Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Mranggen-Karangawen Demak, Jalan Laknat Sebelum Flyover Ganefo Dibangun

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
13 Juli 2024
A A
Jalan Mranggen-Karangawen Demak, Jalan Laknat Sebelum Flyover Ganefo Dibangun Mojok.co

Jalan Mranggen-Karangawen Demak, Jalan Laknat Sebelum Flyover Ganefo Dibangun (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Mranggen-Karangawen Demak sangat menyebalkan, terutama di pagi hari. Ada setidaknya tiga aktivitas sekaligus di jalan itu yang menyebabkan kemacetan panjang, yakni  orang yang akan berangkat kerja atau sekolah, kereta api yang lewat menuju Stasiun Brumbung, dan Pasar Ganefo. Keruwetan jalan itu terjadi bertahun-tahun hingga akhirnya Flyover Ganefo dibangun.  

Flyover Ganefo berdiri di Jalan Mranggen-Karangawen, tepatnya di atas rel perlintasan jalur kereta menuju Stasiun Brumbung. Sejak kehadiran flyover kemacetan di jalan laknat itu lumayan terurai. Iya lumayan saja karena semakin ke sini volume kendaraan yang melintasi titik itu kian meningkat. 

Flyover di atas Jalan Mranggen-Karangawen yang menelan dana ratusan juta

Flyover Ganefo ini dibangun dalam kurun waktu sekitar dua tahun, yakni mulai awal pengerjaan di tahun 2020 dan selesai serta diuji coba pada tanggal 26 September 2022. Barulah setelah dinilai aman dan layak, di bulan Oktober-nya flyover ini mulai resmi dioperasikan. Selidik punya selidik, proyek pembangunan flyover Ganefo ini menghabiskan dana sekitar Rp109,3 miliar rupiah. Jumlah yang tidak sedikit memang. 

Nah, sejak bulan Oktober 2022, flyover ini mulai beroperasi dan banyak pengendara sudah memanfaatkannya. Sebagai seseorang yang sehari-hari yang sering melintasi Jalan Mranggen-Karangawen Demak. Kehadiran infrastruktur ini jelas sangat membantu. Dan benar saja, sebagai warga Mranggen, saya menilai bahwa wacana dan realisasi Flyover Ganefo memang sudah pas dan presisi. Ada jembatan layang, kemacetan pun menghilang.   

Jadi ikon Mranggen Demak

Selain mengurai kemacetan di Jalan Mranggen-Karangawen, Flyover Ganefo perlahan menjadi ikon Kecamatan Mranggen Demak. Saya nggak bercanda lho, Ibarat kata ya, misalnya lewat ke Mranggen kok nggak memvideo flyover Ganefo, itu sama saja kayak pergi ke Paris tapi nggak foto di menara Eiffel. Terdengar norak memang, tapi begitulah respon warga kecamatan yang selama bertahun-tahun nggak punya landmark. Setelah pembangunan selesai, flyover itu jadi semacam menjadi penanda bahwa itulah Kecamatan Mranggen.

Kehadirannya semakin jadi kebanggaan warga karena Flyover Ganefo punya pemandangan yang indah.Saat pagi hari misalnya, ketika cuaca cukup cerah, kalau beruntung kita bisa melihat panorama Gunung Ungaran dari kejauhan. Nah saat malamnya, lampu-lampu di bantaran flyover akan menyuguhkan view yang cantik seakan menyambut para pengendara yang sedang lewat. Wajar saja jika banyak yang membuat konten video melewati flyover Ganefo saat malam. Sebab memang seindah itu, sih.

Akhir kata, sebagai masyarakat Mranggen, saya cukup puas dan mengapresiasi terhadap upaya pemerintah provinsi yang dulu telah menginisiasi pembangunan Flyover Ganefo di atas Jalan Mranggen-Karangawen Demak. Mungkin selanjutnya adalah tugas kita bersama untuk bareng-bareng menjaganya. 

Penulis: Ahmad Nadlif
Editor: Kenia Intan 

Baca Juga:

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

BACA JUGA Flyover Kiaracondong, Jembatan Layang Paling Jahanam di Kota Bandung. Hati-hati kalau Lewat Sini!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2024 oleh

Tags: demakFlyover GanefoJalan Mranggen-KarangawenJalan Mranggen-Karangawen Demak
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

Ayam dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang (Unsplash)

Ayam Jago dan Keseruan Menikah dengan Orang Magelang

12 Mei 2023
Kemampuan Mahasiswa Demak yang KKN di Kaliangkrik Magelang

Kemampuan yang Harus Dimiliki Mahasiswa Asal Demak Saat KKN di Kaliangkrik Magelang

6 Juli 2023
Plat K, Plat Nomor dengan Pengendara Paling Menyebalkan (Unsplash)

Pengendara Plat K Memang Jago Membahayakan Pengendara Lain Lantaran Hobi Banget Mendahului dari Sisi Kiri Jalan

30 April 2024
Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

14 Juli 2023
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
5 Kosakata Bahasa Jawa Khas Orang Pati yang Sulit Dimengerti Orang Demak

5 Kosakata Bahasa Jawa Khas Orang Pati yang Sulit Dimengerti Orang Demak

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah (Wikimedia Commons)

Saya Menemukan Ketenangan Bersama Muhammadiyah

24 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.