Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Raya Solo-Purwodadi, Satu-satunya Akses 2 Kota yang Kondisinya Begitu Memprihatinkan, Jokowi Saja Sampai Mengeluh

Fajar Novianto Alfitroh oleh Fajar Novianto Alfitroh
1 September 2023
A A
Jalan Raya Solo-Purwodadi, Satu-satunya Akses 2 Kota yang Kondisinya Begitu Memprihatinkan, Jokowi Saja Sampai Mengeluh

Jalan Raya Solo-Purwodadi, Satu-satunya Akses 2 Kota yang Kondisinya Begitu Memprihatinkan, Jokowi Saja Sampai Mengeluh (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Solo-Purwodadi adalah satu-satunya akses Solo ke Purwodadi (dan sebaliknya). Tapi, kondisinya benar-benar bikin hati ini ngelu

Fenomena jalan rusak di Indonesia masih menjadi tanda tanya besar bagi pemerintah daerah maupun pusat. Nggak di pusat dan di provinsi, jalanan yang rusak membuat mobilitas masyarakat terganggu. Kualitas jalanan yang ada di Indonesia mayoritas dikerjakan secara asal-asalan dan tidak tahan lama.

Fenomena jalanan yang rusak di Indonesia pernah diekspos oleh pegiat media sosial dari Lampung, sampai-sampai harus dikasuskan karena gaya kritiknya yang menurut pejabat setempat sangat tidak sopan.

Saya sendiri selaku warga negara Indonesia juga merasakan hal demikian. Jalan berlubang yang tiba-tiba nongol di depan mata kerap kali membuat sepeda motor saya rusak. Akhirnya, kita harus pandai-pandai menghafal kondisi rute jalan sehari-hari agar tercegah dari malapetaka dan marabahaya.

Sebagai orang yang tinggal di Solo Raya, Saya hafal betul kondisi jalanan yang di beberapa titik terdapat lubang-lubang jalan yang sangat membahayakan. Mulai dari jalanan di Boyolali, Sragen, dan bahkan di Kota Solo pun terdapat jalanan berlubang yang lama tak diperbaiki.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kondisi jalan provinsi di Jateng yang menghubungkan Kota Solo dengan Purwodadi, jalanan yang saya lalui sehari-hari, yakni Jalan Solo-Purwodadi

Kondisi jalan Solo-Purwodadi yang ramai pol

Menjadi jalan satu-satunya bagi warga Solo menuju Purwodadi dan sebaliknya, bikin jalan ini sebagai jalanan tersibuk di Keresidenan Surakarta bagian utara. Titik yang paling ramai terdapat di Kecamatan Gemolong, Kaliyoso hingga nol kilometer dari ujung Solo, yakni Kelurahan Kadipiro. Tak heran jika banyak sekali kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalan Solo-Purwodadi, kondisinya memang begitu ramai.

Merebaknya pabrik-pabrik yang berada di kawasan Jalan Solo-Purwodadi, bikin kemacetan makin menjadi. Terlebih saat perbaikan jalan sejak tengah tahun ini, yang bikin jalur terpaksa dibuka-tutup.

Baca Juga:

6 Hal yang Bikin Salatiga Jadi Kota yang Sebenarnya Red Flag untuk Slow Living

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

Banyak dilewati kendaraan berat

Tidak ada pilihan lain bagi kendaraan berat yang bertujuan Solo ke Purwodadi dan sebaliknya selain memilih Jalan Provinsi Solo-Purwodadi. Dengan banyaknya kendaraan berat, seperti bus dan truk membuat pengendara lain harus ekstra hati-hati dan sabar. Kondisi kendaraan berat yang melewati jalan ini dari segi kelayakan banyak yang memprihatinkan. Ditambah pula emisi karbon yang dihasilkan kendaraan berat dengan ciri khas hitam pekat, tak jarang juga membuat pandangan di belakangnya agak sedikit terganggu.

Banyak juga kendaraan berat yang mengangkut barang melebihi kapasitas standar kendaraan. Selain itu, kerap kali para sopir kendaraan berat banyak yang kebut-kebutan di jalan. Alhasil, bagi pengguna motor dan mobil pun terkadang harus waswas dan mengalah ketika berpapasan dengan kendaraan berat

Bus jalan Solo-Purwodadi yang terkenal ugal-ugalan

Kita mengenal bus Sugeng Rahayu dan Mira sebagai raja jalanan Jawa Timur. Kalau di Jalan Solo-Purwodadi, rajanya adalah Gandos Abadi dan Rela. Saking terkenalnya, banyak konten kreator yang ingin merasakan adrenalin jalanan dengan menjajal dua bus tersebut. Ketika dua bus itu kebetulan bertemu di jalur yang sama, tak jarang para sopir bus tersebut terpacu adrenalinnya untuk saling salip-salipan.

Faktor yang menyebabkan bus jalan Solo-Purwodadi itu ugal-ugalan di jalanan, tak lain dan tak bukan adalah karena jam kejar tayangnya yang sangat ketat. Dari para pengguna yang diwawancarai oleh para konten kreator bus, tak sedikit yang tidak mempermasalahkan bus tersebut ugal-ugalan. Mereka berpendapat bahwa dengan gaya mengemudi seperti itulah, waktu yang dibutuhkan dalam berkendara sangatlah cepat yang mana membuat para penumpang sampai di tujuan dengan cepat.

Ya itu sih dari pandangan mereka ya. Bagi pengguna jalan yang lain, tentu akan sangat berbeda.

Minim penerangan dan rambu lalu lintas

Kondisi penerangan dan rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Solo-Purwodadi, sebagian besar sangat memprihatinkan. Ditambah pula lubang-lubang yang tidak tampak akibat minim penerangan membuat kita harus ekstra hati-hati saat kita melalui jalan ini.

Jalanan gelap bisa kita jumpai di ruas jalan sepanjang Alas Monggot. Tampak juga beberapa rambu lalu lintas yang tidak terawat, seperti cermin cembung yang sudah penyok entah karena bekas kecelakaan ataupun ulah orang rese yang sengaja merusak rambu lalu lintas.

Suatu waktu pada malam hari, saya pernah hampir mengalami kecelakaan akibat minimnya penerangan. Kala itu posisi saya sedang menuju ke arah Purwodadi. Sesampainya di ruas sepanjang Alas Monggot yang terkenal akan keangkerannya tersebut, entah karena melamun mikirin rencana PDKT atau gangguan makhluk halus, pandangan saya yang perasanya masih lurus dikejutkan dengan tikungan tajam. Alhasil saya pun kaget dan mengerem sekencang-kencangnya agar tidak terperosok ke jurang. Untung saja kondisi jalan kala itu sangat sepi dan tidak ada kendaraan yang melintas dari lawan arus.

Semoga permasalahan-permasalahan Jalan Solo-Purwodadi yang saya curahkan lewat artikel ini dapat terselesaikan. Kita patut bersyukur di pertengahan tahun 2023, Pemerintah Provinsi didorong oleh presiden telah menganggarkan dana khusus untuk perbaikan jalan ini. Terlihat beberapa titik pembangunan yang telah dilakukan, Seperti di ruas di Kecamatan Kalijambe dan ruas Kecamatan Sumberlawang.

Yah, semoga saja, tak ada lagu kesedihan yang terlantun di jalan ini akibat kondisi jalan yang begitu memprihatinkan.

Penulis: Fajar Novianto Alfitroh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Saya Heran Pak Jokowi Heran dengan Kondisi Jalan Raya Solo-Purwodadi, kan Emang Udah Rusak dari Dulu, Pak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 September 2023 oleh

Tags: aksesjalan solo-purwodadipurwodadisolo
Fajar Novianto Alfitroh

Fajar Novianto Alfitroh

Seorang mahasiswa di Jogja yang sedang mencoba mengakrabkan diri dengan ritme kotanya yang tenang. Di sela tumpukan buku dan tugas yang tak ada habisnya.

ArtikelTerkait

kampus bengawan

Romantisme Kampus Bengawan dari Ke-uwu-an Sampai Ke-cidro-an

8 Mei 2020
Jalan Solo Purwodadi Siang Memanjakan, Malam Mengancam (Unsplash)

Jalan Solo Purwodadi Dulu Hancur, Kini Lebar dan Aspalnya Halus tapi Justru Menjebak Sekaligus Berbahaya di Kala Malam

22 April 2024
5 Hal yang Bikin Pendatang Melongo Saat di Solo

5 Hal yang Bikin Pendatang Melongo Saat di Solo

21 Februari 2023
Solo Baru, Wilayah Pinggiran Sukoharjo yang Jauh Lebih Modern ketimbang Daerah Pusatnya

Solo Baru, Wilayah Pinggiran Sukoharjo yang Jauh Lebih Modern ketimbang Daerah Pusatnya

27 Juli 2023
Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang Mojok.co

Naik di Gerbong KRL Jogja-Solo Paling Belakang Adalah Upaya Menjaga Kewarasan

27 Agustus 2024
tommy shelby peaky blinders mojok

Seandainya Tommy Shelby, Tokoh Serial ‘Peaky Blinders’, Berkarier di Solo

15 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.