipersulit, Gimana Orang Mau ke Perpustakaan?

4 Juli 2026
Wahai Haters Masakan Jawa, Manis Itu Bukan Dosa, Lidah Kalian Saja yang Rewel

Wahai Haters Masakan Jawa, Manis Itu Bukan Dosa, Lidah Kalian Saja yang Rewel

1 Juli 2026
Layanan Perpusda Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman Mojok.co

Layanan Perpustakaan Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman

3 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.